<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132</id><updated>2011-11-20T14:26:32.607+07:00</updated><category term='E-book Gratis'/><category term='Serba Serbi Alumni'/><category term='Seputar Teknologi'/><category term='Dunia Perikanan'/><category term='Teknik Budidaya Ikan'/><category term='Renungan'/><category term='Berita Politik'/><category term='Mengolah Seafood'/><category term='Berita Perikanan'/><category term='Berita Global'/><category term='Ekspor Perikanan'/><category term='Tokoh'/><category term='Penyakit Ikan'/><category term='Cangkruk Di Sini'/><category term='Ulang Tahun'/><category term='Business Opportunities'/><category term='Aneh Tapi Nyata'/><title type='text'>Tempat Cangkruk Arek Agribisnis</title><subtitle type='html'>Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya
Jalan Veteran Malang 65145
Telepon: 0341 553512 
Fax: 0341 553512</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>155</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3824696899933365255</id><published>2010-06-29T10:20:00.003+07:00</published><updated>2010-06-29T10:33:40.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi Alumni'/><title type='text'>Selamat Menempuh Hidup Baru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/TCloBXKDAUI/AAAAAAAAAtA/yGOhMNAbxMo/s1600/ominamu-gateautux-mariage-2228.png"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 256px; height: 256px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/TCloBXKDAUI/AAAAAAAAAtA/yGOhMNAbxMo/s400/ominamu-gateautux-mariage-2228.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488031993532973378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat menempuh Hidup Baru buat Saudari Kanti Wahyuni semoga menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah Warrahmah dan mendapatkan keturunan yang soleh dan solehah selalu diberikan rakhmat, kesehatan dan keselamatan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segenap Keluarga Besar Alumni DIII Agribisnis Perikanan ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh kedua mempelai dan memohon maaf apabila banyak dari Alumni yang berhalangan hadir pada acara yang berbahagia tersebut. Mungkin dilain waktu kita dapat bertatap muka kembali InsyaAllah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3824696899933365255?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3824696899933365255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2010/06/selamat-menempuh-hidup-baru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3824696899933365255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3824696899933365255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2010/06/selamat-menempuh-hidup-baru.html' title='Selamat Menempuh Hidup Baru'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/TCloBXKDAUI/AAAAAAAAAtA/yGOhMNAbxMo/s72-c/ominamu-gateautux-mariage-2228.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3517858553032701675</id><published>2010-04-08T11:57:00.001+07:00</published><updated>2010-04-08T12:01:24.158+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Perikanan'/><title type='text'>Sidat Jadi Primadona</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S71i76V1N9I/AAAAAAAAAs4/vnA6NaSQVSM/s1600/sidat-moa1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 270px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S71i76V1N9I/AAAAAAAAAs4/vnA6NaSQVSM/s400/sidat-moa1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457627104855537618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan sidat (Anguilla sp) mungkin tidak di kenal banyak orang di sini. Tapi, dia berbagai negara ikan sidat njadi makanan primadona yang harganya sangat mahal. Sidat adalah sejenis belut, namun bentuknya lebih panjang dan besar. Ada yang mencapai 50 cm. Memang tidak enak dilihat. Tapi siapa sangka, konsumen asing aggap cita rasa ikan sidat enak dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Kalau di restoran Jepang, ikan ini sebutannya Unagi, dengan harga sangat mahal. Dan sidat inilah menjadi salah satu primadona yang terus dikembangkan dan diteliti di BLUPPB Karawang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Guna melihat secara langsung komoditi ini, belum lama ini Pusat Data Statistik, dan Informasi (Pusdatin) menyelenggarakan Kunjungan Pers Komuditas Wartawan Kelautan dan Perikanan (Komunikan) ke balai ini. Dihadapan 30 wartawan ibukota, IMade Suitha, Kepala BLUPPB Karawang menjelaskan budidaya ikan sidat di Indonesia baru dimulai sekitar tahun 2007 oleh Satuan Kerja Tambak Pandu Karawang.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Melihat permintaan pasar dunia yang sangat besar mendorong kami untuk melakukan penelitian budi daya ikan sidat diBLUPPB Karawang,"jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang, pengenbangan budidaya ikan sidat di Pandu Karawang sangat berhasil. Kendati Jepang dan Thailand cukuip lama membudidayakan, kedua negara menggunakan benih dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BLUPPB Karawang, menurutnya, siap memberikan batuan dalam bentuk teknologi budidaya bagi masyarakat yang ingin berwirausaha. Saat ini, beberapa kelompok masyarakat dan perorangan telah melakukan pembudidayaan ikan sidat di tambak Pandu Karawang,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kami menyediakan lahan yang bisa disewa maksimal dua tahun. Setelah itu mereka harus mandiri, untuk memberi kesempatan pada masyarakat lain yang ingin belajar budi daya ikan sidat," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sidat kini menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat besar. Ekspor ikan sidat teutama ke Mancau, Taiwan, Jepang, China dan Hongkong, Potensi pasar negara lain yang belum digarap antara lain Singapura, Jerman, Italia, Belanda dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harga ikan sidat memang sangat menggiurkan, di tingkat petani ikan sidat utuk elver dijual mencapai Rp 250 ribu per kg. Untuk ukuran 10-20 gram berkisar antara Rp. 20 ribu sampai Rp. 40 ribu per kg,sedangkan ukuran konsumsi lebih dari 500 gram untuk jenid Anguilla bicolor pada pasar lokal rata-rata Rp. 75.000/kg, jenis Anguilla marmorata Rp. 125 ribu Rp. 175 ribu per kg.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sidat juga banyak keunggulan, diantaranya terdapat kandungan vitamin A, kandungan EPA rata-rata lebih tinggi DHA ikan sidat 1.337 mg/100 gram mengalahkan ikan salmon yang hanya tercatat 820 mg/100 gram atautenggiri 748 mg/100 gram.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Majalah Damersal Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3517858553032701675?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3517858553032701675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2010/04/sidat-jadi-primadona.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3517858553032701675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3517858553032701675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2010/04/sidat-jadi-primadona.html' title='Sidat Jadi Primadona'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S71i76V1N9I/AAAAAAAAAs4/vnA6NaSQVSM/s72-c/sidat-moa1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-7456570426615373219</id><published>2010-04-08T11:47:00.002+07:00</published><updated>2010-04-08T11:52:23.429+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Lezatnya Bisnis Salai Ikan Lele</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S71gTxqvYGI/AAAAAAAAAsw/P54Bf3QUg5k/s1600/ikan-sale.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 199px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S71gTxqvYGI/AAAAAAAAAsw/P54Bf3QUg5k/s400/ikan-sale.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457624216309293154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salai lele buat sebagian masyarakat Indonesia mungkin masih merupakan makanan yang asing. Ketika menyebut santapan dari ikan berkumis tersebut yang terbayang biasanya pecel lele, mangut lele, ataupun gulai lele karena jenis makanan ini memang bisa dibilang sudah merakyat dan warung ataupun rumah makan yang menyediakan juga sudah menyebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, salai ikan lele, mungkin lebih banyak dikenal di Sumatera Barat atau beberapa wilayah di Sumatera, karena jenis makanan yang berupa ikan lele di keringkan lewat proswes pengasapan ini memang asli dari Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ikan salai cukup diminati, selain bergizi, rasanya juga lebih gurih dibanding ikan- ikan biasanya. Hampir semua jenis ikan dapat dibuat salai, tetapi yang paling di sukai dalah salai ikan lele.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak hanya lezat dan bergizi ternyata salai ikan lele memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi untuk dijadikan sebuah usaha sehingga layak jika peluang ini dikembangkan oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu pelaku usaha yang menekuni bisnis salai ikan lele diwilayah Sumatera Barat yakni Desfialti, yang sejak 1989 menggeluti usaha salai ikan dengan modal awal Rp 200.000, untuk membeli pelet (makanan ikan) 50 kg dan bibit ikan lele 1.500 ekor.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Soal harga jual ada dua macam, sali lele mentah ( packing) seberat 300 gram dengan harga Rp 30.000, dan salai siap saji (packing) seberat 200 gram harga Rp 300.000.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari perhitungan usaha dapat diketahui untuk 3 kg ikan basah dihasilkan 1 kg lele asap. Jika ikan lele segar 3 kg sekitar Rp 36.000 kemudian garam Rp 3.000 dan kayu bakar Rp 10.000, upah tenaga kerja Rp 10.000 serta harga jual ikan lele asap Rp 70.000 maka keuntungannya yang didapat sekitar Rp 11.000/ kg lele asap. Sebuah keuntungan yang cukup menggiurkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu Zarpendi yang menekuni usaha salai lele di Pasaman Barat sejak 2005 mengungkapkan walaupun proses pengelolahannya masih secara tradisionil dan sederhana, tetapi UKM Family mampu menghasilkan sekitar 500 kg per minggunya, yang dijual Rp 75.000 /kilogram ke seluruh Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Masih Tradisional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama ini pembuatan salai lele masih memakai alat tradisional, hanya proses pengasapan memakai oven. Pertama- tama ikan lele disortir, kemudian dibelah sehingga berbentuk melebar, dibuang insang dan isi perutnya, lantas dicuci dan ditiriskan, diberi bumbu dan didiamkan selama 15 menit agar bumbu meresap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan lele diletakkan secara teratur di atas alat terai yang terdapat didalam oven pengasap, dilanjutkan ke proses  pengasapan selama lebih kurang dua hari jam kerja dengan api kecil sampai lele kering dengan merata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu lele dikeluarkan dari oven dan dianginkan pada suhu kamar, setelah salai lele dingin lalu dikemas dengan menggunakan kantong plastik polythylene dan karton dupleks yang sudah dipriting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Proses pembuatan salai lele siap saji, dan salai lele mentah sama. Bedanya untuk salai siap saji dilanjutkan ke proses penggorengan dan pemberian bumbu. Sementara untuk limbah lele yang berupa insang dan isi perut dimanfaatkan sebagai makanan ikan dengan nilai jual Rp 1.500 per kg.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salai lele kini pasarnya tidak hanya di wilayah Sumbar saja, tetapi sudah merambah ke Pekan Baru, Jambi, Batam, Tanjung Pinang, Jakarta dan bahkan ekspor ke Malaysia dan sudah berjalan selama tiga tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun peluangnya cukup prospektif namun demikian bukan berarti usaha salali ikan lele ini tidak ada kendala. Sejumlah hambatan yang sering di hadapi para pelaku usaha ini seperti keterbatasan peralatan yang tersedia (masih manual) sehingga mutu produk yang di hasilkan kurang baik terutama saat memproduksi dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesulitan untuk menembus pasar Swalayan karena pembayaran secara konsinyasi bahkan walaupun produk sudah laku terjual tetapi pembayaran terlambat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemasran di wilayah Padang terbatas hanya di titipkan pada toko - toko ternama Penjual makanan khas Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keterbatasan modal untuk pengembangan produk maupun investasi, sangat sulit untuk mendapatkan kredit dengan bunga lunak dan penyiapan agunan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun demikian dengan melihat potensi ikan lele yang cukup melimpah di hampir seluruh wilayah Indonesia, nampaknya usaha pengolahan ikan seperti salai ini cukup prospektif, tak hanya dikembangkan di Sumatera Barat namun juga di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Majalah Demersal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-7456570426615373219?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/7456570426615373219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2010/04/lezatnya-bisnis-salai-ikan-lele.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7456570426615373219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7456570426615373219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2010/04/lezatnya-bisnis-salai-ikan-lele.html' title='Lezatnya Bisnis Salai Ikan Lele'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S71gTxqvYGI/AAAAAAAAAsw/P54Bf3QUg5k/s72-c/ikan-sale.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3691297955641070845</id><published>2010-04-07T17:39:00.003+07:00</published><updated>2010-04-07T17:48:52.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Mengenal Diskus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S7xhYNUpwOI/AAAAAAAAAsg/1uYPR2arTwI/s1600/Diskus+1.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 377px; height: 379px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S7xhYNUpwOI/AAAAAAAAAsg/1uYPR2arTwI/s400/Diskus+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457343916987236578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Habitat asli diskus (Symphysodon discus) adalah Rio Negro dan perairan tenang Sungai Amazon. Sifatnya omnivora. Gerakannya sangat halus. Ikan ini pun terkenal sebagai "King of Aquarium". Disebut diskus karena bentuk tubuhnya bulat seperti cakram.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada empat spesies diskus yang dibudidayakan walaupun semuanya disebut sebagai diskus, yaitu Heckel Discus (Symphysodon discus), Brown Discus (Symphysodon aequifasciata axetrodi), Green Discus (Symphysodon aequifasciata aequifasciata), dan Blue Discus (Symphysodon aequifasciata haroldi). Oleh karena penggemarnya sangat banyak, kreativitas peternak dan hobiis sangat diperlukan untuk memunculkan varietas baru yang lebih bagus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hingga saat ini ada banyak varietas diskus, di antaranya ialah Red Pigeon, Marlboro, Brown Discus, dan Cobalt. Suhu yang baik untuk pemeliharaan diskus berkisar 25-30° C. Sementara kisaran kualitas air seperti keasaman (pH) cukup lebar sekitar 5-6,5 dan kekerasan air lunak antara 3-5° dH.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemijahan diskus sudah bukan masalah lagi bagi peternak maupun hobiis. Namun, karena harganya mahal dan banyak penggemarnya maka pemijahannya sebaiknya dilakukan dengan seksama. Pemilihan induk harus tepat agar anak yang dihasilkan berkualitas dan bernilai jual tinggi. Induk yang baik harus tanpa cacat, sehat, tampak aktif, bentuknya proporsional, ukurannya terbesar di antara kelompok umurnya, gemuk, mulutnya relatif besar, dan berumur lebih dari setahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Induk diskus sangat susah dipaksakan berpasangan sehingga biasanya dibiarkan memilih pasangannya sendiri dalam kelompok calon induk. Bila sudah tampak berpasangan dengan terus berenang bersama maka pasangan induk tersebut dapat dipisahkan dari kelompoknya. Pakan induk tersebut berupa pakan alami seperti cacing darah dan jentik nyamuk serta pakan buatan (pelet) khusus untuk diskus yang banyak dijual di pasaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sarang telur biasanya dibuat dari potongan paralon yang diletakkan di pojok atau tengah akuarium pada posisi berdiri. Seperti halnya ikan lain, induk diskus pun akan membersihkan sarangnya sebelum meletakkan telur-telurnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sifat ikan ini sangat unik, yaitu telur dan larvanya tidak dapat dipisahkan dari induknya. Oleh karena itu, telurnya tidak dipisahkan dari induknya dan dibiarkan menetas dalam wadah pemijahan. Telur-telur tersebut akan menetas dalam waktu 2-3 hari. Larva ini akan terus menempel pada induknya hingga berumur seminggu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biasanya larva akan mulai berenang setelah berumur seminggu. Walaupun sudah bisa berenang, namun larva tersebut akan sering menempel pada induknya hingga berumur 21 hari. Beberapa pakar menyebutkan bahwa larva diskus tersebut memakan lendir yang keluar dari tubuh induknya atau sering disebut "menyusu" pada induk. Ada juga pakar yang percaya bahwa larva ini diberi pakan melalui mulut induknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun ikan ini terkenal dengan sifatnya merawat telur dan anaknya, namun ada juga induk yang memakan telurnya sendiri. Sementara larva yang sudah bisa berenang tidak akan dimakan induknya. Oleh karena itu, biasanya peternak memberi sekat untuk membatasi induk dengan telurnya. Sekat tersebut terbuat dari kawat halus yang dilingkarkan ke sarang. Adanya sekat ini menyebabkan induk tidak dapat mencapai telurnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain dengan sekat, dapat juga induknya diganti dengan induk yang sudah diketahui sebagai perawat telur dan larva yang baik. Penggantian induk ini dilakukan pada saat selesai memijah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun pakan untuk larva berasal dari induknya, namun akan lebih baik lagi bila ditambahkan nauplii artemia atau kutu air saring. Bila larva sudah pisah dari induknya, pakannya dapat diganti&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;dengan kutu air besar. Namun, kualitas pakan tersebut harus diperhatikan, terutama pakan dari alam, agar ikan terhindar dari penyakit.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diskus berumur sebulan atau lebih sudah bisa diberi pakan cacing sutera, cacing darah, atau jentik nyamuk. Bahkan pelet pun dapat diberikan pada usia dewasa. Sementara penggantian air selama pembesaran perlu selalu diperhatikan. penggantian air ini rutin dilakukan setiap 1-2 hari sebanyak sepertiga atau separo volume air. Ukuran 4 cm atau berumur sekitar 3 bulan mulai dapat dijual.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : Darti S.L dan Iwan D. Penebar Swadaya, 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3691297955641070845?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3691297955641070845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2010/04/mengenal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3691297955641070845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3691297955641070845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2010/04/mengenal.html' title='Mengenal Diskus'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/S7xhYNUpwOI/AAAAAAAAAsg/1uYPR2arTwI/s72-c/Diskus+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4438317719550893278</id><published>2009-07-17T15:07:00.002+07:00</published><updated>2009-07-17T15:13:29.991+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Teknologi Produksi Benih Kepiting Bakau (Scylla paramamosain)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qUqHg0wahtw/SfGLUubNM8I/AAAAAAAAABA/bMCKIrO2kVY/s320/kepiting.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qUqHg0wahtw/SfGLUubNM8I/AAAAAAAAABA/bMCKIrO2kVY/s320/kepiting.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepiting bakau termasuk satu diantara komoditas perikanan bernilai ekonomis penting di wilayah Indo-Pasifik. Produksi kepiting bakau Indonesia selama ini masih sangat mengandalkan hasil penangkapan di alam dan hanya sebagian kecil dihasilkan dari kegiatan budidaya, seperti yang sudah berkembang di beberapa daerah di antaranya Bone, Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan peluang usaha tersebut mengakibatkan intensitas penangkapan kepiting di alam terus meningkat baik yang beaikuran konsumsi maupun ukuran kecil sebagai benih dalam kegiatan budidaya, sehingga di beberapa daerah dilaporkan telah terjadi tangkap lebih yang bcrdampak merusak populasinya di alam. Untuk mengimbangi laju penangkapan tersebut perlu adanya upaya ke arah pembenihan terkendali.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak beberapa tahun terakhir ini Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut (BBRPBL) Gondol-Bali telah berhasil memproduksi benih kepiting bakau dari spesies Scylla paramamosain. Disamping itu, telah dilakukan kerjasama penelitian dengan Bribie Island Aquaculture Research Center (BIARC) Australia yang dibiayai oleh ACIAR Project No. FIS/1999/076.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepiting bakau dapat digolongkan ke dalam 4 spesies, masing-masing Scylla serrata, S. tranquebarica, S. paramamosain dan S. olivacea yang semuanya dapat ditemukan di perairan Indonesia. Namun di BBRPBL – Gondol induk yang digunakan adalah dari spesies S. paramamosain, sedangkan di Australia adalah spesies S. serrata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kategori induk yang digunakan dalam pembenihan adalah jenis kepiting betina dewasa debar kerapas &gt; 12 cm), dalam kondisi sehat yang dicirikan dengan warna cerah, anggota tubuh lengkap serta respon yang cepat apabila kaki renangnya ditarik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGELOLAAN INDUK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum transportasi dianjurkan untuk melakukan perendaman kepiting dalam air garam yang bersih (kadar garam 25-34 ppt) selama 3-5 menit untuk menghindari dehidrasi selama transportasi. Pada saat transportasi sebaiknya kepiting disimpan dalam kondisi suhu rendah. Induk yang telah ditransportasi direndam dalam larutan formalin 200 ppm selama 15-20 menit untuk mencegah adanya kontaminasi dari luar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bak pemeliharaan induk dapat berupa bak beton ataupun fiberglass dengan menggunakan substrat pasir putih setebal 5 cm dan sistem air mengalir. Ketinggian air dalam tangki berkisar 40-50 cm. Padat tebar induk dalam bak berkisar 1 ekor per m2. Pemberian pakan berupa daging kerang laut dan ikan rucah dengan perbandingan 1:1 dengan dosis 15% bobot tubuh pada induk dengan tingkat kematangan gonad (TKG) I dan menurun sampai 5% pada TKG IV atau menjelang pemijahan.Pemijahan (inkubasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemijahan induk kepiting bakau biasanya berlangsung 1 – 2 minggu setelah dipelihara dalam bak. Waktu pemijahan selalu berlangsung pada malam hari. Induk yang mengandung telur sebaiknya direndam dalam larutan formalin dosis 50 ppm selama 1 jam untuk menghilangkan parasit dan jamur yang mcnempel pada massa telur. Lama inkubasi antara 8-10 hari pada kondisi suhu 29-30°C. Selama masa inkubasi induk kepiting tidak diberi makan hal ini untuk menjaga kebersihan lingkungan. Waktu penetasan telur selalu berlangsung pada pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bentuk dan ukuran tangki&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bentuk tangki yang ideal adalah bulat kerucut dengan kemiringan dasar tangki ± 10°. Ukuran yang disarankan dengan volume 1.000-5.000 liter.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMELIHARAAN LARVA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelolaan air laut&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Air laut sebelum digunakan terlebih dahulu harus disterilisasi dengan klorin 10 ppm selama 24 jam, selanjutnya ditambahkan Na-thiosulfal dengan dosis 5 ppm unluk menetralkan klorin yang masih tersisa di dalam air laut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Penanganan larva&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum dilakukan penebaran larva, sebaiknya suhu air disesuaikan dengan yang ada pada bak penetasan. Goncangan suhu diusahakan hanya bcrkisar 1 °C. Padat tebar larva berkisar 50-100 ekor/ L. Tingkatan stadia kepiting bakau terdiri dari: zoea-1 sampai dengan zoea-5 : 12-14 hari; megalopa: 7-10 hari dan selanjutnya menjadi krablet (kepiting muda).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pemeliharaan megalopa – krablet&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mencapai stadia megalopa dilakukan panen dan pemindahan ke dalam bak pendederan. Hal ini untuk mengurangi kanibalisme, karena megalopa sudah dapat berenang cepat dan sudah dilengkapi sepasang capit untuk menangkap mangsanya. Pendederan biasanya berlangsung selama 2 minggu hingga mencapai stadia krablet-2 sampai krablet-4. Pendederan dengan kepadatan 250 -1.000 ekor/rm dan menggunakan shelter berupa karang dan waring, dapat menghasilkan sintasan sebesar 70-80% krablet-2 sampai krablet-4 yang selanjutnya sudah siap ditebar di tambak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;BALAI BESAR RISET PERIKANAN BUDIDAYA LAUT&lt;br /&gt;Dusun Gondol, Desa Penyabangan, Kec. Gerokgak&lt;br /&gt;Kab. Buleleng – Singaraja 81155&lt;br /&gt;PO.Box. 140 Singaraja-81101&lt;br /&gt;Telp.: 0362-92278; Fax.: 0362-92272&lt;br /&gt;E-mail: gondol_dkp@singaraja.wasantara.net. id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4438317719550893278?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4438317719550893278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/07/teknologi-produksi-benih-kepiting-bakau.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4438317719550893278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4438317719550893278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/07/teknologi-produksi-benih-kepiting-bakau.html' title='Teknologi Produksi Benih Kepiting Bakau (Scylla paramamosain)'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qUqHg0wahtw/SfGLUubNM8I/AAAAAAAAABA/bMCKIrO2kVY/s72-c/kepiting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4816852368536825129</id><published>2009-06-17T11:04:00.006+07:00</published><updated>2009-06-17T11:39:36.138+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi Alumni'/><title type='text'>Kunjungan Om Moderator Ke Batam dan Medan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pas bulan Mei akhir kemaren Om Moderator menyempatkan diri mengunjungi dua daerah yaitu Batam dan Medan. Ada sedikit oleh oleh cerita yang bisa Om kisahkan. Diantaranya Om ga bisa mengunjungi Inul di Batam karna jarak tempat Om menginap agak jauh dan karna mungkin kesibukan Inul yang tidak bisa di tinggalkan. Well, akhirnya Om hanya bisa menikmati keindahan kota Nagoya, sendirian saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah urusan di Batam selesai, Om menyempatkan diri nyebrang ke negeri tetangga, wowww,,,, jauh banget dengan negeri kita. Tapi Om tetep bangga jadi penduduk Indonesia. Sempet ditahan di kantor imigrasi dengan alasan yang kurang dimengerti. Setelah 1 jam di introgasi petugas imigrasi singapore, akhirnya Om di perbolehkan masuk ke negeri itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa menginap, Om langsung kembali menuju Batam, karna besok paginya menuju Medan. Om Moderator meluangkan waktu untuk singgah ke Universitas Sumatera Utara. Sembari bernolstagia karna pernah menjadi mahasiswa serasa kangen dan pengen kembali ke kampus Brawijaya tercinta. Om keliling dari gedung rektorat sampai dengan perpustakaan dan fakultas pertanian. ini dia foto-fotonya.....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhxZf5243I/AAAAAAAAArw/Wb2oVfHZ8is/s1600-h/IMG00050.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhxZf5243I/AAAAAAAAArw/Wb2oVfHZ8is/s400/IMG00050.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348149240377303922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Pertanian USU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwSTjUtnI/AAAAAAAAAro/9BvLOFGn28g/s1600-h/IMG00049.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwSTjUtnI/AAAAAAAAAro/9BvLOFGn28g/s400/IMG00049.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348148017290851954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Disamping kampus fakultas pertanian ada kolam teratainya,,,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sjhvt1CtuwI/AAAAAAAAAqg/bmgr1ffK6-c/s1600-h/IMG00040.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sjhvt1CtuwI/AAAAAAAAAqg/bmgr1ffK6-c/s400/IMG00040.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348147390625725186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Kedokteran Gigi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhvuJeaS0I/AAAAAAAAAqo/oMSUWcj2G6M/s1600-h/IMG00041.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhvuJeaS0I/AAAAAAAAAqo/oMSUWcj2G6M/s400/IMG00041.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348147396110601026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Teknik Sipil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhvuQj7DtI/AAAAAAAAAqw/c6UMojn2xYU/s1600-h/IMG00042.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhvuQj7DtI/AAAAAAAAAqw/c6UMojn2xYU/s400/IMG00042.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348147398012767954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Sastra&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhvugjGfJI/AAAAAAAAAq4/Iq6R-yIM3mE/s1600-h/IMG00043.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhvugjGfJI/AAAAAAAAAq4/Iq6R-yIM3mE/s400/IMG00043.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348147402304289938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lorong menuju Perpustakaan byar nyaman kalo ke perpus,,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhvuspvziI/AAAAAAAAArA/3axplRXQZHo/s1600-h/IMG00044.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhvuspvziI/AAAAAAAAArA/3axplRXQZHo/s400/IMG00044.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348147405553389090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ini dia Perpustakaannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwRhSKZCI/AAAAAAAAArI/mLgIeEQUL8M/s1600-h/IMG00045.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwRhSKZCI/AAAAAAAAArI/mLgIeEQUL8M/s400/IMG00045.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348148003797099554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalo yang ini gedung rektoratnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwR1xTSrI/AAAAAAAAArQ/JdGTodjaYqw/s1600-h/IMG00046.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 303px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwR1xTSrI/AAAAAAAAArQ/JdGTodjaYqw/s400/IMG00046.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348148009296415410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwR8HJMuI/AAAAAAAAArY/9KnjMz3C5oo/s1600-h/IMG00047.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwR8HJMuI/AAAAAAAAArY/9KnjMz3C5oo/s400/IMG00047.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348148010998641378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwSGrrc_I/AAAAAAAAArg/be8tf1ETGOE/s1600-h/IMG00048.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 303px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhwSGrrc_I/AAAAAAAAArg/be8tf1ETGOE/s400/IMG00048.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348148013836235762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ada mobil patrolinya euy,,,,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah laporan kunjungan Om Moderator ke 2 kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4816852368536825129?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4816852368536825129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/06/kunjungan-om-moderator-ke-batam-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4816852368536825129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4816852368536825129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/06/kunjungan-om-moderator-ke-batam-dan.html' title='Kunjungan Om Moderator Ke Batam dan Medan'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SjhxZf5243I/AAAAAAAAArw/Wb2oVfHZ8is/s72-c/IMG00050.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4264032349371003549</id><published>2009-06-05T15:04:00.004+07:00</published><updated>2009-06-05T15:23:32.901+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi Alumni'/><title type='text'>Wedding Invitation</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://azansite.files.wordpress.com/2008/11/nikah03.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 195px; height: 195px;" src="http://azansite.files.wordpress.com/2008/11/nikah03.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sobat.... Krn RidhoNYA_lah kami berniat mengikuti Sunnah Rasul dalam membentuk Pribadi yang Sakinah, mawaddah wa Rahmah, dalam balutan resepsi pernikahan yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hari/Tanggal : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Sabtu, 13 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Pukul : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;11.00 - 13.00 WIB&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Tempat : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Gedung Pertemuan PG. T.JOEKIR - Jombang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kehormatan dan kebahagiaan apabila berkenan hadir untuk memberikan doa serta restu pada kami berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uzie &amp;amp; Ipung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4264032349371003549?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4264032349371003549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/06/wedding-invitation.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4264032349371003549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4264032349371003549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/06/wedding-invitation.html' title='Wedding Invitation'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-8471447528841315385</id><published>2009-05-13T00:18:00.003+07:00</published><updated>2009-05-13T00:26:19.294+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Business Opportunities'/><title type='text'>10 Tips Memulai Bisnis yang Sukses</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sgmw9hZKnMI/AAAAAAAAAm8/cK3JHxlVZl0/s1600-h/31319002660948l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sgmw9hZKnMI/AAAAAAAAAm8/cK3JHxlVZl0/s400/31319002660948l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334989804579495106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini 10 langkah yang bisa memandu pebisnis menyusun bisnis dam membuatnya sukses.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   1. Kerjakan apa yang Anda sukai. Anda akan mencurahkan banyak waktu dan energi untuk memulai sebuah bisnis dan membangunnya menjadi usaha yang berhasil, jadi sangat penting bahwa Anda sangat menikmati secara mendalam apa yang Anda kerjakan, apakah menjalankan sewa pemancingan, mengkreasikan tembikar atau memberikan nasehat keuangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   2. Mulai bisnis Anda ketika Anda masih bekerja. Berapa lama paling banyak orang bisa tanpa uang? Tidak lama. Dan ini akan menjadi waktu yang lama sebelum bisnis baru Anda benar-benar membukukan keuntungan. Menjadi karyawan ketika memulai bisnis berarti ada uang di saku ketika Anda memasuki proses memulai bisnis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   3. Jangan kerjakan hal tersebut sendirian. Anda membutuhkan dukungan ketika memulai bisnis (dan setelahnya). Seorang anggota keluarga atau teman yang dapat memberikan ide dan akan mendengat secara simpatik hingga hal penting tarakhir memulai bisnis tidak ternilai harganya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   4. Pertama dapatkan klien atau pelanggan. Jangan menanti sampai Anda telah secara resmi memulai bisnis hingga garis ini, karena bisnis Anda tidak dapat bertahan tanpa mereka. Kembangkan jaringan atau network, buat kontak. Jual atau berikan produk atau jasa Anda. Anda tidak dapat memulai pemasaran terlalu cepat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   5. Tulis perencanaan bisnis. Alasan penting membuat rencana bisnis adalah langkah ini dapat membantu Anda menghindari habisnya waktu dan uang mwmulai bisnis yang tidak akan sukses.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   6. Lakukan riset. Anda akan mengerjakan banyak penelitian sepanjang rencana bisnis, tetapi itu barulah awalnya. Anda untuk menjadi ahli dalam industri Anda, produk dan jasa. Jika Anda telah selesai. Bergabung pada asosiasi industri atau profesional yang berhubungan dengan bisnis Anda sebelum memulai bisnis merupakan ide yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   7. Dapatkan bantuan profesional. Di satu sisi, hanya karena Anda menjalankan bisnis kecil, bukan berarti Anda harus menjadi ahli di bidang apa pun. Jika Anda bukan seorang akuntan, hire lah satu atau dua orang misalnya. Jika Anda ingin menulis kontrak, dan Anda bukanlah seorang lawyer, hire lah 1 orang. Anda akan membuang lebih waktu dan munkin juga uang untuk mencoba melakukannya sendiri pekerjaan dimana Anda tidak memiliki kualifikasi untuk mengerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   8. Dapatkan uang. Simpan jika harus, mendekati investor potensial dan pemberi pinjaman. Gambarkan perencanaan keuangan jatuh ke belakang. Jangan mengharapkan memulai bisnis dan kemudian berjalan ke dalam bank dan mendapatkan uang. Pemberi pinjaman tradisional tidak seperti ide baru dan tidak seperti bisnis tanpa pembuktian track records.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   9. Jadi lah profesional semenjak memulai. Segala sesuatu tentang Anda dan cara Anda menjalankan bisnis membuat orang-orang tahu bahwa Anda seorang profesional yang menjalankan sebuah bisnis yang serius. Ini berarti mendapatkan semua pelrengkapan seperti kartu bisnis profesional, telepon bisnis, dan alamat email bisnis, dan memperlakukan orang secara profesional, cara yang sopan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   10. Jalankan hukum dan keluarkan pajak dengan benar pada kali pertama. Hal tersebut lebih sulit dan lebih mahal dibandingkan mengerjakannya setelah itu. Apakah bisnis anda butuh teregistrasi? Akankah Anda harus memiliki asuransi untuk karyawan atau deal dengan pajak gaji? Akan bagaimana bentuk bisnis yang Anda pilih mempengaruhi situasi pajak pendapatan Anda? Pelajari kewajiban pajak dan hukum sebelum Anda memulai bisnis dan mengoperasikannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.wirausaha.com/bisnis/kewirausahaan/10_tips_memulai_bisnis_yang_sukses.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-8471447528841315385?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/8471447528841315385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/05/10-tips-memulai-bisnis-yang-sukses.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/8471447528841315385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/8471447528841315385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/05/10-tips-memulai-bisnis-yang-sukses.html' title='10 Tips Memulai Bisnis yang Sukses'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sgmw9hZKnMI/AAAAAAAAAm8/cK3JHxlVZl0/s72-c/31319002660948l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3608624106395545803</id><published>2009-05-13T00:13:00.002+07:00</published><updated>2009-05-13T00:16:40.528+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Kepiting Bakau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sgmu72tJ3WI/AAAAAAAAAm0/6p1o3VLAaUA/s1600-h/kepiting_bakau-tile1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 277px; height: 269px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sgmu72tJ3WI/AAAAAAAAAm0/6p1o3VLAaUA/s400/kepiting_bakau-tile1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334987576917482850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan pantai yang mempunyai nilai ekonomis penting. Pada mulanya kepiting bakau hanya dianggap hama oleh Petani tambak, karena sering membuat kebocoran pada pematang tambak. Tetapi setelah mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, maka keberadaannya banyak diburu dan ditangkap oleh nelayan untuk penghasilan tambahan dan bahkan telah mulai dibudidayakan secara tradisional di tambak. Mengingat permintaan pasar ekspor akan kepiting bakau yang semakin meningkat dari tahun ke tahun maka usaha ekstensifikasi budidaya kepiting bakau mulai dirintis di beberapa daerah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai komoditas ekspor kepiting memiliki harga jual cukup tinggi baik dipasaran dalam maupun luar negeri, namun tergantung pada kualitas kepiting (ukuran tingkat kegemukan). Penggemukan kepiting dapat dilakukan terhadap kepiting bakau jantan dan betina dewasa tetapi dalam keadaan kosong/kurus. Untuk dapat menghasilkan kepiting yang gemuk diperlukan waktu yang cukup pendek yaitu 10 - 20 hari. Harga jual kepiting gemuk menjadi lebih tinggi dengan demikian dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. TEKNIK BUDIDAYA PEMBESARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Faktor teknik yang perlu diperhatikan untuk menunjang keberhasilan budidaya pembesaran kepiting, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;a. Pemilihan Lokasi Budidaya&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemilihan lokasi budidaya harus tepat secara teknis operasional dengan mempertimbangkan beberapa aspek sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. Mutu air cukup baik&lt;br /&gt;- Salinitas 15 - 30 ppt&lt;br /&gt;- pHair 7 - 8&lt;br /&gt;- Suhu 25 - 30 C&lt;br /&gt;- Kandungan O &gt;3 ppm&lt;br /&gt;2. Mudah diawasi&lt;br /&gt;3. Substrat dasar tambak adalah lumpur berpasir&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Untuk sistem karamba harus terhindar dari pengaruh banjir dan mudah terjangkau oleh pasang surut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;5. Merupakan wilayah penangkapan kepiting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tempat Pemeliharaan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tempat pemeliharaan kepiting bisa berupa kurungan bambu, waring, maupun bak beton. Untuk tempat pemeliharaan kepiting yang berasal dari kurungan bambu (karamba) disarankan berukuran 1,5x1x1meter atau 2x1x1meter, hal ini bertujuan memperrmudah pengelolaannya terutama pada waktu mengangkat karamba diwaktu panen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;c. Pemilihan Benih&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesehatan benih merupakan satu diantara faktor yang menunjang keberhasilan dalam usaha penggemukan kepiting. Oleh sebab itu pemilihan dan pengelolaan benih harus benar dan tepat. Kesehatan benih juga bisa dilihat dari kelengkapan kaki-kakinya. Hilangnya capit akan berpengaruh pada kemampuan untuk memegang makanan yang dimakan serta kemampuan sensorisnya. Walaupun pada akhirnya setelah ganti kulit maka kaki yang baru akan tumbuh tetapi hal ini memerlukan waktu, belum lagi adanya sifat kanibalisme kepiting, sehingga kepiting yang tidak bisa jalan karena sedang ganti kulit sering menjadi mangsa kepiting lainnya. Untuk itu maka harus dipilih benih yang mempunyai kaki masih lengkap. Benih kepiting yang kurang sehat warna karapas akan kemerah-merahan dan pudar serta pergerakannya lamban.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;d. Pengangkutan Benih&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun kepiting bakau merupakan hewan yang tahan terhadap perubahan lingkungan namun cara pengangkutan yang salah bisa menyebabkan kematian dalam jumlah banyak atau mengurangi sintasan. Pengangkutan benih sebaiknya dilakukan sewaktu suhu udara rendah dan kurang sinar matahari. Tereksposenya benih kepiting ke dalam sinar matahari bisa menimbulkan dehidrasi yang pada akhirnya cairan dalam tubuh kepiting akan keluar semuanya sehingga menyebabkan kematian. Tingginya kematian benih setelah sampai tempat tujuan biasanya disebabkan karena benih yang dibeli memang sudah lemah akibat sudah ditampung beberapa hari oleh pedagang pengumpul. Biasanya kematian kepiting terjadi setelah hari ke-4 dalam penampungan tanpa air. Wadah yang dipakai dalam pengangkutan kepiting sebaiknya tidak menyebabkan panas dan letakkan kepiting dalam posisi hidup. Wadah sterofoam dengan panjang 1 m dan lebar 60 cm dapat menyimpan benih sebanyak 100 - 150 ekor untuk benih yang diikat.Lakukan penyiraman sebanyak 2 - 3 kali penyiraman dengan air berkadar garam 10 - 25 ppt, selama pengangkutan 5 - 6 jam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. PENEBARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penebaran kepiting dilakukan pada pagi atau sore hari pada karamba. Benih kepiting yang ditebarberukuran berat 200 - 300 gram per ekor. Untuk ukuran karamba 1,5 - 2 x 1 x 1 meter kepadatan tebar nya kurang lebih 15 - 25 kg atau sebanyak 60 - 70 ekor.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PEMELIHARAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penempatan karamba dalam petak tambak disarankan diletakkan di dekat pintu masuk/keluar air. Posisi karamba sebaiknya menggantung berjarak 15 cm dari dasar perairan yang tujuannya agar sisa pakan yang tidak termakan jatuh ke dasar perairan tidak mengendap di dalam karamba. Diusahakan seminggu 2 kali karamba dipindah dari posisi semula hal ini bertujuan agar terjadi sirkulasi / pergantian air. Kegiatan dalam pemeliharaan setelah penebaran dilakukan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;- Pemberian pakan rucah lebih diutamakan dalam bentuk segar sebanyak 5 -10% dari berat badan dan diberikan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore/malam hari.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Penggantian air dilakukan bila terjadi penurunan kualitas air.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;- Sampling dilakukan setiap 5 hari untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan dan kesehatan kepiting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengelolaan pakan yang cermat, cocok dan tepat jumlah maka dalam tempo 10 hari&lt;br /&gt;pertumbuhan kepiting bisa diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. PEMANENAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemeliharaan / penggemukan kepiting di karamba dapat dilakukan selama 15 hari, tergantung pada ukuran benih dan laju pertumbuhan. Laju pertumbuhan oleh jenis pakan yang diberikan dan kualitas air tambak. Untuk memanen kepiting digunakan alat berupa seser baik untuk tujuan pemanenan total maupun selektif. Pelaksanaan panen harus dilakukan oleh tenaga terampil untuk menangkap dan kemudian mengikatnya. Selain itu tempat dan waktu penyimpanan sebelum didistribusikan kepada konsumen menentukan kesegaran dan laju dehidrasi karena kehilangan berat sekitar 3 - 4% dapat menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. ANALISA USAHA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa asumsi yang digunakan dalam menghitung biaya dan pendapatan dalam usaha penggemukan kepiting :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;- Lama pemeliharaan 15 hari.&lt;br /&gt;- Harga jual kepiting jantan Rp. 27.000,- dan kepiting betina Rp. 50.000,-&lt;br /&gt;- Benih yang dibutuhkan 20 kg atau 60 ekor/keramba&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- SR 75% atau 88 ekor, jantan 44 ekor atau 22 kg dan betina 44 ekor atau 22 kg dengan ukuran 1-2 ekor/kg.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANALISALABA-RUGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Biaya Investasi&lt;br /&gt;-Pembuatan Karamba 2bh @ Rp.250.000 : Rp. 550.000&lt;br /&gt;-Pembelian Peralatan : 50.000&lt;br /&gt;Sub total A : Rp. 550.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Biaya Operasional&lt;br /&gt;- Benih 40 kg @ Rp. 19.000 : Rp. 760.000&lt;br /&gt;-Pakan 150 kg @ Rp. 1.000 : Rp. 150.000&lt;br /&gt;-Tenaga Kerja : 150.000&lt;br /&gt;Sub total B : Rp.1.060.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Penyusutan Modal 10% x A : Rp. 55.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Total Biaya (B+C) : Rp.1.115.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. HasilPenerimaan&lt;br /&gt;-Kepiting jantan 44 kg @ Rp. 27.000 : Rp. 594.000&lt;br /&gt;-Kepiting betina44 kg @ Rp. 50.000 : Rp.1.100.000&lt;br /&gt;Sub total E : Rp.1.694.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Laba Operasional (E-D) : Rp. 579.000&lt;br /&gt;G. Laba dalam 1 tahun (Fx12bln) : Rp.6.948.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANALISA BIAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cash Flow{G+A} : Rp.7.498.000&lt;br /&gt;2. Rentabilitas {F:(A+B)*100%)} : 46%&lt;br /&gt;3. B/C Rati0 {E :D} : 1,5&lt;br /&gt;4. Pay BackPeriod {(A+B) : (G+A) x 1tahun} : 3 bulan&lt;br /&gt;5. Break EvenPoint {(C:(1 - (B:E)} : Rp. 146.956&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.smallcrab.com/forex/1-makemoney/407-budidaya-kepiting-bakau"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3608624106395545803?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3608624106395545803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/05/budidaya-kepiting-bakau.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3608624106395545803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3608624106395545803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/05/budidaya-kepiting-bakau.html' title='Budidaya Kepiting Bakau'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sgmu72tJ3WI/AAAAAAAAAm0/6p1o3VLAaUA/s72-c/kepiting_bakau-tile1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-1452782991921779785</id><published>2009-05-13T00:08:00.002+07:00</published><updated>2009-05-13T00:11:35.052+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Rajungan Belum Populer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SgmtusCYA2I/AAAAAAAAAms/xwjoI0-tLz0/s1600-h/Crab,+BlueSwimmer_Portunuspelagicus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 271px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SgmtusCYA2I/AAAAAAAAAms/xwjoI0-tLz0/s400/Crab,+BlueSwimmer_Portunuspelagicus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334986251203773282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Budi daya rajungan dan kepiting di Indonesia belum populer. Nelayan masih mengandalkan hasil tangkapan kepiting atau rajungan yang berkembang secara alamiah. Di pihak lain masih banyak yang belum percaya bahwa ahli Indonesia mampu menangkar kepiting dan rajungan, mulai dari telur sampai anak-anak kepiting,.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepala Risert Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan Indroyono Soesilo Sudarman mengatakan, meski potensi kepiting dan rajungan yang tumbuh secara alamiah di laut sangat melimpah, untuk memenuhi permintaan konsumen hanya mengandalkan hasil tangkapan. Itu tidak akan dapat memenuhi permintaan pasar, terutama pasar luar negeri yang terus meningkat. Disisi lain penangkapan yang hanya mengandalkan ketersediaan alam dikhawatirkan menyebabkan potensi laut ini akan cepat punah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara terbaik untuk memenuhi ketersediaan kepiting dan rajungan menurut dia adalah dengan budidaya. Namun, untuk mengembangkan budi daya ini perlu sosialisasi kepada masyarakat, terutama nelayan. Dengan budi daya, ketersediaan (restocking) kepiting dan rajungan dapat dijamin dan berkesinambungan sehingga permintaan luar negeri dapat dijamin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diungkapkan saat ini permintaan kepiting dan rajungan dari pengusaha restoran sea food luar negeri setiap bulan 450 ton. Permintaan tersebut baru dapat dipenuhi dari hasil tangkapan yang jumlahnya jauh di bawah permintaan pengusaha restoran sea food, terutama dari Amerika Serikat. "Sedang dari hasil budi daya Indonesia baru dapat memberikan kontribusi 1 ton setiap bulan," ungkap Indroyono kepada Kompas di atas Kapal Patroli TNI AL, Rabu (16/10). Dari kapal ini pula ia bersama sejumlah anggota Komisi III DPR menebar 1,8 juta anak kepiting hasil budidaya di perairan dekat Laguna Segara Anakan dan Pulau Nusakambangan, Cilacap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penebaran anak kepiting sebagai program restocking akan memberi manfaat besar bagi nelayan yang nantinya menangkap kepiting dan rajungan. Keberhasilan program ini dapat dilihat dari tingkat kesejahteraan nelayan setelah kepiting dan rajungan tumbuh menjadi besar di alam. Kalau dari hasil tangkapan tersebut kesejahteraan nelayan meningkat ini berarti program restocking kepiting dan rajungan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Agar kepiting hasil budidaya dapat memberi manfaat berkesinambungan, penebaran anak kepiting dan rajungan itu harus dilakukan berkesinambungan pula. "Jangan hanya menangkap rajungan dari alam saja," ujar Indroyono.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikatakan, perairan Cilacap dan Laguna Segara Anakan tidak hanya potensial untuk pengembangan budi daya kepiting dan rajungan, akan tetapi juga rumput laut. Saat ini di Laguna itu tengah dikembangkan budidaya rumput laut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Indroyono, terdapat tiga jenis rumput laut yang dapat dikembangkan di perairan Segara Anakan masing-masing jenis Graselaria, yukema dan jenis fargazum. Dalam kontek inilah ia bersama sejumlah anggota Komisi III DPR serta sebuah tim kecil dari Kantor Riset Kelautan dan Perikanan mengunjungi Cilacap yang antara lain untuk menjajaki kemungkinan mendirikan pabrik untuk mengolah rumput laut menjadi agar-agar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0210/17/jateng/budi25.htm"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-1452782991921779785?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/1452782991921779785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/05/budidaya-rajungan-belum-populer.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1452782991921779785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1452782991921779785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/05/budidaya-rajungan-belum-populer.html' title='Budidaya Rajungan Belum Populer'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SgmtusCYA2I/AAAAAAAAAms/xwjoI0-tLz0/s72-c/Crab,+BlueSwimmer_Portunuspelagicus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4643868455210452834</id><published>2009-04-27T22:51:00.008+07:00</published><updated>2009-04-28T17:05:05.737+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cangkruk Di Sini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aneh Tapi Nyata'/><title type='text'>Joke&gt;&gt; Perjalanan Hidup Kustomo, A.Md</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita patut mengacungkan jempol pada teman kita yang satu ini, salut,,, setelah sekian lama menghilang dan ga tau rimbanya, sekarang dia muncul dengan berbagai sensasi yang menggemparkan. Kustomo di isukan sedang dekat dengan seseorang. Berita itu bukan isapan jempol belaka, karena beberapa wartawan lokal berhasil mengambil gambar seorang wanita cantik yang sedang memamerkan foto Kustomo didepan para wartawan dan menyatakan bahwa  dia sudah bertunangan. Woww.... Mimpi opo koen mot, entuk kodew koyo ngene!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXZcQbsBKI/AAAAAAAAAl0/XEiG8pCE13E/s1600-h/PhotoFunia-43675.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 285px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXZcQbsBKI/AAAAAAAAAl0/XEiG8pCE13E/s400/PhotoFunia-43675.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329404813533512866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Selidik punya- punya selidik, Kustomo sedang naek daun karirnya. Wajahnya menghiasi media massa dan elektronik. Kita tidak menyangka bahwa karirnya sangat meningkat tajam&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; setelah dia menghilang dari peredaran. Pantesan, segitu sibuknya dia sampai-sampai ga pernah jenguk blog ini. Terrrrlaluuuuu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXc3BaG16I/AAAAAAAAAmE/Z9iGer0jWLA/s1600-h/PhotoFunia-471ea.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXc3BaG16I/AAAAAAAAAmE/Z9iGer0jWLA/s400/PhotoFunia-471ea.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329408571891701666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXcqCVZMnI/AAAAAAAAAl8/qOHVhGFETdc/s1600-h/PhotoFunia-45fc3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 277px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXcqCVZMnI/AAAAAAAAAl8/qOHVhGFETdc/s400/PhotoFunia-45fc3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329408348802069106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Media mencatat bahwa hubungan cinta antara dua insan ini tidak harmonis. Beberapa sumber menyebutkan ketidakharmonisan itu adalah tidak ada restu dari orang tua si wanita. Kasian yach... padahal si wanita ini telah berusaha mati matian meyakinkan ayahnya tapi tidak ada hasilnya. Coba lihat betapa geram ayahnya melihat foto kustomo di pajang di kamar anak perempuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXdH0kshZI/AAAAAAAAAmM/Y9wnoVuqJoQ/s1600-h/PhotoFunia-445c5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 297px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXdH0kshZI/AAAAAAAAAmM/Y9wnoVuqJoQ/s400/PhotoFunia-445c5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329408860504229266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXe1kQJkPI/AAAAAAAAAmc/tZlfBlTO6xA/s1600-h/PhotoFunia-47e99.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 330px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXe1kQJkPI/AAAAAAAAAmc/tZlfBlTO6xA/s400/PhotoFunia-47e99.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329410745908695282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nasib nasib, pengen dapet yang komes tahes malah ujungnya menderita kaya gini.... Para kuli tinta pun masih mendapatkan informasi yang cukup akurat. Setelah lama memendam sakit hati, dia mulai merubah haluan yang awalnya berkecimpung di dunia entertaiment sekarang mulai mengembangkan kemampuan diplomatiknya menjadi calon DPRD kabupaten Tegal di Dapil III. inilah salah satu poster yang masih belum dicopot oleh satpol PP padahal pemilu sudah berakhir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXdHyJmx0I/AAAAAAAAAmU/kwhDMydQxPY/s1600-h/PhotoFunia-44c2e.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXdHyJmx0I/AAAAAAAAAmU/kwhDMydQxPY/s400/PhotoFunia-44c2e.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329408859853735746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tapi beginilah ending Beliau yang patut kita contoh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXiua_yYBI/AAAAAAAAAmk/vVrrZJdN6Ps/s1600-h/PhotoFunia-5763b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 359px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXiua_yYBI/AAAAAAAAAmk/vVrrZJdN6Ps/s400/PhotoFunia-5763b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329415021211574290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4643868455210452834?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4643868455210452834/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/joke-perjalanan-hidup-kustomo-amd.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4643868455210452834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4643868455210452834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/joke-perjalanan-hidup-kustomo-amd.html' title='Joke&gt;&gt; Perjalanan Hidup Kustomo, A.Md'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfXZcQbsBKI/AAAAAAAAAl0/XEiG8pCE13E/s72-c/PhotoFunia-43675.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-5090220219642561056</id><published>2009-04-26T00:19:00.003+07:00</published><updated>2009-04-26T00:20:55.033+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aneh Tapi Nyata'/><title type='text'>24 Tahun Bayi Menjadi Batu di Perut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNGW3uyuCI/AAAAAAAAAls/E88-0cuWW4U/s1600-h/bayimembatu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 350px; height: 264px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNGW3uyuCI/AAAAAAAAAls/E88-0cuWW4U/s400/bayimembatu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328680142840707106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tim dokter dikejutkan dengan ditemukannya bayi yang sudah membatu dalam rongga perut Ny Painah (48) pada saat operasi pengangkatan mioma uteri yang dilakukan tim dokter dipimpin dr H Hafiz Usman SpoG di Rumah Sakit dr Noesmir Baturaja Rabu (22/4).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bayi dengan berat sekitar 300 gram – 400 gram dan panjang 14 cm itu menurut keluarga Painah sudah menghuni perut ibunya selama 24 tahun. Namun setelah acara tujuh bulanan, bayi hilang dan perut ibunya berangsur mengecil seperti orang sudah bersalin.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dokter H Hafiz Usman SpOG mengatakan kasus ini atau dalam istilah medis Lito pedium (lito berarti batu dan pedium artinya anak) baru pertama kali ditemukan di Ogan Komering Utara (OKU). Ibu bayi mengalami kehamilan intraabdominal /ekstra utrin. Bayi meninggal dunia pada kehamilan tujuh bulan dan tidak ada jalan keluar (lahir) karena posisi bayi di dalam rongga perut atau bayi berada di luar rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1758583"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-5090220219642561056?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/5090220219642561056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/24-tahun-bayi-menjadi-batu-di-perut.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5090220219642561056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5090220219642561056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/24-tahun-bayi-menjadi-batu-di-perut.html' title='24 Tahun Bayi Menjadi Batu di Perut'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNGW3uyuCI/AAAAAAAAAls/E88-0cuWW4U/s72-c/bayimembatu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-6163017338148285710</id><published>2009-04-26T00:09:00.002+07:00</published><updated>2009-04-26T00:15:18.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Teknologi Penangkapan Ikan Tuna</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNE7_5zKtI/AAAAAAAAAlk/o8N2juDX09I/s1600-h/hooks-and-lines.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 287px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNE7_5zKtI/AAAAAAAAAlk/o8N2juDX09I/s400/hooks-and-lines.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328678581666261714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teknologi yang digunakan dalam pemanfaatan sumber daya tuna disesuaikan dengan sifat dan tingkah laku ikan sasaran. Tuna merupakan ikan perenang cepat yang bergerombol. Oleh karena itu, alat penangkap ikan yang digunakan haruslah yang sesuai dengan perilaku ikan tersebut. Ada lima macam alat penangkap tuna, yaitu rawai tuna, huhate, handline. pukat cincin, dan jaring insang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Rawai tuna (tuna longllne)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rawai tuna atau tuna longline adalah alat penangkap tuna yang paling efektif. Rawai tuna merupakan rangkaian sejumlah pancing yang dioperasikan sekaligus. Satu tuna longliner biasanya mengoperasikan 1.000 - 2.000 mata pancing untuk sekali turun.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rawai tuna umumnya dioperasikan di laut lepas atau mencapai perairan samudera. Alat tangkap ini bersifat pasif, menanti umpan dimakan oleh ikan sasaran. Setelah pancing diturunkan ke perairan, lalu mesin kapal dimatikan. sehingga kapal dan alat tangkap akan hanyut mengikuti arah arus atau sering disebut drifting. Drifting berlangsung selama kurang lebih empat jam. Selanjutnya mata pancing diangkat kembali ke atas kapal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umpan longline harus bersifat atraktif. misalnya sisik ikan mengkilat, tahan di dalam air, dan tulang punggung kuat. Umpan dalam pengoperasian alat tangkap ini berfungsi sebagai alat pemikat ikan. Jenis umpan yang digunakan umumnya ikan pelagis kecil, seperti lemuru (Sardinella sp.), layang (Decopterus sp.), kembung (Rastrelliger sp.), dan bandeng (Chanos chanos).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Huhate (pole and line)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Huhate atau pole and line khusus dipakai untuk menangkap cakalang. Tak heran jika alat ini sering disebut “pancing cakalang”. Huhate dioperasikan sepanjang siang hari pada saat terdapat gerombolan ikan di sekitar kapal. Alat tangkap ini bersifat aktif. Kapal akan mengejar gerombolan ikan. Setelah gerombolan ikan berada di sekitar kapal, lalu diadakan pemancingan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terdapat beberapa keunikan dari alat tangkap huhate. Bentuk mata pancing huhate tidak berkait seperti lazimnya mata pancing. Mata pancing huhate ditutupi bulu-bulu ayam atau potongan rafia yang halus agar tidak tampak oleh ikan. Bagian haluan kapal huhate mempunyai konstruksi khusus, dimodifikasi menjadi lebih panjang, sehingga dapat dijadikan tempat duduk oleh pemancing. Kapal huhate umumnya berukuran kecil. Di dinding bagian lambung kapal, beberapa cm di bawah dek, terdapat sprayer dan di dek terdapat beberapa tempat ikan umpan hidup. Sprayer adalah alat penyemprot air.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemancingan dilakukan serempak oleh seluruh pemancing. Pemancing duduk di sekeliling kapal dengan pembagian kelompok berdasarkan keterampilan memancing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemancing I adalah pemancing paling unggul dengan kecepatan mengangkat mata pancing berikan sebesar 50-60 ekor per menit. Pemaneing I diberi posisi di bagian haluan kapal, dimaksudkan agar lebih banyak ikan tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemancing II diberi posisi di bagian lambung kiri dan kanan kapal. Sedangkan pemancing III berposisi di bagian buritan, umumnya adalah orang-orang yang baru belajar memancing dan pemancing berusia tua yang tenaganya sudah mulai berkurang atau sudah lamban. Hal yang perlu diperhatikan adalah pada saat pemancingan dilakukan jangan ada ikan yang lolos atau jatuh kembali ke perairan, karena dapat menyebabkan gerombolan ikan menjauh dari sekitar kapal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umpan yang digunakan adalah umpan hidup, dimaksudkan agar setelah ikan umpan dilempar ke perairan akan berusaha kembali naik ke permukaan air. Hal ini akan mengundang cakalang untuk mengikuti naik ke dekat permukaan. Selanjutnya dilakukan penyemprotan air melalui sprayer. Penyemprotan air dimaksudkan untuk mengaburkan pandangan ikan, sehingga tidak dapat membedakan antara ikan umpan sebagai makanan atau mata pancing yang sedang dioperasikan. Umpan hidup yang digunakan biasanya adalah teri (Stolephorus spp.).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pancing ulur (handline)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Handline atau pancing ulur dioperasikan pada siang hari. Konstruksi pancing ulur sangat sederhana. Pada satu tali pancing utama dirangkaikan 2-10 mata pancing secara vertikal. Pengoperasian alat ini dibantu menggunakan rumpon sebagai alat pengumpul ikan. Pada saat pemancingan, satu rumpon dikelilingi oleh lima unit kapal, masing-masing kapal berisi 3-5 orang pemancing. Umpan yang digunakan adalah ikan segar yang dipotong-potong. Hasil tangkapan utama pancing ulur adalah tuna (Thunnus spp.).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pukat cincin (purse seine)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pukat cincin atau purse seine adalah sejenis jaring yang di bagian bawahnya dipasang sejumlah cincin atau gelang besi. Dewasa ini tidak terlalu banyak dilakukan penangkapan tuna menggunakan pukat cincin, kalau pun ada hanya berskala kecil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pukat cincin dioperasikan dengan cara melingkarkan jaring terhadap gerombolan ikan. Pelingkaran dilakukan dengan cepat, kemudian secepatnya menarik purse line di antara cincin-cincin yang ada, sehingga jaring akan membentuk seperti mangkuk. Kecepatan tinggi diperlukan agar ikan tidak dapat meloloskan diri. Setelah ikan berada di dalam mangkuk jaring, lalu dilakukan pengambilan hasil tangkapan menggunakan serok atau penciduk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pukat cincin dapat dioperasikan siang atau malam hari. Pengoperasian pada siang hari sering menggunakan rumpon atau payaos sebagai alat bantu pengumpul ikan. Sedangkan alat bantu pengumpul yang sering digunakan di malam hari adalah lampu, umumnya menggunakan lampu petromaks.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gafa et al. (1987) mengemukakan bahwa payaos selain berfungsi sebagai alat pengumpul ikan juga berfungsi sebagai penghambat pergerakan atau ruaya ikan, sehingga ikan akan berada lebih lama di sekitar payaos. Uktolseja (1987) menyatakan bahwa payaos dapat menjaga atau membantu cakalang tetap berada d lokasi pemasangannya selama 340 hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jaring insang (gillnet)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jaring insang merupakan jaring berben tuk empat persegi panjang dengan ukuran mata yang sama di sepanjang jaring. Dinamakan jaring insang karena berdasarkar cara tertangkapnya, ikan terjerat di bagian insangnya pada mata jaring. Ukuran ikan yang tertangkap relatif seragam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pengoperasian jaring insang dilakuka secara pasif. Setelah diturunkan ke perairan, kapal dan alat dibiarkan drifting, umumnya berlangsung selama 2-3 jam. Selanjutnya dilakukan pengangkat jaring sambil melepaskan ikan hasil tangkapan ke &lt;a href="http://ikanmania.wordpress.com/2007/12/30/teknologi-penangkapan-ikan-tuna/"&gt;palka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-6163017338148285710?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/6163017338148285710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/teknologi-penangkapan-ikan-tuna.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/6163017338148285710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/6163017338148285710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/teknologi-penangkapan-ikan-tuna.html' title='Teknologi Penangkapan Ikan Tuna'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNE7_5zKtI/AAAAAAAAAlk/o8N2juDX09I/s72-c/hooks-and-lines.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3374105118197764645</id><published>2009-04-25T23:56:00.002+07:00</published><updated>2009-04-26T00:00:44.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Pulihkan Koral dengan Keramik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNBcZx7e_I/AAAAAAAAAlc/icJ-IFTdTns/s1600-h/coral--koral-3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 242px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNBcZx7e_I/AAAAAAAAAlc/icJ-IFTdTns/s400/coral--koral-3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328674740321876978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para ahli kini menemukan cara baru untuk menyelamatkan sekaligus restorasi populasi terumbu karang atau koral di sejumlah wilayah laut dunia, terutama laut Bunaken dan Manado Tua, yang kini terumbu karangnya banyak mati. Cara itu yakni dengan membuat ecoreef berbentuk jari-jari dari bahan keramik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dr Janny Kussen, ahli terumbu karang dari Universitas Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara, Selasa (14/4), mengatakan, uji coba pemulihan terumbu karang dari bahan baku keramik telah dilakukan para ahli dari Jepang di lokasi laut Bunaken dan Manado Tua. Penelitian dan uji coba dilakukan selama dua tahun, yakni 2004 hingga 2006.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal itu dikatakan oleh Dr Mineo Okamoto dan Dr Kakaskasen Adrian Roeroe yang berasal dari Tokyo University Marine Science and Technology. Mereka akan mempresentasikan temuannya pada pelaksanaan Konferensi Kelautan Dunia (WOC) dan Pertemuan Inisiatif Segitiga Terumbu Karang (CTI Summit) di Manado, 11-15 Mei.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Janny, hasil penelitian menunjukkan terumbu karang cepat membesar pada media dari bahan baku keramik. ”Hanya satu tahun terumbu karang langsung membesar pada jari-jari ecoreef. Ini luar biasa. Sebab, pertumbuhan terumbu karang pada media tertentu makan waktu cukup lama, bertahun-tahun,” katanya. Sebelumnya para ahli menggunakan media pelat beton dan stainless steel untuk proses restorasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikatakan, ecoreef yang ditanam di dasar laut Bunaken dan Manado Tua sebanyak 138 modul mampu menghasilkan 5.626 karang baru yang 76 persen menempel di bagian cabang serta 24 persen di bagian tengah. Dari kehidupan terumbu karang di ecoreef juga menyerap 127 jenis ikan karang yang hidup berdekatan dengan ecoreef itu. Sebagian terumbu karang di laut Bunaken dan Manado Tua telah mati ketika suhu air laut meningkat pada tahun 1998 hingga 2000. Terumbu karang di kawasan itu mengalami pemutihan dan mati karena tidak tahan akibat naiknya suhu air laut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Janny, di Indonesia kematian terumbu karang cukup tinggi akibat kegiatan manusia yang mengebom ikan. Laporan yang diterima menyebutkan, kerusakan dan matinya terumbu karang tersebut mencapai 40-45 persen dari luas areal terumbu karang seluas 1,5 juta hektar. Dengan cara baru pemulihan terumbu karang ini, kata Janny, masalah terumbu karang dapat teratasi meski memakan waktu dan materi untuk menyelamatkan. Terumbu karang di masa depan menjadi sumber pangan dan dapat mencegah laju pemanasan global dunia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/news/1215/pulihkan-koral-dengan-keramik"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3374105118197764645?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3374105118197764645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/pulihkan-koral-dengan-keramik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3374105118197764645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3374105118197764645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/pulihkan-koral-dengan-keramik.html' title='Pulihkan Koral dengan Keramik'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SfNBcZx7e_I/AAAAAAAAAlc/icJ-IFTdTns/s72-c/coral--koral-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-2119500244549058675</id><published>2009-04-12T01:16:00.038+07:00</published><updated>2009-04-12T01:54:41.097+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Ikan Mas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SeDfLB07_pI/AAAAAAAAAlU/xBEde2EAeKU/s1600-h/Ikan+Mas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 225px; height: 155px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SeDfLB07_pI/AAAAAAAAAlU/xBEde2EAeKU/s400/Ikan+Mas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323500140113952402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEJARAH SINGKAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan mas merupakan jenis ikan konsumsi air tawar, berbadan memanjang pipih kesamping dan lunak. Ikan mas sudah dipelihara sejak tahun 475 sebelum masehi di Cina. Di Indonesia ikan mas mulai dipelihara sekitar tahun 1920. Ikan mas yang terdapat di Indonesia merupakan merupakan ikan mas yang dibawa dari Cina, Eropa, Taiwan dan Jepang. Ikan mas Punten dan Majalaya merupakan hasil seleksi di Indonesia. Sampai saat ini sudah terdapat 10 ikan mas yang dapat diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologisnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SENTRA PERIKANAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Budidaya ikan mas telah berkembang pesat di kolam biasa, di sawah, waduk, sungai air deras, bahkan ada yang dipelihara dalam keramba di perairan umum. Adapun sentra produksi ikan mas adalah: Ciamis, Sukabumi, Tasikmalaya, Bogor, Garut, Bandung, Cianjur, Purwakarta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JENIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu taksonomi hewan, klasifikasi ikan mas adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Kelas : Osteichthyes&lt;br /&gt;Anak kelas : Actinopterygii&lt;br /&gt;Bangsa : Cypriniformes&lt;br /&gt;Suku : Cyprinidae&lt;br /&gt;Marga : Cyprinus&lt;br /&gt;Jenis : Cyprinus carpio L.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Saat ini ikan mas mempunyai banyak ras atau stain. Perbedaan sifat dan ciri dari ras disebabkan oleh adanya interaksi antara genotipe dan lingkungan kolam, musim dan cara pemeliharaan yang terlihat dari penampilan bentuk fisik, bentuk tubuh dan warnanya. Adapun ciri-ciri dari beberapa strain ikan mas adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; Ikan mas punten: sisik berwarna hijau gelap; potongan badan paling pendek;bagian punggung tinggi melebar; mata agak menonjol; gerakannya gesit; perbandingan antara panjang badan dan tinggi badan antara 2,3:1.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;kan mas majalaya: sisik berwarna hijau keabu-abuan dengan tepi sisik lebih gelap; punggung tinggi; badannya relatif pendek; gerakannya lamban, bila diberi makanan suka berenang di permukaan air; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,2:1.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Ikan mas si nyonya: sisik berwarna kuning muda; badan relatif panjang; mata pada ikan muda tidak menonjol, sedangkan ikan dewasa bermata sipit; gerakannya lamban, lebih suka berada di permukaan air; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,6:1.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Ikan mas taiwan: sisik berwarna hijau kekuning-kuningan; badan relatif panjang; penampang punggung membulat; mata agak menonjol; gerakan lebih gesit dan aktif; perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3,5:1.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Ikan mas koi: bentuk badan bulat panjang dan bersisisk penuh; warna sisik bermacam-macam seperti putih, kuning, merah menyala, atau kombinasi dari warna-warna tersebut. Beberapa ras koi adalah long tail Indonesian carp, long tail platinm nishikigoi, platinum nishikigoi, long tail shusui nishikigoi, shusi nishikigoi, kohaku hishikigoi, lonh tail hishikigoi, taishusanshoku nshikigoi dan long tail taishusanshoku nishikigoi. Dari sekian banyak strain ikan mas, di Jawa Barat ikan mas punten kurang berkembang karena diduga orang Jawa Barat lebih menyukai ikan mas yang berbadan relatif panjang. Ikan mas majalaya termasuk jenis unggul yang banyak dibudidayakan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MANFAAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sebagai sumber penyediaan protein hewani.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai ikan hias.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERSYARATAN LOKASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ikan mas dapat tumbuh normal, jika lokasi pemeliharaan berada pada ketinggian antara 150-1000 m dpl.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kualitas air untuk pemeliharaan ikan mas harus bersih, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ikan mas dapat berkembang pesat di kolam, sawah, kakaban, dan sungai air deras. Kolam dengan sistem pengairannya yang mengalir sangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik ikan mas. Debit air untuk kolam air tenang 8-15 liter/detik/ha, sedangkan untuk pembesaran di kolam air deras debitnya 100 liter/menit/m³.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keasaman air (pH) yang baik adalah antara 7-8.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suhu air yang baik berkisar antara 20-25°C.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyiapan Sarana dan Peralatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kolam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lokasi kolam dicari yang dekat dengan sumber air dan bebas banjir. Kolam dibangun di lahan yang landai dengan kemiringan 2–5% sehingga memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kolam pemeliharaan induk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Luas kolam tergantung jumlah induk dan intensitas pengelolaannya. Sebagai contoh untuk 100 kg induk memerlukan kolam seluas 500 meter persegi bila hanya mengandalkan pakan alami dan dedak. Sedangkan bila diberi pakan pelet, maka untuk 100 kg induk memerlukan luas 150-200 meter persegi saja. Bentuk kolam sebaiknya persegi panjang dengan dinding bisa ditembok atau kolam tanah dengan dilapisi anyaman bambu bagian dalamnya. Pintu pemasukan air bisa dengan paralon dan dipasang sarinya, sedangkan untuk pengeluaran air sebaiknya berbentuk monik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kolam pemijahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tempat pemijahan dapat berupa kolam tanah atau bak tembok. Ukuran/luas kolam pemijahan tergantung jumlah induk yang dipijahkan dengan bentuk kolam empat persegi panjang. Sebagai patokan bahwa untuk 1 ekor induk dengan berat 3 kg memerlukan luas kolam sekitar 18 m² dengan 18 buah ijuk/kakaban. Dasar kolam dibuat miring kearah pembuangan, untuk menjamin agar dasar kolam dapat dikeringkan. Pintu pemasukan bisa dengan pralon dan pengeluarannya bisa juga memakai pralon (kalau ukuran kolam kecil) atau pintu monik. Bentuk kolam penetasan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;pada dasarnya sama dengan kolam pemijahan dan seringkali juga untuk penetasan menggunakan kolam pemijahan. Pada kolam penetasan diusahakan agar air yang masuk dapat menyebar ke daerah yang ada telurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kolam pendederan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bentuk kolam pendederan yang baik adalah segi empat. Untuk kegiatan pendederan ini biasanya ada beberapa kolam yaitu pendederan pertama dengan luas 25-500 m 2 dan pendederan lanjutan 500-1000 m 2 per petak. Pemasukan air bisa dengan pralon dan pengeluaran/ pembuangan dengan pintu berbentuk monik. Dasar kolam dibuatkan kemalir (saluran dasar) dan di dekat pintu pengeluaran dibuat kubangan. Fungsi kemalir adalah tempat berkumpulnya benih saat panen dan kubangan untuk memudahkan penangkapan benih. dasar kolam dibuat miring ke arah pembuangan. Petak tambahan air yang mempunyai kekeruhan tinggi (air sungai) maka perlu dibuat bak pengendapan dan bak penyaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Peralatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alat-alat yang biasa digunakan dalam usaha pembenihan ikan mas diantaranya adalah: jala, waring (anco), hapa (kotak dari jaring/kelambu untuk menampung sementara induk maupun benih), seser, emberember, baskom berbagai ukuran, timbangan skala kecil (gram) dan besar (kg), cangkul, arit, pisau serta piring secchi (secchi disc) untuk mengukur kadar kekeruhan. Sedangkan peralatan lain yang digunakan untuk memanen/menangkap ikan mas antara lain adalah warring / scoopnet yang halus, ayakan panglembangan diameter 100 cm, ayakan penandean diameter 5 cm, tempat menyimpan ikan, keramba kemplung, keramba kupyak, fish bus (untuk mengangkut ikan jarak dekat), kekaban (untuk tempat penempelan telur yang bersifat melekat), hapa dari kain tricote (untuk penetasan telur secara terkontrol) atau kadang-kadang untuk penangkapan benih, ayakan penyabetan dari alumunium/bambu, oblok/delok (untuk pengangkut benih), sirib (untuk menangkap benih ukuran 10 cm keatas), anco/hanco (untuk menangkap ikan), lambit dari jaring nilon (untuk menangkap ikan konsumsi), scoopnet (untuk menangkap benih ikan yang berumur satu minggu keatas), seser (gunanya= scoopnet, tetapi ukurannya lebih besar), jaring berbentuk segiempat (untuk menangkap induk ikan atau ikan konsumsi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Persiapan Media&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang dimaksud dengan persiapan adalah melakukan penyiapan media untuk pemeliharaan ikan, terutama mengenai pengeringan, pemupukan dlsb. Dalam menyiapkan media pemeliharaan ini, yang perlu dilakukan adalah pengeringan kolam selama beberapa hari, lalu dilakukan pengapuran untuk memberantas hama dan ikan-ikan liar sebanyak 25-200 gram/meter persegi, diberi pemupukan berupa pupuk buatan, yaitu urea dan TSP masing-masing dengan dosis 50-700 gram/meter persegi, bisa juga ditambahkan pupuk buatan yang berupa urea dan TSP masing masing dengan dosis 15 gram dan 10 gram/meter persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pembibitan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemilihan Bibit dan Induk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usaha pembenihan ikan mas dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu secara tradisional, semi intensif dan secara intensif. Dengan semakin meningkatnya teknologi budidaya ikan, khususnya teknologi pembenihan maka telah dilaksanakan penggunaan induk-induk yang berkualitas baik. Keberhasilan usaha pembenihan tidak lagi banyak bergantung pada kondisi alam namun manusia telah banyak menemukan kemajuan diantaranya pemijahan dengan hipofisisasi, peningkatan derajat pembuahan telur dengan teknik pembunuhan buatan, penetasan telur secara terkontrol, pengendalian kuantitas dan kualitas air, teknik kultur makanan alami dan pemurnian kualitas induk ikan. Untuk peningkatan produksi benih perlu dilakukan penyeleksian terhadap induk ikan mas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun ciri-ciri induk jantan dan induk betina unggul yang sudah matang untuk dipijah adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Betina: umur antara 1,5-2 tahun dengan berat berkisar 2 kg/ekor; Jantan: umur minimum 8 bulan dengan berat berkisar 0,5 kg/ekor. Bentuk tubuh secar akeseluruhan mulai dari mulut sampai ujung sirip ekor mulus, sehat, sirip tidak cacat. Tutup insan normal tidak tebal dan bila dibuka tidak terdapat bercak putih; panjang kepala minimal 1/3 dari panjang badan; lensa mata tampak jernih. Sisik tersusun rapih, cerah tidak kusam. Pangkal ekor kuat dan normal dengan panjang panmgkal ekor harus lebih panjang dibandingkan lebar/tebal ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan ciri-ciri untuk membedakan induk jantan dan induk betina adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. Betina&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Badan bagian perut besar, buncit dan lembek. Gerakan lambat, pada malam hari biasanya loncat loncat. Jika perut distriping mengeluarkan cairan berwarna kuning.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2. Jantan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Badan tampak langsing. Gerakan lincah dan gesit. Jika perut distriping mengeluarkan cairan sperma berwarna putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Sistim Pembenihan/Pemijahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini dikenal dua macam sistim pemijahan pada budidaya ikan mas, yaitu Sistim pemijahan tradisional Dikenal beberapa cara melakukan pemijahan secara tradisional,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara sunda:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. luas kolam pemijahan 25-30 meter persegi, dasar kolam sedikit berlumpur, kolam dikeringkan lalu diisi air pada pagi hari, induk dimasukan pada sore hari;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2. disediakan injuk untuk menepelkan telur;&lt;br /&gt;3. setelah proses pemijahan selesai, ijuk dipindah ke kolam penetasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara cimindi:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;luas kolam pemijahan 25-30 meter persegi, dasar kolam sedikit berlumpur, kolam dikeringkan lalu diisi air pada pagi hari, induk dimasukan pada sore hari; kolam pemijahan merupakan kolam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;penetasan;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. disediakan injuk untuk menepelkan telur, ijuk dijepit bambu dan diletakkan dipojok kolam dan dibatasi pematang antara dari tanah;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. setelah proses pemijahan selesai induk dipindahkan ke kolam lain; 3. tujuh hari setelah pemijahan ijuk ini dibuka kemudian sekitar 2-3 minggu setelah itu dapat dipanen benih-benih ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Cara rancapaku:&lt;br /&gt;luas kolam pemijahan 25-30 meter persegi, dasar kolam sedikit berlumpur, kolam dikeringkan lalu diisi air pada pagi hari, induk dimasukan pada sore hari; kolam pemijahan merupakan kolam&lt;br /&gt;penetasan, batas pematang antara terbuat dari batu;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. disediakan rumput kering untuk menepelkan telur, rumput disebar merata di seluruh permukaan air kolam dan dibatasi pematang antara dari tanah;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. setelah proses pemijahan selesai induk tetap di kolam pemijahan.;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. setelah benih ikan kuat maka akan berpindah tempat melalui sela bebatuan, setelah 3 minggu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;maka benih dapat dipanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara sumatera:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;luas kolam pemijahan 5 meter persegi, dasar kolam sedikit berlumpur, kolam dikeringkan lalu diisi air pada pagi hari, induk dimasukan pada sore hari; kolam pemijahan merupakan kolam penetasan;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. disediakan injuk untuk menepelkan telur, ijuk ditebar di permukaan air;&lt;br /&gt;2. setelah proses pemijahan selesai induk dipindahkan ke kolam lain;&lt;br /&gt;3. setelah benih berumur 5 hari lalu pindahkan ke kolam pendederan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara dubish:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;luas kolam pemijahan 25-50 meter persegi, dibuat parit keliling dengan lebar 60 cm dalam 35 cm, kolam dikeringkan lalu diisi air pada pagi hari, induk dimasukan pada sore hari; kolam pemijahan merupakan kolam penetasan;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. sebagai media penempel telur digunakan tanaman hidup seperti Cynodon dactylon setinggi 40 cm;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. setelah proses pemijahan selesai induk dipindahkan ke kolam lain;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;3. setelah benih berumur 5 hari lalu pindahkan ke kolam pendederan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara hofer:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sama seperti cara dubish hanya tidak ada parit dan tanaman Cynodon dactylon dipasang di depan pintu pemasukan air.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. Sistim kawin suntik&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada sisitim ini induk baik jantan maupun betina yang matang bertelur dirangsang untuk memijah setelah penyuntikan ekstrak kelenjar hyphofise ke dalam tubuh ikan. Kelenjar hyphofise diperoleh dari kepala ikan donor (berada dilekukan tulang tengkorak di bawah otak besar). Setelah suntikan dilakukan dua kali, dalam tempo 6 jam induk akan terangsang melakukan pemijahan. Sistim ini memerlukan biaya yang tinggi, sarana yang lengkap dan perawatan yang intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pembenihan/Pemijahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemijahan ikan mas:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dasar kolam tidak berlumpur, tidak bercadas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Air tidak terlalu keruh; kadar oksigen dalam air cukup; debit air cukup; dan suhu berkisar 25 derajat C.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2. Diperlukan bahan penempel telur seperti ijuk atau tanaman air.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Jumlah induk yang disebar tergantung dari luas kolam, sebagai patokan seekor induk berat 1 kg memerlukan kolam seluas 5 meter persegi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Pemberian makanan dengan kandungan protein 25%. Untuk pellet diberikan secara teratur 2 kali sehari (pagi dan sore hari)dengan takaran 2-4% dari jumlah berat induk ikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;4. Pemeliharaan Bibit/Pendederan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendederan atau pemeliharaan anak ikan mas dilakukan setelah telur telur hasil pemijahan menetas. Kegiatan ini dilakukan pada kolam pendederan (luas 200-500 meter persegi) yang sudah siap menerima anak ikan dimana kolam tersebut dikeringkan terlebih dahulu serta dibersihkan dari ikan-ikan liar. Kolam diberi kapur dan dipupuk sesuai ketentuan. Begitu pula dengan pemberian pakan untuk bibit diseuaikan dengan ketentuan. Pendederan ikan mas dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahap I: umur benih yang disebar sekitar 5-7 hari(ukuran1-1,5 cm); jumlah benih yang disebar=100-200 ekor/meter persegi; lama pemeliharaan 1 bulan; ukuran benih menjadi 2-3 cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahap II: umur benih setelah tahap I selesai; jumlah benih yang disebar=50-75 ekor/meter persegi; lama pemeliharaan 1 bulan; ukuran benih menjadi 3-5 cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahap III: umur benih setelah tahap II selesai; jumlah benih yang disebar=25-50 ekor/meter persegi; lama pemeliharaan 1 bulan; ukuran benih menjadi 5-8 cm; perlu penambahan makanan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;berupa dedak halus 3-5% dari jumlah bobot benih.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahap IV: umur benih setelah tahap III selesai; jumlah benih yang disebar=3-5 ekor/meter persegi; lama pemeliharaan 1 bulan; ukuran benih menjadi 8-12 cm; perlu penambahan makanan berupa dedak halus 3-5% dari jumlah bobot benih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Perlakuan dan Perawatan Bibit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila benih belum mencapai ukuran 100 gram, maka benih diberi pakan pelet 2 mm sebanyak 3 kali bobot total benih yang diberikan 4 kali sehari selama 3 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pemeliharaan Pembesaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemeliharaan pembesaran dapat dilakukan secara polikultur maupun monokultur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. Polikultur&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ikan mas 50%, ikan tawes 20%, dan mujair 30%, atau 1. ikan mas 50%, ikan gurame 20% dan ikan mujair 30%.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2. Monokultur&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemeliharaan sistem ini merupakan pemeliharaan terbaik dibandingkan dengan polikultur dan pada sistem ini dilakukan pemisahan antara induk jantan dan betina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemupukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemupukan dengan kotoran kandang (ayam) sebanyak 250-500 gram/m 2 , TSP 10 gram/m 2 , Urea 10 gram/m 2 , kapur 25-100 gram/m 2 . Setelah itu kolam diisi air 39\0-40 cm. Biarkan 5-7 hari. Dua hari setelah pengisian air, kolam disemprot dengan insektisida organophosphat seperti Sumithion 60 EC, Basudin 60 EC dengan dosis 2-4 ppm. Tujuannya untuk memberantas serangga dan udang-udangan yang memangsa rotifera. Setelah 7 hari kemudian, air ditinggikan sekitar 60 cm. Padat penebaran ikan tergantung pemeliharaannya. Jika hanya mengandalkan pakan alami dan dedak, maka padat penebaran adalah 100-200 ekor/m 2 , sedangkan bila diberi pakan pellet, maka penebaran adalah 300-400 ekor/m 2 (benih lepas hapa). Penebaran dilakukan pada pagi/sore hari saat suhu rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemberian Pakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pembenihan secara intensif biasanya diutamakan pemberian pakan buatan. Pakan yang berkualitas baik mengandung zat-zat makanan yang cukup, yaitu protein yang mengandung asam amino esensial, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Perawatan larva dalam hapa sekitar 4-5 hari. Setelah larva tidak menempel pada kakaban (3-4 hari kemudian) kakaban diangkat dan dibersihkan. Pemberian pakan untuk larva, 1 butir kuning telur rebus untuk 100.000 ekor/hari. Caranya kuning telur dibuat suspensi (1/4 liter air untuk 1 butir), kuning telur diremas dalam kain kemudian diberikan pada benih, perawatan 5-7 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemeliharaan Kolam/Tambak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam hal pemeliharaan ikan mas yang tidak boleh terabaikan adalah menjaga kondisi perairan agar kualitas air cukup stabil dan bersih serta tidak tercemari/teracuni oleh zat beracun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HAMA DAN PENYAKIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bebeasan (Notonecta)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbahaya bagi benih karena sengatannya. Pengendalian: menuangkan minyak tanah ke permukaan air 500 cc/100 meter persegi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2. Ucrit (Larva cybister)&lt;br /&gt;Menjepit badan ikan dengan taringnya hingga robek. Pengendalian: sulit diberantas; hindari bahan organik menumpuk di sekitar kolam.&lt;br /&gt;3. Kodok&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makan telur telur ikan. Pengendalian: sering membuang telur yang mengapung; menagkap dan membuang hidup-hidup.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;4. Ular&lt;br /&gt;Menyerang benih dan ikan kecil. Pengendalian: lakukan penangkapan; pemagaran kolam.&lt;br /&gt;5. Lingsang&lt;br /&gt;Memakan ikan pada malam hari. Pengendalian:pasang jebakan berumpun.&lt;br /&gt;6. Burung&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memakan benih yang berwarna menyala seperti merah, kuning. Pengendalian: diberi penghalang bambu agar supaya sulit menerkam; diberi rumbai-rumbai atau tali penghalang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;7. Ikan gabus&lt;br /&gt;Memangsa ikan kecil. Pengendalian:pintu masukan air diberi saringan atau dibuat bak filter.&lt;br /&gt;8. Belut dan kepiting&lt;br /&gt;Pengendalian: lakukan penangkapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bintik merah (White spot)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala: pada bagian tubuh (kepala, insang, sirip) tampak bintik-bintik putih, pada infeksi berat terlihat jelas lapisan putih, menggosok-gosokkan badannya pada benda yang ada disekitarnya dan berenang sangat lemah serta sering muncul di permukaan air. Pengendalian: direndam dalam larutan Methylene blue 1% (1 gram dalam 100 cc air) larutan ini diambil 2-4 cc dicampur 4 liter air selama 24 jam dan Direndam dalam garam dapur NaCl selama 10 menit, dosis 1-3&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;gram/100 cc air.&lt;br /&gt;2. Bengkak insang dan badan ( Myxosporesis)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala: tutup insang selalu terbuka oleh bintik kemerahan, bagian punggung terjadi pendarahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pengendalian; pengeringan kolam secara total, ditabur kapur tohon 200 gram/m 2 , biarkan selama 1-2 minggu.&lt;br /&gt;3. Cacing insang, sirip, kulit (Dactypogyrus dan girodactylogyrus)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala: ikan tampak kurus, sisik kusam, sirip ekor kadang-kadang rontok, ikan menggosok-gosokkan badannya pada benda keras disekitarnya, terjadi pendarahan dan menebal pada insang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pengendalian:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. direndan dalam larutan formalin 250 gram/m3 selama 15 menit dan direndam dalam Methylene blue 3 gram/m3 selama 24 jam;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2. hindari penebaran ikan yang berlebihan.&lt;br /&gt;4. Kutu ikan (argulosis)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala: benih dan induk menjadi kurus, karena dihisap darahnya. Bagian kulit, sirip dan insang terlihat jelas adanya bercak merah (hemorrtage).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pengendalian:&lt;br /&gt;1. ikan yang terinfeksi direndan dalam garam dapur 20 gram/liter air&lt;br /&gt;selama 15 menit dan direndam larutan PK 10 ppm (10 ml/m3) selama 30 menit;&lt;br /&gt;2. dengan pengeringan kolam hingga retak-retak.&lt;br /&gt;5. Jamur (Saprolegniasis)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyerang bagian kepala, tutup insang, sirip dan bagian yang lainnya. Gejala: tubuh yang diserang tampak seperti kapas. Telur yang terserang jamur, terlihat benang halus seperti kapas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengendalian: direndam dalam larutan Malactile green oxalat (MGO) dosis 3 gram/m3 selama 30 menit; telur yang terserang direndam dengan MGO 2-3 gram/m3 selama 1 jam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;6. Gatal (Trichodiniasis)&lt;br /&gt;Menyerang benih ikan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala: gerakan lamban; suka menggosok-gosokan badan pada sisi kolam/aquarium. Pengendalian: rendam selam 15 menit dalam larutan formalin 150-200 ppm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;7. Bakteri psedomonas flurescens&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyakit yang sangat ganas. Gejala: pendarahan dan bobok pada kulit; sirip ekor terkikis. Pengendalian: pemberian pakan yang dicampur oxytetracycline 25-30 mg/kg ikan atau sulafamerazine 200mg/kg ikan selama 7 hari berturutturut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;8. Bakteri aeromonas punctata&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyakit yang sangat ganas. Gejala: warna badan suram, tidak cerah; kulit kesat dan melepuh; cara bernafas mengap-mengap; kantong empedu gembung; pendarahan dalam organ hati dan ginjal. Pengendalian: penyuntikan chloramphenicol 10-15 mg/kg ikan atau streptomycin 80-100 mg/kg ikan; pakan dicampur terramicine 50 mg/kg ikan selama 7 hari berturut-turut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum hal-hal yang dilakukan untuk dapat mencegah timbulnya penyakit dan  hama pada budidaya ikan mas:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. Pengeringan dasar kolam secara teratur setiap selesai panen.&lt;br /&gt;2. Pemeliharaan ikan yang benar-benar bebas penyakit.&lt;br /&gt;3. Hindari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Sistem pemasukan air yang ideal adalah paralel, tiap kolam diberi satu pintu pemasukan air.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;5. Pemberian pakan cukup, baik kualitas maupun kuantitasnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Penanganan saat panen atau pemindahan benih hendaknya dilakukan secara hati-hati dan benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Binatang seperti burung, siput, ikan seribu (lebistus reticulatus peters) sebagai pembawa penyakit jangan dibiarkan masuk ke areal perkolaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PANEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Pemanenan Benih&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum dilakukan pemanenan benih ikan, terlebih dahulu dipersiapkan alat-alat tangkap dan sarana perlengkapannya. Beberapa alat tangkap dan sarana yang disiapkan diantaranya keramba, ember biasa, ember lebar, seser halus sebagai alat tangkap benih, jaring atau hapa sebagai penyimpanan benih sementara, saringan yang digunakan untuk mengeluarkan air dari kolam agar benih ikan tidak terbawa arus, dan bak-bak penampungan yang berisi air bersih untuk penyimpanan benih hasil panen. Panen benih ikan dimulai pagi-pagi, yaitu antara jam 04.00–05.00 pagi dan sebaiknya berakhir tidak lebih dari jam 09.00 pagi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terik matahari yang dapat mengganggu benih ikan kesehatan tersebut. Pemanenan dilakukan mula-mula dengan menyurutkan air kolam pendederan sekitar pkul 04.00 atau 05.00 pagi secara perlahan-lahan agar ikan tidak stres akibat tekanan air yang berubah secara mendadak. Setelah air surut benih mulai ditangkap dengan seser halus atau jaring dan ditampung dalam ember atau keramba. Benih dapat dipanen setelah dipelihara selama 21 hari. Panenan yang dapat diperoleh dapat mencapai 70-80% dengan ukuran benih antara 8-12 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2. Cara Perhitungan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benih Untuk mengetahui benih ikan hasil panenan yang disimpan dalam bak penyimpanan maka sebelum dijual, terlebih dahulu dihitung jumlahnya. Cara menghitung benih umumnya dengan memakai takaran, yaitu dengan menggunakan sendok untuk larva dan kebul, cawan untuk menghitung putihan, dan dihitung per ekor untuk benih ukuran glondongan. Penghitungan benih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;biasanya dengan cara:&lt;br /&gt;1. Penghitungan dengan sendok.&lt;br /&gt;2. Penghitungan dengan mangkok.&lt;br /&gt;3. Pembersihan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada umumnya, dasar kolam pendederan sudah dirancang miring dan ada saluran di tengah kolam, selain itu pada dasar kolam tersebut ada bagian yang lebih dalam dengan ukuran 1-2 meter persegi sehingga ketika air menyurut, maka benih ikan akan mengumpul di bagian kolam yang dalam tersebut. Benih ikan lalu ditangkap sampai habis dan tidak ada yang ketinggalan dalam kolam. Benih ikan tersebut semuanya disimpan dalam bak-bak penampungan yang telah disiapkan. 4. Pemanenan Hasil Pembesaran Untuk menangkap/memanen ikan hasil pembesaran umumnya dilakukan panen total. Umur ikan mas yang dipanen berkisar antara 3-4 bulan dengan berat berkisar antara 400-600 gram/ekor. Panen total dilakukan dengan cara mengeringkan kolam, hingga ketinggian air tinggal 10-20 cm. Petak pemanenan / petak penangkapan dibuat seluas 2 meter persegi di depan pintu pengeluaran (monnik), sehingga memudahkan dalam penangkapan ikan. Pemanenan dilakukan pagi hari saat keadaan tidak panas dengan menggunakan waring atau scoopnet yang halus. Lakukan pemanenan secepatnya dan hati-hati untuk menghindari lukanya ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PASCAPANEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penanganan pascapanen ikan mas dapat dilakukan dengan cara penanganan ikan hidup maupun ikan segar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Penanganan ikan hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adakalanya ikan konsumsi ini akan lebih mahal harganya bila dijual dalam keadaan hidup. Hal yang perlu diperhatikan agar ikan tersebut sampai ke konsumen dalam keadaan hidup, segar dan sehat antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. Dalam pengangkutan gunakan air yang bersuhu rendah sekitar 20 derajat C.&lt;br /&gt;2. Waktu pengangkutan hendaknya pada pagi hari atau sore hari.&lt;br /&gt;3. Jumlah kepadatan ikan dalam alat pengangkutan tidak terlalu padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Penanganan ikan segar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan segar mas merupakan produk yang cepat turun kualitasnya. Hal yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan kesegaran antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. Penangkapan harus dilakukan hati-hati agar ikan-ikan tidak luka.&lt;br /&gt;2. Sebelum dikemas, ikan harus dicuci agar bersih dan lendir.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Wadah pengangkut harus bersih dan tertutup. Untuk pengangkutan jarak dekat (2 jam perjalanan), dapat digunakan keranjang yang dilapisi dengan daun pisang/plastik. Untuk pengangkutan jarak jauh digunakan kotak dan seng atau fiberglass. Kapasitas kotak maksimum 50 kg dengan tinggi kotak maksimum 50 cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Ikan diletakkan di dalam wadah yang diberi es dengan suhu 6-7 derajat C. Gunakan es berupa potongan kecil-kecil (es curai) dengan erbandingan jumlah es dan ikan=1:1. Dasar kotak dilapisi es setebal 4-5 cm. Kemudian ikan disusun di atas lapisan es ini setebal 5-10 cm, lalu disusul lapisan es lagi dan seterusnya. Antara ikan dengan dinding kotak diberi es, demikian juga antara ikan dengan penutup kotak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Sedangkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hal-hal yang perlu diperhatikan&lt;/span&gt; dalam pananganan benih adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Benih ikan harus dipilih yang sehat yaitu bebas dari penyakit, parasit dan tidak cacat. Setelah itu, benih ikan baru dimasukkan ke dalam kantong plastik (sistem tertutup) atau keramba (sistem terbuka).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Air yang dipakai media pengangkutan harus bersih, sehat, bebas hama dan penyakit serta bahan organik lainya. Sebagai contoh dapat digunakan air sumur yang telah diaerasi semalam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Sebelum diangkut benih ikan harus diberok dahulu selama beberapa hari. Gunakan tempat pemberokan berupa bak yang berisi air bersih dan dengan aerasi yang baik. Bak pemberokan dapat dibuat dengan ukuran 1 m x 1 m atau 2 m x 0,5 m. Dengan ukuran tersebut, bak pemberokan dapat menampung benih ikan mas sejumlah 5000–6000 ekor dengan ukuran 3-5 cm. Jumlah benih dalam pemberokan harus disesuaikan dengan ukuran benihnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;4. Berdasarkan lama/jarak pengiriman, sistem pengangkutan benih terbagi  menjadi dua bagian, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sistem terbuka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dilakukan untuk mengangkut benih dalam jarak dekat atau tidak memerlukan waktu yang lama. Alat pengangkut berupa keramba. Setiap keramba dapat diisi air bersih 15 liter dan dapat untuk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;mengangkut sekitar 5000 ekor benih ukuran 3-5 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sistem tertutup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dilakukan untuk pengangkutan benih jarak jauh yang memerlukan waktu lebih dari 4-5 jam, menggunakan kantong plastik. Volume media pengangkutan terdiri dari air bersih 5 liter yang diberi buffer Na2(hpo)4.H2O sebanyak 9 gram. Cara pengemasan benih ikan yang diangkut dengan kantong plastik:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;1. masukkan air bersih ke dalam kantong plastik kemudian benih;&lt;br /&gt;2. hilangkan udara dengan menekan kantong plastik ke permukaan air;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. alirkan oksigen dari tabung dialirkan ke kantong plastik sebanyak 2/3 volume keseluruhan rongga (air:oksigen=1:2);&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;4. kantong plastik lalu diikat.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. kantong plastik dimasukkan ke dalam dos dengan posisi membujur atau ditidurkan. Dos yang berukuran panjang 0,50 m, lebar 0,35 m, dan tinggi 0,50 m dapat diisi 2 buah kantong plastik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah benih sampai di tempat tujuan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Siapkan larutan tetrasiklin 25 ppm dalam waskom (1 kapsul tertasiklin dalam 10 liter air bersih).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Buka kantong plastik, tambahkan air bersih yang berasal dari kolam setempat sedikit demi sedikit agar perubahan suhu air dalam kantong plastik terjadi perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;3. Pindahkan benih ikan ke waskom yang berisi larutan tetrasiklin selama 1- 2 menit.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Masukan benih ikan ke dalam bak pemberokan. Dalam bak pemberokan benih ikan diberi pakan secukupnya. Selain itu, dilakukan pengobatan dengan tetrasiklin 25 ppm selama 3 hari berturut-turut. Selain tetrsikli dapat juga digunakan obat lain seperti KMNO4 sebanyak 20 ppm atau formalin sebanyak 4% selama 3-5 menit.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;5. Setelah 1 minggu dikarantina, tebar benih ikan di kolam budidaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-2119500244549058675?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/2119500244549058675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/budidaya-ikan-mas.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2119500244549058675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2119500244549058675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/budidaya-ikan-mas.html' title='Budidaya Ikan Mas'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SeDfLB07_pI/AAAAAAAAAlU/xBEde2EAeKU/s72-c/Ikan+Mas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4073930611349052375</id><published>2009-04-12T01:08:00.003+07:00</published><updated>2009-04-12T01:13:19.102+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Ikan'/><title type='text'>INFEKSI PARASIT HIRUDINEA PADA INDUK IKAN KERAPU LUMPUR, Epinephelus bleekeri DAN KERAPU BATIK, Epinephelus polyphekadion SERTA UPAYA PENANGGULANGANNY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SeDdXXl_ldI/AAAAAAAAAlM/slV5rpHGZP8/s1600-h/Kerapu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 192px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SeDdXXl_ldI/AAAAAAAAAlM/slV5rpHGZP8/s400/Kerapu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323498153092027858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pemeliharaan induk ikan kerapu lumpur, Epinephelus bleekeri dan induk ikan kerapu batik, Epinephelus polyphekadion di hatchery sekitar Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut Gondol, Bali antara bulan Mei dan Juni 2006 terjadi serangan infeksi parasit dan diidentifikasi sebagai parasit Hirudinea. Hirudinea adalah suatu parasit sejenis lintah pada ikan laut yang bersirip dengan patogenitas rendah, namun infeksi berat dapat memicu infeksi sekunder bakteri &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sehingga menimbulkan kematian. Ikan yang terinfeksi parasit ini memperlihatkan gejala klinis dengan gerakan berenang lamban di permukaan air, ratusan parasit terlihat menempel pada tubuh, sirip, tutup insang dan rongga mulut, luka mekanik dari parasit ini dapat menimbulkan hemoragis. Upaya penanggulangan serangan infeksi parasit ini dapat dilakukan dengan perendaman ikan sakit dalam larutan 0,8-1,6 ppm Trichlorfon 97% atau 200-250 ppm formalin selama 1 jam dengan kombinasi antibiotik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4073930611349052375?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4073930611349052375/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/infeksi-parasit-hirudinea-pada-induk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4073930611349052375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4073930611349052375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/04/infeksi-parasit-hirudinea-pada-induk.html' title='INFEKSI PARASIT HIRUDINEA PADA INDUK IKAN KERAPU LUMPUR, Epinephelus bleekeri DAN KERAPU BATIK, Epinephelus polyphekadion SERTA UPAYA PENANGGULANGANNY'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SeDdXXl_ldI/AAAAAAAAAlM/slV5rpHGZP8/s72-c/Kerapu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-7797999225418871654</id><published>2009-03-24T21:18:00.001+07:00</published><updated>2009-03-24T21:46:33.172+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aneh Tapi Nyata'/><title type='text'>Hari Selasa Yang Apes</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apes banget nasib ku hari ini, pagi-pagi dah kena semprot ma bos gede gara-garanya mang seh salah aku sendiri yang belum booking tempat buat rapat hari Jumat. Padahal kan juga masih ada tempat laen yang bisa digunain rapat. Tapi apalah daya, namanya juga anak buah, nurut aja dech asal prinsipku dia marahinnya ga ampe keterlaluan aja. Aku masang muka berlipet2 ruwet kayak triplek yang mo diangkut ke bak sampah, pokoe ga enak dech dilihat. Biar Bos tau kalo masalah kecil kaya gitu ga usah diperbesar.. lagi2 karna dia berkuasa....&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siangnya ada traktiran makan, kebetulan Direkturku mo nraktir semua karyawannya. Akupun langsung daftar ke mas giyarno si tukang ngitung karyawan buat di jatah satu satu Nasi Goreng GM. Kebetulan banget dompet sudah meronta ronta pengen diisi, maklum tanggal dah terlalu tua dan sekarang ada traktiran lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, Nasi Goreng GM sudah dateng, maka bergerombollah karyawan buat ngedapetin jatahnya masing masing. Ternyata apes lagi gue... mas giyarno si juru hitung salah perkiraan. ada 3 orang yang ga dapet jatah... Apes..apess.. mana perut juga dah laper lagi...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-7797999225418871654?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/7797999225418871654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/hari-selasa-yang-apes.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7797999225418871654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7797999225418871654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/hari-selasa-yang-apes.html' title='Hari Selasa Yang Apes'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-5431262982356705992</id><published>2009-03-16T19:23:00.003+07:00</published><updated>2009-03-16T21:39:10.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Lobster Air Tawar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sb5kdxcOr7I/AAAAAAAAAks/NVjXuaN1Pcg/s1600-h/Lobster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 172px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sb5kdxcOr7I/AAAAAAAAAks/NVjXuaN1Pcg/s400/Lobster.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313795072994488242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. PENGANTAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Permintaan pasar lobster air tawar di dalam negeri bisa dikatakan cukup tinggi. Hal ini disebabkan belum banyak yang mengetahui keberadaan lobster air tawar. Kebanyakan orang hanya mengetahui lobster air laut yang ditangkap oleh nelayan. Produksi domestik lobster air tawar belum dapat memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini disebabkan belum banyak petani yang menggeluti budidaya lobster air tawar. Lobster air tawar tidak membutuhkan perawatan secara intensif. Pembudidayaannya juga relatif mudah jika dibandingkan dengan sesama jenis udang lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. FAKTOR TEKNIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Faktor teknis yang perlu diperhatikan budidaya lobster air tawar,antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Air yang bisa digunakan adalah air sumur, air PAM. Jika menggunakan air PAM sebaiknya air kolam tersebut diaerasi kuat selama 1 hari penuh untuk menghilangkan kadar clorin atau kaporit. Jika masih berbau kaporit atau klorin, masukkan. Natrium tio sulfat (Na S O ) dengan dosis 1 kristal untuk 30 liter air.Adapun kualitas air yang dibutuhkan adalah pH 7-8, suhu 20 30 C, tingkat kandungan O terlarut minimal 3,5 ppm dan CO maksimal 10 ppm&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bak Pemeliharaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Merupakan tempat pemeliharaan untuk pembesaran. Luas kolam disesuaikan dengan lahan yang tersedia, bahkan kolam yang terlalu luas akan sulit untuk mengontrolnya terutama jika ada lobster yang molting.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pipa Paralon atau Roster&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Merupakan tempat persembunyian lobster air tawar dan berlindung dari sinar cahaya yang berlebihan. Jumlah pipa paralon yang dibutuhkan minimal sama dengan jumlah lobster yang akan ditebar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Aerator&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aerator berfungsi untuk menambah jumlah O terlarut dalam air, sehingga lobster akan tetap sehat dan tidak mudah stres.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pelindung (Atap) dari Plastik atau Terpal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berfungsi untuk menjaga kondisi air tetap jernih. Jika air kolam terkena sinar matahari akan menyebabkan lumut pada kolam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. PENEBARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lobster air tawar dibesarkan dalam kolam mulai ukuran 1,5 2 inch (4 -5 cm) dengan padat tebar sekitar 50 60 ekor/m serta ketinggian air 25 cm. Lobster yang akan ditebar diaklimatisasi terlebih dahulu dengan cara meletakkan lobster beserta tempatnya (kantong plastik) sampai kantong tersebut mengembun. Kantong dibuka dan biarkan lobster keluar perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. PEMBERIAN PAKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemberian pakan pada benih lobster berupa pellet serta diberi tambahan pakan alami seperti ketela, kecambah, keong mas, kentang, bekicot, kubis, wortel, cacing sutera atau cacing merah. Pakan diberikan tiga kali sehari, pagi jam 06.00, siang jam 14.00 dan sore hari jam 18.00, jumlah pakan yang diberikan disesuaikan dengan jumlah benih yang ada serta kemampuan benih dalam mengkonsumsi pakan yang diberikan, sebagai gambaran lobster dewasa, membutuhkan pakan sekitar 1,5% dari berat tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. PENGURASAN DAN PENGGANTIAN AIR BAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengurasan dan penggantian air sangat penting karena sisa pakan dan kotoran benih mengandung kadar amoniak yang tinggi sehingga bila tidak dibuang dapat mengakibatkan lobster stress dan nafsu makan berkurang akhirnya lobster akan mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 6. PENCEGAHAN HAMA DAN PENYAKIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang belum ditemukan satu pun jenis penyakit yang menyerang lobster, namun demikan pembudidaya harus tetap waspada karena penyakit muncul karena jarang sekali pergantian air sehingga akan muncul penyakit baru. Hewan yang harus diwaspadai adalah tikus, ular dan kucing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. PEMANENAN LOBSTER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemanenan lobster dari bak pembesaran dibedakan menjadi dua, yaitu pemanenan lobster untuk konsumsi dan pemanenan lobster untuk calon induk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemanenan Lobster Untuk Konsumsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lobster mulai bisa dipanen pada umur 6 7 bulan atau mencapai ukuran 90 100 gram/ekor atau size 10 12 ekor/kg. Sedangkan untuk pasar ekspor, ukuran yang diminta adalah 150 200 gram/ekor atau 5 7 ekor/kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemanenan Lobster Untuk Induk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Biasanya pemanenan ini dilakukan lebih cepat bila dibandingkan dengan pemanenan lobster untuk konsumsi. Pemanenan dilakukan mulai umur 3 4 bulan, dengan cara memperhatikan satu per satu anakan lobster yang pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan lainnya, yang kemudian dipindah di akuarium calon indukan, dengan batasan 5 10 % yang boleh dipanen untuk calon induk dari jumlah keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. ANALISA USAHA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa asumsi yang digunakan dalam menghitung biaya dan pendapatan dalam usaha pembesaran lobster air tawar :&lt;br /&gt;Lama budidaya sekitar satu tahun dengan panen 2 kali&lt;br /&gt;Harga beli benih lobster Rp. 2.500,-&lt;br /&gt;Tingkat kematian 20% (SR = 80%)&lt;br /&gt;Harga jual lobster konsumsi Rp. 100.000,- /kg&lt;br /&gt;Biaya investasi dengan bunga20% per tahun&lt;br /&gt;Ukuran kolam dari terpal 3 x 3 x 0,5msebanyak 6bh&lt;br /&gt;Benih yang dibutuhkan 300 ekor/kolam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Investasi&lt;br /&gt;Bak kolam 6bh x @Rp.500.000,- =Rp. 2.500.000,-&lt;br /&gt;Pompa 2 bh x @Rp. 300.000,- =Rp. 600.000,-&lt;br /&gt;Paralon 30 btg x @Rp. 10.000,- =Rp. 3.000.000,-&lt;br /&gt;Peralatan lainnya =Rp. 300.000,-&lt;br /&gt;Jumlah =Rp. 6.400.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Operasional&lt;br /&gt;Benih 300 ekor, 6 bak 2 kali budidaya 300 x 6 x 2 x Rp. 2.500,- =Rp. 9.000.000,-&lt;br /&gt;Pakan 1 thn 400kg x @Rp.10.000,- =Rp. 4.000.000,-&lt;br /&gt;Listrik =Rp. 600.000,-&lt;br /&gt;Perawatan alat =Rp. 300.000,-&lt;br /&gt;Bunga Bank 20% =Rp. 1.280.000,-&lt;br /&gt;Lain - lain =Rp. 500.000,-&lt;br /&gt;Jumlah =Rp. 15.680.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerimaan&lt;br /&gt;Total lobster yang akan dipanen 80% x 3600 benih 2880 ekor dengan asumsi 1kg isi 10 ekor 288kg x Rp.100.000,- x 2panen =Rp. 57.600.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan&lt;br /&gt;Penerimaan -Total biaya operasional = Rp. 41.920.000,-&lt;br /&gt;Pendapatan Perbulan = Rp. 3.490.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Return Cash Ratio (R/C)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RC=(total penerimaan)/(total biaya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RC=(Rp.41.920.000,-)/(Rp.15.680.000,-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 2,67&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-5431262982356705992?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/5431262982356705992/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/budidaya-lobster-air-tawar.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5431262982356705992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5431262982356705992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/budidaya-lobster-air-tawar.html' title='Budidaya Lobster Air Tawar'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sb5kdxcOr7I/AAAAAAAAAks/NVjXuaN1Pcg/s72-c/Lobster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3177195312709057813</id><published>2009-03-11T12:18:00.002+07:00</published><updated>2009-03-11T12:22:35.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspor Perikanan'/><title type='text'>Pasar UE Tolak Ikan Hasil IUU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terhitung 1 Januari 2010 UE tolak produk perikanan hasil praktek-praktek Illegal Fishing melalui aturan Catch Certification.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perang terhadap IUU (Illegal, Unreported, Unregulated) Fishing tidak hanya diteriakkan oleh negara-negara yang menjadi ‘korban’ dari praktek penangkapan ilegal, tetapi juga diserukan oleh komisi Uni Eropa (UE). Terhitung mulai 1 Januari 2010, komisi UE akan memberlakukan sebuah peraturan baru, akan menolak semua produk perikanan yang ditangkap melalui praktek-praktek Illegal Fishing. Dengan kata lain, hanya produk perikanan yang ditangkap dengan cara-cara yang legal yang akan diperbolehkan masuk ke salah satu pasar produk perikanan terbesar di dunia ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Peraturan tersebut berlaku bagi semua negara yang mengekspor produk perikanannya ke pasar UE. Dan mereka juga sudah mensosialisasikan peraturan tersebut kepada kita (Indonesia – red),” ujar Aji Sularso, Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (P2SDKP), Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurutnya, peraturan baru yang dikeluarkan oleh komisi UE ini merupakan bentuk implementasi dari diberlakukannya traceability (sistem ketelusuran) bagi produk pangan, terutama untuk produk-produk perikanan yang dihasilkan melalui proses penangkapan. “Traceability tersebut diimplementasikan dalam sebuah peraturan yang disebut catch certification (sertifikasi hasil tangkapan). Sertifikat itulah yang akan digunakan sebagai jaminan bahwa ikan-ikan hasil tangkapan tersebut tidak diperoleh dengan cara-cara yang ilegal,” jelas Aji.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap ikan hasil tangkapan yang akan diekspor ke UE, harus tercatat secara rinci mulai dari lokasi penangkapannya sampai pada proses pengolahannya. “Teknisnya nanti akan ada beberapa formulir yang harus diisi dan dilengkapi oleh petugas pencatatan di kapal.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syarat lainnya, Aji menambahkan, setiap kapal penangkap yang akan mengekspor produknya ke pasar UE harus memiliki izin resmi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwewenang. “Jadi untuk kapal-kapal ikan yang tidak berizin tidak akan diperbolehkan untuk mengekspor produknya ke UE,” tegasnya. Hasil tangkapan yang tidak dilaporkan juga tidak akan diperbolehkan memasuki pasar UE.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain untuk menjamin traceability dari dari produk hasil tangkapan, diterbitkannya aturan tersebut juga bertujuan untuk menjaga kelestarian sumberdaya perikanan yang ada di lautan. Aturan itu sendiri akan resmi diberlakukan mulai 1 Januari 2010. “Selama tahun 2009, Indonesia diberi kesempatan oleh pihak UE untuk mensosialisasikan peraturan ini kepada seluruh stakeholders,” sebut Aji.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menguntungkan Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terbitnya aturan komisi UE yang menyatakan ‘perang’ terhadap produk-produk perikanan yang dihasilkan melalui praktek penangkapan ilegal, dinilai positif oleh Aji. Terlebih dengan status Indonesia yang sampai saat ini masih menjadi “korban” dari praktek-praktek Illegal Fishing. “Ini akan sangat menguntungkan bagi kita. Paling tidak peraturan tersebut bisa membantu kita dalam memberantas praktek-praktek Illegal Fishing di tanah air,” ujar Aji. Pendapat senada diungkapkan oleh Arief Satria, Direktur Riset dan Kajian Strategis Institut Pertanian Bogor (IPB). Menurutnya, gerakan anti IUU Fishing yang dilakukan oleh UE akan membawa berkah tersendiri bagi bangsa Indonesia. “Berkahnya adalah, karena wilayah laut Indonesia masih menjadi objek pencurian ikan,” demikian ditulis Arif Satria dalam sebuah artikel yang dimuat pada sebuah media massa. Aturan tersebut tentu akan berkorelasi positif terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam memberantas praktek Illegal Fishing. Dia juga mengakui, saat ini komisi UE memang yang paling gencar menyuarakan perang terhadap Illegal Fishing, karena 9% produk perikanan yang masuk ke wilayahnya berasal dari praktek-praktek IUU Fishing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak hanya berkorelasi positif terhadap upaya pemerintah dalam memberantas praktek Illegal Fishing, Aji menambahkan, peraturan yang dikeluarkan oleh UE ini juga akan memberikan keuntungan bagi industri penangkapan dan pengolahan ikan di tanah air. Pasalnya, aturan tersebut akan menghambat pemasaran bagi negara-negara produsen “ikan kaleng” yang menjadi pesaing Indonesia di pasar UE, seperti Thailand dan Filiphina.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Thailand dan Filiphina merupakan produsen ikan kaleng dan pengolah tuna terbesar. Mereka mengakui jika 70% dari bahan baku tersebut ditangkap dari perairan Indonesia. Baik secara legal maupun ilegal. Perusahaan pengolah yang menggunakan bahan baku ikan ilegal ini tak bakal bisa berkelit dari embargo UE. Dan ini merupakan peluang bagi industri pengolahan ikan Indonesia untuk mengisi kuota yang kosong tersebut,” jelas Aji.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peluang ini juga diakui oleh Eddy Yuwono, ketua Asosiasi Tuna Indonesia (ASTUIN) untuk wilayah Jakarta, “Dengan adanya aturan tersebut indusri penangkapan Indonesia memang diuntungkan, terutama bagi perusahaan yang menangkap dan menjual ikan cakalang ke pasar UE.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selengkapnya baca di Majalah Trobos edisi Februari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/newsmenus/335/di-pasar-ue-yang-ilegal-bakal-mental"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3177195312709057813?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3177195312709057813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/pasar-ue-tolak-ikan-hasil-iuu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3177195312709057813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3177195312709057813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/pasar-ue-tolak-ikan-hasil-iuu.html' title='Pasar UE Tolak Ikan Hasil IUU'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-271449937136531741</id><published>2009-02-15T16:43:00.000+07:00</published><updated>2009-06-17T10:49:56.247+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi Alumni'/><title type='text'>Alamat Email Cangkrukers</title><content type='html'>Berikut adalah daftar email arek arek agribisnis;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aminbasuki@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;ahdanhunaifi@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;alie@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;agusirawan@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;bambang@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;candrahermawan@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;ewank@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;didik@agribisnis.or.id&lt;div class="fullpost"&gt;metta@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;kartikachandra@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;ima@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;inul@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;puguh@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;nurilla@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;mugiyanto@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;wawanhadi@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;kustomo@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;yoyokmaryono@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;dwimugi@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;dwiaprilia@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;kanti@agribisnis.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara hanya ini yang terdaftar, jika ada arek arek yang mau daftar silahkan menghubungi Om Moderator. oh ya lupa, kalau gambar email disamping diklik maka akan muncul gambar seperti dibawah ini,, masukkan email account dan password. Password akan dikirimkan melalui sms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sg0-Pv3I59I/AAAAAAAAAoE/oebc_E56Qg8/s1600-h/contoh+email.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 179px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sg0-Pv3I59I/AAAAAAAAAoE/oebc_E56Qg8/s400/contoh+email.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335989573770602450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-271449937136531741?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/271449937136531741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/05/alamat-email-cangkrukers.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/271449937136531741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/271449937136531741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/05/alamat-email-cangkrukers.html' title='Alamat Email Cangkrukers'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/Sg0-Pv3I59I/AAAAAAAAAoE/oebc_E56Qg8/s72-c/contoh+email.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-100617669202932468</id><published>2009-02-13T09:56:00.000+07:00</published><updated>2009-02-13T10:00:02.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Perubahan Iklim Global Ancam Perikanan Kita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir-akhir ini hampir semua media massa di negeri ini memberitakan kondisi iklim yang tidak menentu. Tiap hari hujan lebat melanda Pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya. Gelombang laut yang tingginya berkisar 3-5 meter dan badai terjadi di Laut Jawa, Laut Cina Selatan, Banda, Flores dan perairan lainnya di Indonesia. Akibatnya, mengganggu arus pelayaran antar pulau di Indonesia dan nelayan takut melaut. Kapal dan perahu pun diparkir di tepi pantai. Berbagai ahli klimatologi mensinyalir kondisi alam ini akibat perubahan iklim global.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ancaman iklim global sudah menjadi kepedulian komunitas internasional. Berbagai kalangan sudah menggelar pelbagai pertemuan multilateral maupun regional untuk menghadapi ancaman itu. Terakhir, pertemuan Konferensi Perubahan Iklim Desember 2007 di Bali. Pertemuan World Ocean Conference (WOC) yang akan berlangsung 11-15 Mei 2009 di Manado juga mengagendakannya. Hal ini penting karena perubahan iklim global berdampak serius terhadap kehidupan nelayan tradisional di negeri ini. Setidaknya ada dua fenomena ekstrem terhadap lautan akibat perubahan iklim global yakni kenaikan suhu air laut dan permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenaikan suhu air laut, pertama, memengaruhi ekosistem terumbu karang yang menjadi fishing ground dan nursery ground ikan yang hidup di wilayah itu. Ikan-ikan yang hidup di daerah karang akan mengalami penurunan populasi. Hasil penelitian Ove Hoegh-Guldberg yang dipublikasikan di jurnal Science edisi Desember 2007 meramalkan bahwa akibat pemanasan global pada tahun 2050 akan mendegradasi 98 persen terumbu karang dan 50 persen biota laut. Bahkan, memprediksikan apabila suhu air laut naik 1,5 0C setiap tahunnya sampai 2050 akan memusnakan 98 persen terumbu karang di Great Barrier Reef, Australia. Barangkali nantinya di Indonesia kita tak akan lagi menikmati lobster, cumi-cumi dan rajungan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulau-pulau Tenggelam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, terputusnya rantai makanan. Gretchen Hofmann (2008), Profesor Biologi dari University of California, Santa Barbara menjustifikasi bahwa pemanasan global (peningkatan suhu dan keasaman) akan berdampak pada hilangnya rantai makanan yang berperan sebagai katastropik yakni organisme pteropoda. Dampak selanjutnya memengaruhi populasi ikan salmon, mackerel, herring, dan cod, karena organisme itu sebagai sumber makanannya. Sementara itu, kenaikan permukaan air laut berdampak luas terhadap aktivitas nelayan budi daya di wilayah pesisir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Naiknya permukaan laut akan menggenangi wilayah pesisir sehingga akan menghancurkan tambak-tambak ikan dan udang di Jawa, Aceh, Kalimantan dan Sulawesi (UNDP, 2007). Akibatnya, nelayan pembudi daya akan mengalami kerugian yang tak sedikit dan kehilangan sumber kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala ini sebetulnya sudah terjadi di kawasan Delta Mahakam Kalimantan Timur, walaupun perlu riset mendalam. Menurunnya produktivitas udang secara drastis di kawasan itu disinyalir salah satu penyebabnya adalah perubahan iklim global. Tak hanya itu, naiknya permukaan laut akan menghancurkan kawasan permukiman nelayan yang berlokasi di desa-desa pesisir. Terjadinya fenomena rob yang menggenangi pesisir Teluk Jakarta beberapa waktu lalu adalah fakta empiris. Dampak lanjutannya adalah mewabahnya penyakit menular jenis disentri atau tipes.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, perubahan iklim global juga menyebabkan cuaca yang tidak menentu dan gelombang laut yang tinggi disertai badai/angin topan. Di Maluku, misalnya, nelayan amat sulit memperkirakan waktu dan lokasi yang sesuai untuk menangkap ikan karena pola iklim yang berubah. Tak hanya itu, infrastruktur pedesaan pesisir akan mengalami kehancuran akibat hantaman gelombang maupun badai topan. Para ahli meramalkan pulau-pulau kecil di Pasifik maupun Karibia akan tenggelam akibat kenaikan permukaan laut yang terus meningkat dalam kurun waktu lama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini tak hanya menimbulkan problem demografi akibat kehilangan permukiman, melainkan juga akan memusnahkan spesies endemin di perairan sekitar pulau maupun yang hidup dalam pulau itu. Bahkan, infrastruktur ekonomi maupun sosial yang mendukung kehidupan nelayan akan mengalami hal yang sama (IPCC, 2007). Umpamanya, pelabuhan perikanan, cold strorage, dan kapal ikan. Akibatnya, nelayan penangkap maupun pembudi daya ikan di wilayah pesisir akan miskin selamanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diplomasi Iklim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyumbang terbesar dari perubahan iklim global yakni meningkatnya kadar karbon dioksida yang diproduksi oleh industri berbahan bakar fosil (migas dan batu bara), dan kendaraan bermotor. Industrialisasi berbahan bakar ini terutama terjadi di negara-negara maju yang memproduksi barang-barang konsumsi elektronik, dan makanan kaleng, senjata, industri berat dan kendaraan bermotor seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, China dan India. Mereka enggan menandatangani emisi penurunan karbon, sehingga membebankannya pada negara berkembang yang secara ekonomi morat-marit.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Negara berkembang umumnya memiliki sumber daya alam hutan dan lautan yang mampu memproduksi oksigen (udara bersih) dari proses fotosintesis. Hutan dan lautan yang memiliki terumbu karang mengikat karbon dalam proses serupa. Asumsinya, karbon dioksida yang dihasilkan negara maju akan berkurang. Padahal, siapa yang menjamin hal itu. Dalam konteks ini, negara maju mempraktikkan politik ”Bad Samaritan” atas sumber daya alam negara berkembang, meminjam istilah Ha-Joon Chang (2007).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bad Samaritan adalah negara maju mendapatkan keuntungan dari penderitaan negara berkembang yang ditekan untuk tak memanfaatkan sumber daya alamnya dengan dalih demi keberlanjutan ekologis maupun umat manusia. Padahal, negara maju sudah menjerat leher negara berkembang dengan utang maupun politik perdagangan bebas yang tidak adil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanya, negara berkembang semacam Indonesia yang memiliki nelayan sekitar 11 juta jiwa perlu melakukan ”politik diplomasi iklim” untuk menyelamatkan mereka dari tekanan negara maju yang menindas. Politik diplomasi itu adalah meminta negara maju agar menandatangani penurunan emisi gas rumah kaca dan mengurangi aktivitas industrialisasinya jika mau menyelamatkan bumi dan umat manusia. Jika tidak, negara-negara berkembang berhak menolak produk-produk negara maju yang diproduksi dari pabrik berbahan bakar fosil. Selain itu, tak perlu tunduk pada hegemoni negara maju untuk memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam (misalnya hutan, laut dan perikanan) karena mengandung unsur ketidakadilan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Momentum WOC, hemat saya merupakan ajang bagi Indonesia untuk melakukan ”politik diplomasi iklim” dengan negara maju agar 11 juta nelayan yang menangkap ikan di laut seluas 5,8 juta km persegi serta membudidayakan ikan dan udang dalam rentang garis pantai 81.000 km selamat. Jika tidak, Indonesia akan mengalami penjajahan ekologis (eco-colonialism) secara tragis. Sumber daya alamnya mengalami degradasi serius dibarengi kemiskinan nelayan akibat perubahan iklim yang bersumber dari ulah negara maju.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/news/989/perubahan-iklim-global-ancam-perikanan-kita"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-100617669202932468?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/100617669202932468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/perubahan-iklim-global-ancam-perikanan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/100617669202932468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/100617669202932468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/perubahan-iklim-global-ancam-perikanan.html' title='Perubahan Iklim Global Ancam Perikanan Kita'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-440883800560674586</id><published>2009-02-10T11:51:00.014+07:00</published><updated>2009-02-13T10:15:18.905+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cangkruk Di Sini'/><title type='text'>Kunjungan Om Moderator Ke Trenggalek dan Malang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya setelah hampir 3 tahun meninggalkan Malang, kesampean juga nyambangi temen-temen di Malang. Wah, suasana di tempatnya Bos Absen juga meriah. Banyak perubahan di masing-masing individu, ewank semakin subur dengan perutnya, bambank semakin cool dengan masih kental logat lomboknya, Ahdan juga semakin subur dengan pipi tembemnya.  Pokoknya banyak dari temen-temen sudah maju, maksudnya dah maju perutnya he..he.. yang tidak ketara perubahan fisiknya yo black, pancet ae...kuruuuuuusss seperti tak terurus...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEU75ILJkI/AAAAAAAAAjs/qy2XdiDGq2U/s1600-h/malang+33.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEU75ILJkI/AAAAAAAAAjs/qy2XdiDGq2U/s400/malang+33.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301041255571727938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah salah satu kekonyolan arek-arek, di Mall cuma numpang buang hajat trus kabuurrrrr, rame n seru dech pokoe, itu belom semuanya bisa ngumpul... apa lagi kalo bisa ngumpul semua n siratu gosip bisa dateng, wahhhhh... ga bisa terbayangkan serunya. Foto-fotonya kebanyakan foto yang di Malang, soale pas di Trenggalek fotonya banyak yang blur alias burem2, jadi ga bagus kalo di pajang. dan juga karna sang penganten juga sibuk ngurusi tamu dan kita ke asikan ngobrol jadi lali foto-fotonya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEU7zAPb4I/AAAAAAAAAjk/FNk1_T5wZYA/s1600-h/malang+32.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEU7zAPb4I/AAAAAAAAAjk/FNk1_T5wZYA/s400/malang+32.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301041253927841666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sekarang di Malang ada tempat belanja baru, namanya Mall Olympic Garden atau yang lebih sering di sebut MOG. Lumayan lah untuk konkow di sana, tapi memang masih sedikit tempat buat cangkrukan n sekedar ngopi. Nah Gambar di bawah ini ga asing lagi toh, karna sebelum lulus juga bangunan ni dah hampir jadi. Inilah MATOS "Malang Town Square", karna tempatnya berdekatan dengan kampus, so pasti rame banget mahasiswa yang sekedar mejeng atau keluyuran cari gebetan disini. Om Moderator juga sempet masuk cangkruk n ngopi disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEU7_TH2YI/AAAAAAAAAjc/oUPQ4f8euBc/s1600-h/malang+31.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEU7_TH2YI/AAAAAAAAAjc/oUPQ4f8euBc/s400/malang+31.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301041257228261762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQDbRGheI/AAAAAAAAAjU/XYhACSX6pxE/s1600-h/malang+30.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQDbRGheI/AAAAAAAAAjU/XYhACSX6pxE/s400/malang+30.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301035887436924386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gerbang jalan menuju Gedung Serba Guna Samanta Krida, sekarang ada gapuranya ker,,, kereennnn&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQDNxJi8I/AAAAAAAAAjM/SNLYzRSMXds/s1600-h/malang+29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQDNxJi8I/AAAAAAAAAjM/SNLYzRSMXds/s400/malang+29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301035883813243842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQDO5JWAI/AAAAAAAAAjE/_-f_sYriNg0/s1600-h/malang+28.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQDO5JWAI/AAAAAAAAAjE/_-f_sYriNg0/s400/malang+28.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301035884115220482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ini foto di depan lapangan rektorat, atau tepatnya di depan kampus POLTEK dulu. Ada tempat cangkruk disini, tapi sayang ga ada atapnya, jadi kalo siang yo puanasssss...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQDFmcHpI/AAAAAAAAAi8/35_Cg3m1XP4/s1600-h/malang+27.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQDFmcHpI/AAAAAAAAAi8/35_Cg3m1XP4/s400/malang+27.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301035881620840082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nah ini yang menjadi icon baru Universitas Brawijaya setelah Gedung Rektorat. Bentuknya unik dan sangat khas kota Malang alias banyak bunganya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQC85YPXI/AAAAAAAAAi0/r-89LBuq5YA/s1600-h/malang+26.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEQC85YPXI/AAAAAAAAAi0/r-89LBuq5YA/s400/malang+26.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301035879284358514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini hasil jepretan ewank, dia mencoba mulai belajar ilmu fotographi walaupun banyak yang menyayangkan keahliannya dalam bidang ini!! tapi dia tidak patah semangat mengarahkan objectnya untuk mengambil gambar. Hasilnya.... kalian bisa menilai sendiri he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOx37r--I/AAAAAAAAAis/2FIQb3Hrg3w/s1600-h/malang+25.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOx37r--I/AAAAAAAAAis/2FIQb3Hrg3w/s400/malang+25.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301034486382459874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOxnJ6SFI/AAAAAAAAAik/sItMfKxLnbs/s1600-h/malang+24.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOxnJ6SFI/AAAAAAAAAik/sItMfKxLnbs/s400/malang+24.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301034481878714450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Yang laen wes berpose ganteng2 malah yang satu enak2an ngabisin batatagor...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOxYYyABI/AAAAAAAAAic/be-ez5zM3kU/s1600-h/malang+23.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOxYYyABI/AAAAAAAAAic/be-ez5zM3kU/s400/malang+23.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301034477914554386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOxUALuVI/AAAAAAAAAiU/bqdCI3uvaV8/s1600-h/malang+22.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOxUALuVI/AAAAAAAAAiU/bqdCI3uvaV8/s400/malang+22.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301034476737640786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOxCu0YJI/AAAAAAAAAiM/bqN34x-DTCM/s1600-h/malang+21.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEOxCu0YJI/AAAAAAAAAiM/bqN34x-DTCM/s400/malang+21.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301034472101404818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Brawijaya ternyata indah euy.... suasananya enak buat belajar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUxILBYI/AAAAAAAAAiE/GMLj-iLN1t0/s1600-h/malang+20.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUxILBYI/AAAAAAAAAiE/GMLj-iLN1t0/s400/malang+20.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301032886827943298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUvN6MPI/AAAAAAAAAh8/x_DBcrrz8H8/s1600-h/malang+19.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUvN6MPI/AAAAAAAAAh8/x_DBcrrz8H8/s400/malang+19.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301032886315135218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUlZjXYI/AAAAAAAAAh0/Qabm8oTJMFI/s1600-h/malang+18.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUlZjXYI/AAAAAAAAAh0/Qabm8oTJMFI/s400/malang+18.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301032883679616386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUlM0OKI/AAAAAAAAAhs/M3q5LqpDYaE/s1600-h/malang+17.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUlM0OKI/AAAAAAAAAhs/M3q5LqpDYaE/s400/malang+17.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301032883626195106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Blacky menahan panasnya terik.... ampe nyengir....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUd_5HvI/AAAAAAAAAhk/xdfgWbHr2WE/s1600-h/malang+16.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZENUd_5HvI/AAAAAAAAAhk/xdfgWbHr2WE/s400/malang+16.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301032881692942066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Foto di bawah ini adalah ciri umum yang dimiliki mahasiswa. Apa itu? pokoknya yang berbau gratisan ya sangat rame sekali...  ini foto di depan perpustakaan, mereka ini sedang internetan gratis alias nyari sinyal hotspot... welehhhhhh.... kalo ga tambah pinter rugi masang fasilitas kaya gini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMTyih1DI/AAAAAAAAAhc/u7cDBRbEecU/s1600-h/malang+15.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMTyih1DI/AAAAAAAAAhc/u7cDBRbEecU/s400/malang+15.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301031770515428402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Om Moderator juga menyambangi kampus perikanan tercinta... loh kok lagi praktikum? gini ceritanya, waktu kita lagi nongkrong di kampus Faperik, ga taunya ada Nailis yang lagi penelitian di Lab, untuk menyelesaikan skripsi, akhirnya dibolehin masuk dech di lab..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMT018mnI/AAAAAAAAAhU/wE8JPl3a_u4/s1600-h/malang+14.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMT018mnI/AAAAAAAAAhU/wE8JPl3a_u4/s400/malang+14.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301031771133745778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMTiAx7LI/AAAAAAAAAhM/8IFLlXVFyUg/s1600-h/malang+13.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMTiAx7LI/AAAAAAAAAhM/8IFLlXVFyUg/s400/malang+13.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301031766078909618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kelakuane black pancet ae to....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMTpO9PoI/AAAAAAAAAhE/HbGPh4jaGzM/s1600-h/malang+12.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMTpO9PoI/AAAAAAAAAhE/HbGPh4jaGzM/s400/malang+12.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301031768017419906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sekarang ada papan pengumuman di depan pengajaran..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMTlO42YI/AAAAAAAAAg8/NlbyJiomTKE/s1600-h/malang+11.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEMTlO42YI/AAAAAAAAAg8/NlbyJiomTKE/s400/malang+11.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301031766943390082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9jKM0OI/AAAAAAAAAg0/NykJ015ly_w/s1600-h/malang+10.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9jKM0OI/AAAAAAAAAg0/NykJ015ly_w/s400/malang+10.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301030288918106338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tempat parkiran ga da perubahan, sama aja kaya dulu,, puanassss....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9u_uO1I/AAAAAAAAAgs/knpuVXKtJO4/s1600-h/malang+9.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9u_uO1I/AAAAAAAAAgs/knpuVXKtJO4/s400/malang+9.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301030292095384402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9rpefwI/AAAAAAAAAgk/lQ-3ingUmGs/s1600-h/malang+8.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9rpefwI/AAAAAAAAAgk/lQ-3ingUmGs/s400/malang+8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301030291196772098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Para playboy mencari target.... hati-hati...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9XrJ2UI/AAAAAAAAAgc/gttjlB9HFV8/s1600-h/malang+7.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9XrJ2UI/AAAAAAAAAgc/gttjlB9HFV8/s400/malang+7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301030285835098434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada perubahan sedikit dikampus kita,,, bangga menjadi warga Faperik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9WTEU8I/AAAAAAAAAgU/rXMBO6Kd7yE/s1600-h/malang+6.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEK9WTEU8I/AAAAAAAAAgU/rXMBO6Kd7yE/s400/malang+6.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301030285465637826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Didik tambah lemu ae cak... Bos Adira ini meluangkan waktu berkunjung ke trenggalek,, sukses ya boss...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJhMypkTI/AAAAAAAAAgM/LmvEL5bbHKQ/s1600-h/malang+5.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJhMypkTI/AAAAAAAAAgM/LmvEL5bbHKQ/s400/malang+5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301028702365782322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;cwe disamping black sapa yach... check TKP ah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJhFdB0EI/AAAAAAAAAgE/yGI_U1TX-sM/s1600-h/malang+4.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJhFdB0EI/AAAAAAAAAgE/yGI_U1TX-sM/s400/malang+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301028700396048450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Foto bareng bersama pengantin pria, karna pengantin wanitanya dicari-cari ga ada he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJg2Qc5rI/AAAAAAAAAf8/ktBRU7c_LaM/s1600-h/malang+3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJg2Qc5rI/AAAAAAAAAf8/ktBRU7c_LaM/s400/malang+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301028696316765874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Suasana di perhelatan... meriah rek...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJg1e7wmI/AAAAAAAAAf0/YRJp8nOn4gg/s1600-h/malang+2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJg1e7wmI/AAAAAAAAAf0/YRJp8nOn4gg/s400/malang+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301028696109072994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJgyuvsOI/AAAAAAAAAfs/JHMiQGPekaQ/s1600-h/malang+1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEJgyuvsOI/AAAAAAAAAfs/JHMiQGPekaQ/s400/malang+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301028695370084578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Maaf fotonya ga berurutan... sekian laporan kunjungan Om Moderator ke Trenggalek dan Malang, dan semoga dapat berkunjung kembali di pernikahannya temen-temen yang laen. Salam hangat dari Moderator..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-440883800560674586?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/440883800560674586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/kunjungan-om-moderator-ke-trenggalek.html#comment-form' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/440883800560674586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/440883800560674586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/kunjungan-om-moderator-ke-trenggalek.html' title='Kunjungan Om Moderator Ke Trenggalek dan Malang'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SZEU75ILJkI/AAAAAAAAAjs/qy2XdiDGq2U/s72-c/malang+33.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-2644008317879589824</id><published>2009-02-05T14:28:00.002+07:00</published><updated>2009-02-05T14:31:50.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Tim Inspeksi UE Evaluasi Mutu Produk Perikanan Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam rangka mengetahui penerapan pengendalian produk perikanan budidaya dan hasil tangkapan ikan di Indonesia  sebagaimana yang dipersyaratan Uni Eropa (UE), dan memverifikasi hasil tindakan perbaikan inspeksi sebelumnya, tim inspeksi UE yang terdiri dari Mr. Chritian Boesinger (lead inspector), Mr. Hanns-Achim (inspector), dan Mrs. Aasa bergquist (inspector) akan mengunjungi Indonesia pada tanggal 23 Februari – 6 Maret 2009.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tim tersebut akan melakukan kunjungan di lapangan guna mengevaluasi 5 (lima) rantai produksi di Indonesia, yaitu (1) kapal dengan sarana dan prasarananya; (2) tempat pendaratan dan pelelangan ikan; (3) Cold Storage; (4) unit pengolahan ikan, dan (5) laboratorium. Dalam kegiatan inspeksi di kapal tersebut, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) diminta untuk beberapa hal yaitu perlu dipersiapkan antara lain: regulasi, prosedur, instruksi kerja, daftar kapal yang terregister, data inspeksi kapal dalam registrasi, data pengecekan suhu ikan di kapal, dan kapal yang akan diinspeksi.  Sedangkan untuk pelabuhan, tim akan menginspeksi sanitasi dan kebersihan lingkungan, regulasi, prosedur, instruksi kerja, data inspeksi kapal pada saat pembongkaran, dan data inspeksi TPI/PPI.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, tim inspeksi juga akan melihat dari sisi administrasi dengan melakukan inspeksi ke Dinas Kelautan dan Perikanan di seluruh Indonesia, tim inspeksi akan melihat data-data seperti: data pengawasan mutu dan rekaman personil, regulasi, prosedur, instruksi kerja, data UPI (Unit Pengolahan Ikan) pemegang approval number, data hasil pra-inspeksi, hasil inspeksi, dan data ekspor. Dalam penelitian mutu, akan dilakukan dengan mendatangi laboratorium-laboratorium untuk melihat dokumen system mutu, dokumen HC, metode uji, dan data hasil analisa serta monitoring.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai ilustrasi, pada pertemuan Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan (Prof.Dr. Martani Huseini) dengan  Direktur Hubungan Bilateral Internasional, Komisi Uni Eropa (Mr. Paul Van Geldorp) disela-sela acara European Seafood Exposition (ESE) pertengahan tahun lalu di Brussel, Belgia. Pada kesempatan tersebut, delegasi Indonesia telah menyampaikan usulan kepada Komisi Uni Eropa untuk mencabut UE Commission Directive (CD) 236 tahun 2006 atau hambatan ekspor atas produk perikanan Indonesia dan mengijinkan kembali pengusulan “approval number” baru bagi eksportir (Unit Pengolahan Ikan/UPI) hasil perikanan ke Komisi Uni Eropa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Commission Directive 236 adalah aturan dari Uni Eropa yang menyatakan bahwa setiap produk perikanan di Indonesia harus dilakukan pemeriksaan di pelabuhan masuk. Commission Directive 236 telah menyebabkan tambahan biaya dan waktu tunggu bagi setiap consignment produk perikanan di pelabuhan masuk di Uni Eropa, tambahan biaya sekitar 400-700/sample/paremeter/ container dan waktu sekitar 2 minggu ditambah dengan biaya sebesar 1500-2000 euro/container/hari.  Perbaikan manajemen mutu yang telah dilakukan DKP semenjak tahun 2006 menunjukkan penurunan drastis kasus Rapid Alert System (RAS): 49 kasus pada tahun 2005, menurun menjadi 34 kasus pada tahun 2006, 17 kasus pada tahun 2007 dan hingga April 2008 hanya terjadi 2 kasus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 2008, volume ekspor produk hasil perikanan Indonesia ke Uni Eropa adalah sebanyak 79.127 ton dengan nilai sebesar US$ 315.269.000. Terkait dengan pemasaran ekspor, aspek mutu produk adalah salah satu isu penting. Namun kendala infrastruktur dan sistem logistik merupakan kendala utama kedepan yang perlu dilakukan penanganannya secara lebih terencana dan sistematik. Sedangkan dari sisi perbaikan mutu, kemitraan pelaku usaha produsen (eksportir dan asosiasi), Pemerintah termasuk Pemda perlu terus diperkokoh. Komitmen dan disiplin untuk terus memperbaiki dan memenuhi standar mutu harus terus ditingkatkan. Pengawasan mutu produk ekspor di pelabuhan keluar diperketat karena hanya dengan pengawalan terpadu tersebut, pasar ekspor produk perikanan ke Uni Eropa dan pasar dunia pada umumnya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan seiring dengan semakin ketatnya kompetisi usaha. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/news/957/tim-inspeksi-ue-evaluasi-mutu-produk-perikanan-indonesia"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-2644008317879589824?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/2644008317879589824/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/tim-inspeksi-ue-evaluasi-mutu-produk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2644008317879589824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2644008317879589824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/tim-inspeksi-ue-evaluasi-mutu-produk.html' title='Tim Inspeksi UE Evaluasi Mutu Produk Perikanan Indonesia'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-635708131332738790</id><published>2009-02-04T10:41:00.002+07:00</published><updated>2009-02-04T10:45:05.145+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Patin Andalan Kalimantan Tengah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini sedang menggalakkan budidaya ikan patin untuk dijadikan komoditas andalan. Untuk itu sejumlah tambak ikan patin dibangun. "Tahap pertama uji coba dilakukan di di Desa Batanjung, Kecamatan Kapuas Kuala,  Kabupaten Kapuas," kata Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang  usai melakukan panen perdana di Palangkaraya, Sabtu (18/10).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Teras, pembudidayaan ikan patin perlu dilakukan karena produksi ikan patin asal Kalimantan Tengah menguasai hampir 60 persen pasaran di pulau Jawa, namun disisi lain saat ini pembudidayaanya belum dilakukan secara maksimal sehingga petani patin hanya menjadi perahan para tengkulak.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para petani patin tambak di Desa Batanjung, kata Teras, menjual ikan patin Rp 5 ribu per kilogram, sementara harga di pasaran mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram. "Dengan melihat kondisi ini saya mengambil kesimpulan sudah saatnya budidaya harus segera dilakukan dan jalur pemasaran harus dipangkas agar petani tidak terus merugi akibat permainan harga," ujar Teras.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia juga akan mengembangkan budidaya udang galah yang mmerupakan udang sungai asal Kalimantan Tengah.  “Bibit udang galah ini banyak terdapat dimuara Sungai Kapuas. Karena itu dengan dikembangkannya udang galah ini kita tidak perlu lagi harus mendatangkan bibitnya dari Jawa karena sekitar kita juga banyak bibitnya tanpa harus membeli,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kalimantan Tengah Darmawan mengatakan, untuk uji coba tambak patin di Desa  Batanjung terdiri dari 7 kelompok dengan jumlah bibit yang telah ditanam sebanyak 500 ribu ekor. "Dari jumlah tersebut diperkirakan total hasil yang bisa dicapai sekitar 250 ton," kata Darmawan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/wirausaha/2008/10/19/brk,20081019-140919,id.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-635708131332738790?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/635708131332738790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/patin-andalan-kalimantan-tengah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/635708131332738790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/635708131332738790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/patin-andalan-kalimantan-tengah.html' title='Patin Andalan Kalimantan Tengah'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4987762713143090648</id><published>2009-02-04T09:56:00.000+07:00</published><updated>2009-02-04T09:57:55.901+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Langkah Maju Pengelolaan Perikanan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam upaya mencapai pemanfaatan secara optimal dan berkelanjutan dalam pengelolaan perikanan yang menjamin kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan di seluruh Indonesia, Menteri Kelautan dan Perikanan keluarkan Peraturan Menteri nomor PER.01/MEN/2009 tentang Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI). Peraturan ini sebagai penyempurnaan dan mengganti Keputusan Menteri Pertanian No.996/Kpts/IK.210/9/1999 tentang Potensi Sumber Daya Ikan dan Jumlah Tangkapan yang Diperbolehkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Upaya ini adalah merupakan langkah maju dalam menerapkan ketentuan internasional Code of Conduct for Responsible Fisheries, atau Tatanan Pengelolaan Perikanan yang Bertanggungjawab atau Berkelanjutan. Sebagaimana kita ketahui sumberdaya perikanan adalah termasuk sumberdaya alam yang dapat diperbaharui (renewable resources). Akan tetapi, bila jumlah yang dieksploitasi lebih besar daripada kemampuan alami untuk kembali, maka sumberdaya tersebut akan berkurang, bahkan bisa habis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sederhananya, bila penangkapan ikan lebih banyak dibanding dengan kemampuan ikan memijah, maka wilayah laut tersebut akan miskin. Itulah yang dikenal sebagai kondisi lebih tangkap (over fishing). Sehubungan dengan itu terdapat hitungan Total Allowable Catch (jumlah tangkapan yang diperbolehkan) dan Most Sustainable Yield (jumlah ikan maksimum yang tersedia agar masih bisa lestari).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menyempurnakan manajemen pemanfaatan perairan itulah maka dilakukan penentuan Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) di seluruh Indonesia dari 9 WPP menjadi 11 WPP, yakni merupakan wilayah pengelolaan perikanan untuk penangkapan ikan, pembudidayaan ikan, konservasi, penelitian, dan pengembangan perikanan yang meliputi perairan pedalamanan, perairan kepulauan, laut teritorial, zona tambahan, dan zona ekonomi eksklusif Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesebelas wilayah pengelolaan perikanan yaitu: Kesatu, WPP-RI 571 meliputi perairan Selatn Malaka dan Laut Andaman; Kedua, WPP-RI 572 meliputi perairan Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera dan Selat Sunda; Ketiga, WPP-RI 573 meliputi perairan Samudera Hindia sebelah Selatan Jawa hingga sebelah Selatan Nusa Tenggara, Laut Sawu, dan Laut Timor bagian Barat; Keempat, WPP-RI 711 meliputi perairan Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan; Kelima, WPP-RI 712 meliputi perairan Laut Jawa; Keenam, WPP-RI 713 meliputi perairan Selat Makasar, Teluk Bone, Laut Flores, dan Laut Bali; Ketujuh, WPP-RI 714 meliputi perairan Laut Sulawesi dan sebelah Utara Pulau Halmahera; Kedelapan, WPP-RI 715 meliputi perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram dan Teluk Berau; Kesembilan, WPP-RI 716 meliputi perairan Laut Sulawesi dan sebelah Utara pulau Halmahera; Kesepuluh, WPP-RI 717 meliputi perairan Teluk Cendrawasih dan Samudera Pasifik; Kesebelas, WPP-RI 718 meliputi perairan Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian Timur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap WPP pada prinsipnya memiliki karakteristik yang berbeda, dimana WPP di bagian timur umumnya memiliki potensi sumberdaya ikan pelagis besar sehingga armada yang beroperasi relatif lebih besar dibandingkan di WPP bagian barat yang sebagian besar potensi sumberdaya ikannya adalah jenis ikan pelagis kecil. Namun demikian, dilihat dari tingkat kepadatan nelayan, WPP bagian barat relatif lebih padat dibandingkan bagian timur sehingga di WPP banyak terjadi kegiatan illegal fishing karena besarnya potensi sumberdaya ikan yang dimiliki di wilayah tersebut. Oleh karena itu, WPP bagian timur banyak disebut sebagai golden fishing ground, seperti Laut Arafura, Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama perairan yang tidak disebut dalam pembagian WPP-RI diatas, tetapi berada di dalam suatu WPP-RI merupakan bagian dari WPP-RI tersebut. Sedangkan WPP-RI yang disebut dalam Peta WPP-RI dan Peta serta diskripsi masing-masing WPP-RI yang memuat kode, wilayah perairan, dan batas dari masing-masing wilayah pengelolaan. Secara khusus untuk kegiatan penangkapan ikan, dalam peraturan  ini disebutkan bahwa penentuan daerah penangkapan dalam perizinan usaha perikanan tangkap agar menyesuaikan pada WPP-RI baru dalam kurun waktu paling lambat 3 (tiga) tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penataan WPP hanya merupakan salah satu faktor essensial untuk menata sumberdaya perairan. Langkah selanjutnya adalah tetap dilakukan pengkajian stok ikan pada setiap WPP. Atas dasar hasil kajian tersebut maka ditetapkan jenis alat tangkap dan jumlahnya yang dapat diizinkan, dan bila perlu waktu penangkapan yang dialokasikan, atau waktu yang dilarang untuk dilakukan penangkapan ikan (open and close system).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manajemen penangkapan ikan tersebut pada beberapa WPP sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan karena indikasi dan fakta lebih tangkap telah nyata terdeteksi. Penerapan kebijakan ini tentu tidak sederhana, karena kenyataan yang ada tidak mudah mengalihkan mata pencaharian nelayan tradisional yang sudah terlanjur banyak. Pemindahan lokasi nelayan juga menghadapi masalah kultural, sosial, dan pemasaran. Di beberapa negara telah dilakukan pembelian terhadap kapal nelayan oleh pemerintah guna dimoratorium, untuk melakukan solusi kelestarian sumberdaya perairan. Yang pasti Code of Conduct for Responsible Fisheries harus kita wujudkan, paling tidak secara bertahap, guna kesejahteraan nelayan dan bangsa kita, baik saat ini maupun pada masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/news/941/langkah-maju-pengelolaan-perikanan"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4987762713143090648?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4987762713143090648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/langkah-maju-pengelolaan-perikanan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4987762713143090648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4987762713143090648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/langkah-maju-pengelolaan-perikanan.html' title='Langkah Maju Pengelolaan Perikanan'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-920002919252164808</id><published>2009-02-04T09:52:00.001+07:00</published><updated>2009-02-04T09:54:43.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) Produk Perikanan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Daftar Standar Nasional Indonesia perikanan ini merupakan edisi SNI terbaru yang digunakan, sehingga SNI lama yang tidak terdapat dalam daftar ini dinyatakan tidak berlaku lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;SNI dalam daftar ini meliputi :&lt;br /&gt;I.      SNI Produk Perikanan.&lt;br /&gt;a.    Produk Beku;&lt;br /&gt;b.    Produk Kering;&lt;br /&gt;c.    Produk Rebus;&lt;br /&gt;d.    Produk Fermentasi;&lt;br /&gt;e.    Produk Segar dingin;&lt;br /&gt;f.     Produk Hidup;&lt;br /&gt;g.    HACCP;&lt;br /&gt;h.    Produk Kaleng;&lt;br /&gt;i.      Pengemasan Ikan;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;II.    SNI Metode Uji.&lt;br /&gt;a.    Mikrobiologi;&lt;br /&gt;b.    Kimia;&lt;br /&gt;c.    Organoleptik;&lt;br /&gt;d.    Pengambilan Contoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.   SNI Perikanan Tangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV.  SNI Perikanan Budidaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daftar SNI ini disusun oleh Direktorat Standardisasi dan Akreditasi, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan. Daftar SNI perikanan ini akan dimutakhirkan setiap tahun, setelah adanya penetapan SNI dari BSN, baik SNI baru ataupun SNI hasil revisi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mendapatkan Informasi lebih jelas dan dapat memiliki Buku Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) Produk Perikanan dapat menghubungi Direktorat Standarisasi &amp;amp; Akreditasi Ditjen P2HP Departemen Kelautan dan Perikanan RI Jl. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/newsmenus/320/daftar-standar-nasional-indonesia-sni-produk-perikanan"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-920002919252164808?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/920002919252164808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/daftar-standar-nasional-indonesia-sni.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/920002919252164808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/920002919252164808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/02/daftar-standar-nasional-indonesia-sni.html' title='Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) Produk Perikanan'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4694375597478085998</id><published>2009-01-21T22:53:00.001+07:00</published><updated>2009-01-21T22:55:50.532+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspor Perikanan'/><title type='text'>Realisasi Ekspor Perikanan 2,5 Miliar Dolar AS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Realisasi ekspor perikanan Indonesia di tahun 2008 mencapai 2,5 miliar dolar AS, sedikit meleset dari yang telah ditargetkan yakni 2,68 miliar dolar AS. "Menurut laporan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) dan BPS hingga tanggal 23 Desember, 2008 realisasi ekspor hasil perikanan tahun 2008 diperkirakan sekitar 2,5 miliar dolar AS lebih," kata Direktur Pemasaran Luar Negeri DKP, Saut P Hutagalung, di Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia mengatakan, hingga bulan Juni lalu realisasi ekspor hasil perikanan Indonesia mencapai 1,3 miliar dolar AS. Dan pada bulan Agustus nilai ekspor mencapai 1,6 miliar dolar AS. Dalam Rencana Strategis (Renstra) ekspor hasil kelautan dan perikanan selama lima tahun sejak 2005 hingga 2009 ditetapkan bahwa setiap tahun diharapkan ada peningkatan nilai dan jumlah ekspor hasil kelautan dan perikanan sebesar lima persen.  Di tahun 2008, nilai ekspor seharusnya mencapai 2,68 miliar dolar AS dengan volume ekspor mencapai 1,6 juta ton.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Realisasi tahun 2008 yang diperkirakan hanya 2,5 miliar ini tertekan akibat dampak krisis keuangan, di mana pada bulan November dan Desember ini terjadi penurunan permintaan terutama untuk udang dan tuna," ujar Saut. Tahun 2008 ini, diakui Saut masih banyak kendala yang dihadapi sektor kelautan dan perikanan khususnya untuk ekspor. Hingga bulan Juni, ia mengatakan, masih berlaku CD 236/2006 dari Uni Eropa dimana produk perikanan asal Indonesia tertahan lima hingga 14 hari di pelabuhan, hal tersebut membuat biaya ekspor yang ditanggung pengusaha membengkak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari bulan Juli hingga September lalu, ia mengatakan, eksportir mengalami kendala berupa kurangnya suplai hasil perikanan terutama untuk ikan laut. Ha tersebut membuat beberapa kontrak yang telah disepakati terpaksa mengalami penundaan. Masalah lain yang muncul, menurut Saut. adalah tuduhan "transhipment" (pengalihan barang di kapal) dan pemberlakuan sertifikasi bebas "bioterrorism action" oleh Amerika Serikat. Hal tersebut menghambat masuknya produk perikanan ke negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terakhir adalah krisis keuangan global yang menurunkan daya beli masyarakat Amerika Serikat dan Uni Eropa yang membuat importir meminta renegosiasi kontrak dan menurunkan permintaan, katanya. Pihaknya memprediksi realisasi ekspor hasil perikanan di tahun 2009 akan mengalami penurunan antara 10 hingga 15 persen dari hasil yang dicapai tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu, DKP telah melakukan penjajakan ke negara-negara Timur Tengah dan Eropa Timur terkait upaya ekspansi pasar untuk menutupi penurunan ekspor ke negara tujuan ekspor tradisional seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lihat &lt;a href="http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=2113:realisasi-ekspor-perikanan-25-miliar-dolar-as&amp;amp;catid=156:28-desember-2008&amp;amp;Itemid=115"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4694375597478085998?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4694375597478085998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/realisasi-ekspor-perikanan-25-miliar.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4694375597478085998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4694375597478085998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/realisasi-ekspor-perikanan-25-miliar.html' title='Realisasi Ekspor Perikanan 2,5 Miliar Dolar AS'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-1509803929793477331</id><published>2009-01-21T22:48:00.001+07:00</published><updated>2009-01-21T22:50:18.547+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspor Perikanan'/><title type='text'>Alternatif Ekspor Produk Perikanan Ke Timur Tengah dan Eropa Timur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Triwulan terakhir tahun 2008 menunjukkan bahwa ekspor produk perikanan ke Amerika Serikat (AS) tertekan sebagai akibat krisis keuangan global. Dampaknya juga terasa di Pasar Uni Eropa (UE) dan Jepang. Permintaan diperkirakan mengalami penurunan sekitar 15% sehingga target ekspor tahun 2009 tidak naik dari tahun 2008, yaitu sebesar US$ 2,6 milyar. Disamping permintaan menurun, persaingan juga makin tajam. Namun dengan produk bermutu prima dan kerja keras, target ekspor hasil perikanan diharapkan tercapai.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menghadapi tertekannya permintaan pasar utama, seperti AS maka untuk tahun 2009, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) mengajak pelaku usaha dan asosiasi menyikapi dengan sungguh-sungguh beberapa hal sebagai berikut: (a) tetap melayani dengan baik pasar utama dan lebih aktif melakukan kontrak dengan mitra importir disesuaikan dengan perubahan permintaan, seperti size produk, bentuk produk (fillet atau non fillet), jenis produk (jenis ikan); (b) makin memantapkan pemasaran di Asia Timur; dan (c) memperluas pasar ke kawasan yang lain, terutama Eropa Timur/Tengah dan Timur Tengah. Hingga saat ini, pasar AS, UE dan Jepang menyumbang sekitar 65-70% dan pasar Asia Timur (Taiwan, Korea, China, Thailand, Singapura, Malaysia) menyumbang sekitar 24% dari ekspor produk perikanan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sisi pertumbuhan ekonomi, pola konsumsi dan permintaan pasar, pasar Timur Tengah dan Eropa Timur/Tengah merupakan potensi besar namun pelaku usaha Indonesia kurang mengenal. Oleh karena itu, DKP mengajak pelaku usaha melakukan promosi lebih fokus dan pro aktif, seperti pada Seafood Expo di Brussel bulan April, Rusia bulan September, dan Dubai Uni Emirat Arab bulan Oktober 2009, serta Korea, China dan Vietnam menjadi opsi. Selain itu, kegiatan Jakarta Fair pada bulan Juni dan Indonesia Trade Expo bulan Oktober 2009 hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik. Konsolidasi intra dan antar asosiasi usaha agar lebih responsif terhadap dinamika pasar merupakan keharusan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ekspor hasil perikanan ke Eropa Timur/Tengah tahun 2007 sekitar US$ 12 juta dan Timur Tengah sekitar US$ 60 juta. Perkembangan tahun 2008 menunjukkan makin banyak pelaku usaha ekspor ke kedua kawasan. Selain ke Rusia, tuna beku juga masuk ke Slovenia, juga ke Polandia, Lithuania, dan Bulgaria. Sedangkan di Timur Tengah produk perikanan masuk ke Saudi Arabia, Libya, Jordania, Mesir dan Uni Emirat Arab. Pada tahun 2009, ekspor produk perikanan di kawasan tersebut diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 60-70%.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan hasil penjajakan pasar yang telah dilakukan ke Eropa Timur, khususnya Polandia pada bulan Juni 2008 dan Timur Tengah khususnya Uni Emirat Arab pada bulan November 2008, diperkirakan terbuka banyak peluang bagi produk Indonesia. Untuk Uni Emirat Arab misalnya diminta lobster, udang, nila, patin, bandeng dan ikan hias laut. Sedangkan untuk pasar Eropa Timur/Tengah banyak diminta produk perikanan, seperti fillet nila, patin, dan tuna beku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila perluasan pasar ini dapat berhasil, maka berarti krisis ekonomi yang dihadapi justru dapat memberikan berkah. Persyaratannya ada 4 (empat), yakni: (1) menumbuhkan semangat Indonesia incorporated, kesatuan perjuangan antara Pemerintah dengan perusahaan swasta untuk memenangkan persaingan di luar negeri; (2) peningkatan kualitas produk pada seluruh rangkaian produksi dan pemasaran; (3) melakukan langkah-langkah efisiensi sehingga mampu membuat harga bersaing; dan (4) bekerja keras secara proaktif dan kreatif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/news/847/alternatif-pasar-ekspor-produk-perikanan-ke-timur-tengah-dan-eropa-timur"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-1509803929793477331?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/1509803929793477331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/alternatif-ekspor-produk-perikanan-ke.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1509803929793477331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1509803929793477331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/alternatif-ekspor-produk-perikanan-ke.html' title='Alternatif Ekspor Produk Perikanan Ke Timur Tengah dan Eropa Timur'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-7801626376091837430</id><published>2009-01-21T22:38:00.001+07:00</published><updated>2009-01-21T22:42:12.884+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekspor Perikanan'/><title type='text'>EU Import Conditions For Seafood and Other Fishery Products</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The European Union is by far the world’s biggest importer of fish, seafood and aquaculture products. Import rules for these products are harmonised, meaning that the same rules apply in all EU countries. For non-EU countries the European Commission is the negotiating partner that defines import conditions and certification requirements. Also, for most countries with existing trade, the European Commission negotiates on behalf of the 27 Member States.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;to continue click&lt;a href="http://ec.europa.eu/food/international/trade/im_cond_fish_en.pdf"&gt; here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-7801626376091837430?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/7801626376091837430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/eu-import-conditions-for-seafood-and.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7801626376091837430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7801626376091837430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/eu-import-conditions-for-seafood-and.html' title='EU Import Conditions For Seafood and Other Fishery Products'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-6420964943934826840</id><published>2009-01-18T22:16:00.001+07:00</published><updated>2009-01-18T22:19:40.718+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Membuat Bakso Ikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXNIdncaPXI/AAAAAAAAAfM/jVoPHhz3C6I/s1600-h/bakso.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 124px; height: 93px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXNIdncaPXI/AAAAAAAAAfM/jVoPHhz3C6I/s400/bakso.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292653660732013938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAHAN UTAMA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pilih jenis ikan yang berdaging putih seperti tenggiri, kakap, kerapu, belida, atau ikan gabus.  Selain hasilnya tampak bersih (tidak gelap), tekstur baksonya pun lebih kenyal.  Sebab ikan berdaging putih umumnya memiliki kandungan protein aktin dan myosin cukup tinggi yang membuat daging ikan lebih padat, kompak dan mudah dibentuk (tidak buyar).  Bakso ikan yang bermutu baik berwarna putih, mengkilap dengan tekstur kenyal, halus dan tidak berserat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TEKNIK MEMBUAT BAKSO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membuat Adonan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk membuat adonan bakso, potong-potong kecil ikan, kemudian cincang halus dengan menggunakan pisau tajam atau food processor atau blender.  Setelah itu, haluskan ikan, uleni dengan es batu atau air es (10-15% berat daging) dan garam (dan bumbu lain) sampai menjadi adonan yang kalis dan plastis sehingga mudah dibentuk.  Sedikit-sedikit tambahkan tepung kanji agar adonan lebih mengikat.  Penambahan tepung kanji cukup 15-20% dari berat ikan, agar cita rasa daging tetap menonjol.  Anda bias berkreasi dengan mencampur atau menambahkan bahan lain ke dalam adonan bakso untuk mendapatkan tekstur atau cita rasa yang lain.  Misalnya, campur daging ayam dengan udang atau jamur cincang.  Bahan lain yang bias dipadu dengan ikan, antara lain putih telur, tepung panir, biscuit keju atau biscuit asin lainnya, soun, tahu, daun bawang, bawang Bombay, dll.  Agar cita rasa bahan utama tetap menonjol, tambahkan bahan lain sedikit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membentuk Adonan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mendapatkan adonan yang dikehendaki, Anda bisa langsung membentuk bakso dengan menggunakan 2 sendok.  Ambil adonan dengan sendok, lalu bentuk bulat dengan bantuan sendok satu lagi.  Bagi mereka yang mahir bisa menggunakan tangan.  Ambil segenggam adonan, re mas dan tekan kearah ibu jari.  Adonan yang keluar dari antara ibu jari dan telunjuk akan membentuk bulatan.  Agar adonan tidak lengket, oleskan sedikit minyak goreng pada telapak tangan Anda.  Adonan yang sudah dibentuk sebaiknya langsung direbus atau mas ukkan ke dalam air mendidih hingga matang.  Tandanya : bola-bola bakso akan mengapung di permukaan air.  Perebusan bakso bias anya berlangsung 10-15 menit.  Setelah diangkat, tiriskan, dinginkan pada suhu ruang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENYIMPAN BAKSO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun tanpa pengawet, bakso dapat bertahan kurang lebih 1 bulan.  Bila ingin menyimpan bakso, perhatikan beberapa hal berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;• Jika disimpan dalam lemari es (chiller), sebaiknya taruh bakso dalam wadah tertutup atau kantong plastik.  Bakso tahan disimpan 5 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jika disimpan dalam freezer, taruh dalam kotak plastik atau kantong plastik tebal dan tutup rapat.  Lebih baik lagi jika bakso ditaruh dalam wadah kedap udara, tahan disimpan selama 1 bulan atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sebelum diolah menjadi hidangan, cuci lebih dulu bakso dalam air hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-6420964943934826840?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/6420964943934826840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/membuat-bakso-ikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/6420964943934826840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/6420964943934826840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/membuat-bakso-ikan.html' title='Membuat Bakso Ikan'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXNIdncaPXI/AAAAAAAAAfM/jVoPHhz3C6I/s72-c/bakso.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-7422251717447081297</id><published>2009-01-18T20:43:00.005+07:00</published><updated>2009-01-18T20:53:24.986+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Membuat Agar-Agar Rumput Laut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMzp1F6KGI/AAAAAAAAAfE/CsN26rON5ds/s1600-h/agar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 146px; height: 112px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMzp1F6KGI/AAAAAAAAAfE/CsN26rON5ds/s400/agar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292630780809980002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Produk agar-agar diperoleh dari ekstraksi satu jenis rumput laut saja dan campuran berbagai macam rumput laut. Hasil agar-agar dari campuran ini bermutu, tidak kalah dengan agar-agar yang dihasilkan dari satu jenis saja. Keberhasilan itu dikarenakan komposisinya telah sesuai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembuatan agar-agar tidak sulit, peralatan dan bahan mudah diperoleh. Oleh karena itu sangat bila petani rumput laut juga mengolah agar-agar. Langkah-langkah pembuatan agar-agar diuraikan di bawah ini dan hasil akhirnya berupa tepung, batangan, atau lembaran. Adapun cara pengolahan rumput laut menjadi agar-agar sebagai berikut.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Pencucian dan Pembersihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rumput laut dicuci dengan air tawar sampai bersih. Kotoran yang menempel seperti pasir, karang, lumpur dan rumput laut jenis lain dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Perendaman dan Pemucatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perendaman dilakukan agar rumput laut menjadi lunak, sehingga proses ekstraksi nantinya dapat berjalan dengan baik. Caranya rumput laut direndam dalam air murni sebanyak 20 kali berat rumput laut selama 3 hari. Setelah itu pemucatan dilakukan dengan direndam dalam larutan kaporit 0,25 % atau larutan kapur tohor 5 % sambil diaduk, setelah 4 – 6 jam, rumput laut dicuci kembali selama 3 jam untuk menghilangkan bau kaporit. Rumput laut yang telah bersih dan pucat dikeringkan selama 2 hari, sampai tahap ini rumput laut dapat disimpan lebih dulu bila tidak segera diolah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Pelembutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk lebih memudahkan ekstrasi, dinding sel perlu dipecah dengan ditambah H2SO4 selama 15 menit. Banyaknaya H2SO4 tergantung pada jenis rumput laut, yaitu Gracilaria 5 – 10 %. Gelidium 15 % dan Hypnea 25 %. Bila tidak ada asam sulfat dapat digunakan asam asetat, asam sitrat, buah asam atau daun asam. Oleh karena asam sulfat ini berbahaya, maka diperlukan pencucian dengan cara rumput laut direndam dlam air bersih selama 15 menit kemudian ditiriskan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Pemasakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rumput laut dimasak dalam air sebanyak 40 kali berat rumput laut. Setelah mendidih ( 90 – 100 C ),kita tambahkan asam cuka 05 % untuk memperoleh pH 6 – 7. Bila &gt; 7, pH nya diturunkan dengan penambahan asam cuka dan bila &lt; style="font-weight: bold;"&gt;E. Proses Pengolahan Agar-agar Batangan / Lembaran &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Pengepresan dan Pencetakan Hasil dari pemasakan kemudian disaring dengan kain belacu dan dipres. Cairan yang keluar ditampung dalam bejana dan dinetralkan dengan penambahan air soda sehingga pHnya menjadi 7 – 7,5. Bila pH sudah tercapai, cairan kemudian dimasak kembali sambil diaduk. Setelah mendidih, hasilnya dituangkan kedalam cetakan, kira-kira 6 jam agar-agar sudah dingin dan membeku. Ampas hasil pengepresan dapat digunakan lagi dengan cara ditambahkan air sebanyak 75 % dari jumlah air semula, kemudian ampas itu dipanaskan dan disaing. Cairan yang keluar dapat digunakan sebagai campuran dalam proses selanjutnya, sehingga pada akhirnya ada ampas yang tidak bisa dipakai lagi. Ampas ini dapat digunakan sebagai makanan ternak.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendinginan Cairan yang telah beku didinginkan dalam ruangan pendingin pada suhu – 20 C selama 4 – 5 hari. Pendinginan ini dilakukan agar pemadatan benar-benar terjadi dengan sempurna. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengeringan Agar-agar dikeluarkan dari cetakan. Hasil yang diperoleh adalah agar-agar batangan. Bila dinginkan agar-agar berbentuk lembaran, agar-agar batangan dipotong setebal 0,5 cm. Sebagai alat pemotong dapat digunakan kawat halus dari baja, agar-agar batangan atau lembaran kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengepakan Agar-agar yang betul-betul kering dimasukkan dalam kantong plastik dengan berat masing-masing 10 gram. Bahan yang dipakai untuk membuat agar-agar kertas berupa rumput laut dari jenis Grasilaria sp. Dalam proses pembuatannya, rumput laut ini dicuci dengan air tawar sampai bersih, kemudian direndam dalam air kapur. Setelah 20 menit, dijemur memakai alas dari kain kasa. Lama penjemuran dapat hanya satu hari, tetapi dapat juga sampai 3 hari, tergantung dari intensitas matahari. Prinsipnya rumput laut benar-benar kering.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Proses Pengolahan Agar-agar Tepung  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Penyaringan dan Penggilingan Agar-agar yang telah, masak disaring dengan fillet press filtrate. Cairan yang keluar ditampung dan didinginkan selama 7 jam. Agar-agar beku dihancurkan dan dipres dengan kain. Hasilnya berupa lembaran-lembaran yang kemudian diangin-anginkan. Lembaran-lembaran kering dipotong kira-kira 3 x 5 mm, kemudian dimasukkan dalam alat pemggiling atau grinder. Hasil penggilingan adalah agar-agar tepung.  &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengepakan Agar-agar tepung dimasukkan dalam kertas glasin yang dilapisi lilin atau dapat juga dimasukkan plastic kemudian dibungkus dengan kertas. Untuk jelasnya berikut disajikan skema pembuatan agar-agar baik tepung maupun batangan.  G. Standar Mutu Agar-agar yang diperdagangkan harus memenuhi standar Industri Indonesia.  &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;a href="http://bisnisukm.com/pengolahan-rumput-laut-menjadi-agar-agar.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-7422251717447081297?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/7422251717447081297/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/membuat-agar-agar-rumput-laut.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7422251717447081297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7422251717447081297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/membuat-agar-agar-rumput-laut.html' title='Membuat Agar-Agar Rumput Laut'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMzp1F6KGI/AAAAAAAAAfE/CsN26rON5ds/s72-c/agar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3567131149146206182</id><published>2009-01-18T19:46:00.004+07:00</published><updated>2009-04-12T01:00:54.720+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Lobster Hias</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMmvVbTc5I/AAAAAAAAAe0/wO0_h3fHC2M/s1600-h/lobster.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 149px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMmvVbTc5I/AAAAAAAAAe0/wO0_h3fHC2M/s400/lobster.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292616581737837458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Pengenalan Jenis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lobster umumnya ditangkap dari pantai. Nelayan pantai Baron, Yogyakarta dengan perahu kecil berenang dan menangkap lobster di antara karang-karang, kemudian dijual di pantai atau dikirim ke pemasok. Kini, lobster air tawar dapat dikembangkan di kolam pekarangan, sama seperti komoditas ikan air tawar lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lobster air tawar (Cherax sp.) adalah salah satu genus yang tergolong crustacea (bangsa udang) yang seluruh daur hidupnya terjadi di air tawar. Ukuran tubuhnya secara alami besar. Badannya terdiri dari dua bagian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yaitu kepala (cephalotorax) dan badan (abdomen). Ada bagian antaranya yaitu subcephalotorax. Seluruh tubuhnya diselimuti dengan cangkang yang dikenal sebagai karapas yang berbahan zat tanduk atau kitin.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penyebarannya, terdapat tiga famili lobster air tawar sebagai berikut.&lt;br /&gt;a. Famili Astacidae, tersebar di belahan bumi utara.&lt;br /&gt;b. Famili Cambaridae, tersebar di belahan bumi utara.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;c. Famili Parastacidae, tersebar di belahan bumi selatan seperti Australia, Indonesia bagian Timur, Selandia Baru, dan Papua Nugini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Kebiasaan Hidup di Alam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Habitat alami lobster adalah danau, rawa,dan sungai air tawar di daerah pegunungan. Selain itu, udang ini juga bersifat endemik karena terdapat spesifikasi pada spesies lobster air tawar yang ditemukan di habitat alam tertentu (native).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Kebiasaan makan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hampir sama seperti udang galah, kebiasaan makan lobster air tawar adalah dengan menggerumuti pakan, sedangkan larvanya dengan menyaring pakan yang masuk bersama air ke mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lobster akan mencari pakan pada malam hari karena tergolong binatang nockturnal. Pakan yang disukainya berupa biji-bijian, umbi¬umbian dan bangkai hewan, maupun binatang kecil lainnya. Ikan ini tergolong pemakan segala (omnivora). Sering kali lobster bersifat kanibal terhadap sesamanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kebiasaan berkembang biak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lobster berkembang biak dengan cara bertelur. Tahapan pemijahan d alam biasanya diawali dengan mencari pasangan, kemudian dilanjutkan dengan ritual percumbuan sebagai dan akhirnya memijah. Induk betina akan mengerami telurnya, kemudian dilanjutkan dengan pengasuhan benih hingga umur tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lobster umumnya memilih habitat yang memiliki vegetasi yang lebat. bertepi dangkal, dan dasarnya berpasir bercampur Lumpur. Udang ini hidup pada kisaran suhu 26-30 0C, tetapi ada juga jenis lobster yang mampu bertahan pada suhu 10O C.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Memilih Induk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memilih induk lobster ibarat memilih sepasang pengantin yang hendak dipersandingkan di pelaminan. Masing-masing harus matang telur dan tidak boleh keliru menentukan jenis kelaminnya. Tidak boleh dua¬-duanya jantan atau dua-duanya betina. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ciri induk yang berkualitas&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Betina &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Adanya lubang bulat yang terletak yang terletak di dasar kaki ketiga.&lt;br /&gt;- Capit betina besarnya sama atau hanya 1,5 kali buku (ruas) pertama.&lt;br /&gt;- Warna lebih gelap dibandingkan pasangannya.&lt;br /&gt;- Umur 6-8 bulan.&lt;br /&gt;- Berat mencapai 30 g.&lt;br /&gt;- Panjang 18 – 20 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jantan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Memiliki tonjolan di dasar tangkai kaki jalan kelima.&lt;br /&gt;- jantan memiliki capit yang besarnya 2-3 kali buku (ruas) pertama.&lt;br /&gt;- Warna lebih cerah.&lt;br /&gt;- Umur 6-8 bulan.&lt;br /&gt;- Berat 30 g.&lt;br /&gt;- Panjang 18-20 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Pemijahan di Kolam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak seperti pemijahan udang windu ataupun udang galah yang menggunakan teknik ablasi (pematangan gonade dengan membutakan udang), pemijahan lobster air tawar masih dilakukan secara alami. Oleh karenanya, keberhasilan pemijahan lobster ini sangat tergantung pada pemilihan induk, kualitas pakan yang diberikan, dan perlakuan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Konstruksi kolam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kolam pemeliharaan calon induk yang hendak dipijahkan sebaiknya menggunakan bak semen, bak plastik, ataupun bak fibre. Hal ini untuk memudahkan pengontrolan. Namun, penggunaan kolam tanah juga tidak dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bentuk bak semen atau bak fibre bisa persegi panjang, bulat, ataupun segi empat. Bak dilengkapi pintu pemasukan dan pembuangan air dan shelter (tempat berlindung). Induk jantan dan induk betina harus ditempatkan dalam kolam yang terpisah untuk mencegah terjadinya pemijahan yang tidak dikehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama dipelihara, calon induk diberi pakan udang segar, cacing halus pelet udang komersial, atau ubi jalar dengan kandungan protein 35-40 % Jumlah pakan yang diberikan 3% dari bobot badan hidup. Frekuensi pem berian pakan 3 kali sehari, pagi, Siang dan sore atau malam. Porsi pakan yang diberikan pada malam hari lebih banyak karma lobster termasuk binatang nocturnal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Persiapan kolam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum kolam diisi air, sebaiknya dipasang shelter yang bisa berupa ban mobil bekas, genteng, batako, pralon diameter 3 inci sepanjang 25 cn atau bahan lain yang tidak berbahaya bagi calon induk. Kemudian kolam diisi air dan calon induk dilepaskan. Kepadatan penebaran calon induk&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tergantung dari besarnya calon induk yang dipersiapkan. Adapun untuk contohnya dapat dilihat dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;KEPADATAN PENEBARAN BERDASARKAN BERAT INDUK&lt;br /&gt;1. Berat Calon Induk Rata-rata/Ekor (15 g/ekor)&lt;br /&gt;Kepadatan Penebaran (10ekor/m2)&lt;br /&gt;2. Berat Calon Induk Rata-rata/Ekor (20 g/ekor)&lt;br /&gt;Kepadatan Penebaran (5 ekor/m2)&lt;br /&gt;3. Berat Calon Induk Rata-rata/Ekor (30 g/ekor)&lt;br /&gt;Kepadatan Penebaran ( 1 - 2 ekor/m2)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Pemijahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemijahan lobster air tawar masih dilaksanakan secara alami sehingga pemilik hanya menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh induk¬induk lobster. Sementara keberhasilan pemijahan sangat tergantung dari 'kemauan' induk-induk tersebut untuk memijah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemijahan alami ini dapat dilaksanakan dengan dua jalan, yaitu pasangan dan massal. Pemijahan secara berpasangan dapat dilakukan di akuarium berukuran panjang 50 cm, lebar 40 cm dan tinggi 30 cm. Sementara pemijahan secara massal dapat dilaksanakan di bak semen atau bak fibre dengan berukuran 2 m X I M X 1 m atau 6 m x 2 m x I M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepadatan penebaran untuk pemijahan massal yaitu 3 ekor jantan dengan 1 ekor betina untuk setiap 4 m2 bak. Adapun di akuarium seekor jantan dengan seekor betina untuk setiap akuarium. Jangan lupa menam¬bahkan aerator ke dalam akuarium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika tidak ada halangan maka induk akan segera memijah dengan ritual pemijahan khan lobster. Induk betina yang telah kawin akan membawa telurnya di antara kaki-kaki renangnya dan merawat benihnya sampai umur tertentu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Penetasan Telur dan Perawatan Benih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penetasan telur yang dibawa induk betina bisa tetap dilakukan di akuarium dengan memindahkan induk jantan ke lain tempat. Sementara untuk lobster yang dikawinkan secara massal, harus dilakukan sebaliknya yaitu memindahkan lobster betina yang mengerami telurnya ke dalam akuarium atau bak penetasan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bak penetasan yang dimaksudkan bisa berupa akuarium ukuran 4o cm x 3o cm x 3o cm. Bak penentasan juga bisa berupa bak fibre yang disekat-sekat yang dipersiapkan secara khusus untuk penetasan, seukuran 3o cm x 3o cm x 30 cm. Bisa juga induk-induk betina yang mengeram ditempatkan bersama-sama di dalam bak fibre bulat dengan diameter 1 meter. Setelah 8-15 hari sejak pemindahan induk-induk yang mengeram. maka juvenil lobster sudah memiliki bentuk yang mirip dengan induk¬induknya. Oleh karena itu, saatnya untuk memindahkan benih ini ke kolam yang terpisah dari induknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Pendederan dan Pembesaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kegiatan pendederan dan pembesaran, biasanya dapat menggunakan kolam yang sama. Persiapan kolam yang dilakukan juga sama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Konstruksi kolam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk pembesaran lobster air tawar, sebaliknya dipersiapkan kolam tanah berbentuk persegi panjang. Kolam dilengkapi dengan pintu pemasukan dan pengeluaran air yang terletak berseberangan secara horizontal untuk menjamin sirkulasi air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kolam pembesaran lobster ini banyak dibuat petani di daerah Jawa Barat maupun daerah lainnya. Mereka mempersiapkan kolam seperti untuk pendederan ikan mas dengan cara memupuk kolam dengan kotorar ayam terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Persiapan kolam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kolam pembesaran harus dipersiapkan dahulu sebelum benih lobster dimasukkan. Persiapan kolam biasanya meliputi perbaikan pematang kolam dan kemalir (saluran tengah) untuk mempermudah proses panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kolam untuk pembesaran lobster tidak perlu terlalu luas, sesuai dengan lahan yang tersedia. Luas kolam bisa 100 m2 , 2500 m , atau 600 m2. Ke dalam kolam ditebari pupuk kandang dengan dosis 0,5-1,5 kg/m2. Selain itu, kolam diisi air sedalam antara 40-70 cm agar pakan alami sebagai makanan lobster dapat tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daun kelapa dimasukkan ke dalam kolam pembesaran sebagai shelter. Tujuannya untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam kolam karena lobster termasuk binatang yang menjauhi sinar matahari (nockturnal). Shelter ini bisa juga berupa ban luar bekas mobil. Lobster juga mempunyai kebiasaan menempel di substrat dalam mencari pakan sehingga penempatan shelter ini sangat cocok.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Penebaran benih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benih yang ditebarkan berumur 8-15 hari dengan kepadatan 20-30 ekor/m2 luas kolam. Di tempat pembesaran diusahakan ukuran benih yang ditebarkannya seragam untuk mencegah sifat kanibalisme. Pemeliharaan pertama selama 2 bulan. Selanjutnya, pemeliharaan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;dilakukan selama 4 bulan untuk memperoleh lobster ukuran ekonomis 20-30 g/ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membesarkan lobster akan mengundang tangan-tangan jahil untuk berbuat jahat karena komoditas ini bernilai ekonomis tinggi. Beberapa petani membesarkannya secara monokultur di antara kolam-kolam lain yang dipakai untuk membesarkan ikan sehingga tidak terlalu menyolok. Langkah lainnya adalah mernelihara udang lobster ini secara polikultur, bersama-sama ikan lain dalam satu petakan kolam yang sama. Tentu harus dipilih ikan yang tidak memangsa benih udang galah, misalnya bersama-sama dengan ikan mas atau ikan tawes.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3567131149146206182?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3567131149146206182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/blog-post.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3567131149146206182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3567131149146206182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/blog-post.html' title='Budidaya Lobster Hias'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMmvVbTc5I/AAAAAAAAAe0/wO0_h3fHC2M/s72-c/lobster.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3692425440599968699</id><published>2009-01-18T19:40:00.002+07:00</published><updated>2009-01-18T19:46:32.599+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Ikan Nila Gift</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMkf7VESvI/AAAAAAAAAes/xep4cr0kb5s/s1600-h/nila.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 162px; height: 103px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMkf7VESvI/AAAAAAAAAes/xep4cr0kb5s/s400/nila.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292614118011063026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I.          PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Secara genetik ikan nila GIFT ( Genetic Improvement for Farmed Tilapia ) telah terbukti memiliki keunggulan pertumbuhan dan produktivitas yang lehih tinggi dibandingkan dengan jenis ikan nila lain.  Selain itu, ikan nila mempunyai sifat omnivora, sehingga dalam budidayanya akan sangat efisien, dalam biaya pakannya rendah.  Padahal Komponen biaya pakan dalam usaha budidaya mencapai 70% dari biaya produksi.  Sebagai perbandingan nilai efisiensi pakan atau konversi pakan ( Food Conversion Ratio ), ikan nila yang dibudidayakan di tambak atau karamba jaring apung adalah 0,5 - 1,0 ; sedang ikan mas sekitar 2,2 - 2,8. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Pertumbuhan ikan nila jantan dan betina dalam satu populasi akan selalu jauh berbeda, nila jantan 40% lebih cepat dari pada nila betina.  Disamping itu, yang betina apabila sudah mencapai ukuran 200 g pertumbuhannya semakin lambat, sedangkan yang jantan tetap tumbuh dengan pesat.  Hal ini akan menjadi kendala dalam memproyeksikan produksi.  untuk mengantisipasi  kendala ini, saat ini sudah dilakukan proses jantanisasi atau membuat populasi ikan menjadi jantan semua ( Sex-reversal ) yaitu dengancara pemberian hormon 17 Alpa methyltestosteron selama perkembangan larva sampai umur 17 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Pembenihan ikan nila dapat dilakukan secara massal di perkolaman secara terkontrol ( pasangan ) dalam bak-bak beton.  Pemijahan secara massal ternyata lebih efisien, karena biaya yang dibutuhkan relatif lebih kecil dalam memproduksi larva untuk jumlah yang hampir sama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;            Pembesaran ikan nila dapat dilakukan di kolam, karamba jaring apung atau di tambak.  Budidaya nila secara monokultur di kolam rata-rata produksinya adalah 25.000 kg/ha/panen, di karamba jaring apung 1.000 kg/unit (50 m2)/panen (200.000 kg/ha/panen), dan di tambak sebanyak 15.000 kg/ha/panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Ada segi positif dari budidaya ikan nila di tambak yaitu pertumbuhannya lebih cepatdibandingkan di kolam atau di jaring apung.  Ikan nila ukuran 5-8 cm yang dibudidayakan di tambak selam 2,5 bulan dapat mencapai 200 g, sedangkan di kolam untuk mencapai ukuran yang sama diperlukan waktu 4 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Tekstur daging ikan nila memiliki ciri tidak ada duri kecil dalam dagingnya.  Apabila dipelihara di tambak akan lebih kenyal, dan rasanya lebih gurih, serta tidak berbau lumpur.  Oleh kerena itu, ikan nila layak untuk digunakan sebagai bahan baku dalam industri fillet dan bentuk-bentuk olahan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembenihan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             Lahan atau kolam untuk pembenihan nila dibagi dalam dua kelompok yaitu kolam pemijahan dan kolam pendederan.  Kolam-kolam sebaiknya dibuat dengan pematang yang kuat , tidak porous ( rembes ), ketinggian pematang aman ( minimal 30 cm dari permukaan air ), sumber pemasukan air yang terjamin kelancarannya, dan luas kolam masing - masing 200 m2.  Di samping itu perlu di perhatikan juga keamanan dari hama pemangsa ikan seperti anjing air, burung hantu, kucing  dan lain-lain, sehingga dianjurkan agar agar lingkungan perkolaman babas dari pohon pohon yang tinggi dan rindang, sementara sinar matahari pun dapat masuk ke dalam kolam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Induk ikan nila mempunyai bobot rata-rata 300 g/ekor.  perbandingan betina dan jantan untuk pemijahan adalah 3:1 dengan padat tebar 3 ekor /m2.  Pemberian pakan berbentuk pellet sebanyak 2% dari bobot biomassa per hari dan diberikan tiga kali dalam sehari.  Induk ikan ini sebaiknya didatangkan dari instansi resmi yang melakukan seleksi dan pemuliaan calon induk diantaranya Balai Penelitian Perikanan Air Tawar Sukamandi, sehingga kualitas kemurnian dan keunggulannya terjamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Induk nila betina dapat matang telur setiap 45 hari.  Setiap induk betina menghasilkan larva ( benih baru menetas ) pada tahap awal sekitar 300 g sebanyak 250-300 ekor larva.  Jumlah ini akan meningkat sampai mencapai 900 ekor larva sesuai dengan pertambahan bobot induk betina ( 900 g ).  Setelah selesai masa pemijahan dalam satu siklus ( 45 hari ), induk-induk betina diistirahatkan dan dipisahkan dari induk jantan selama 3-4 minggu dan diberi pakan dengan kandungan protein diatas 35 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Setelah dua minggu masa pemeliharaan adaptasidi kolambiasanya induk-induk betina mulai ada yang beranak, menghasikan larva yang biasanya masih berada dalam pengasuhan induknya.  Larva -larva tersebut dikumpulkan denga cara diserok memakai serokan yang terbuat dari kain halus dan selanjutnya ditampung dalam happa ukuran 2 x 0,9 x 0,9 m3.  Pengumpulan larva dilakukan beberapa kali dari pagi sampai sore, dan duusahakan larva yang terkumpul satu hari ditampung minimal dalam satu happa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jantanisasi Benih.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Untuk mendapatkan benih ikan nila tunggal kelamin jantan ( monoseks ) maka dilakukan proses jantanisasi.  Untuk keperluan ini diperlukan minimal 24 buah happa ukuran masing-masing 2 x 2 x 2 m3 yang ditempatkan dalam kolam dengan luas kurang lebih 400 m2 dan kedalam air minimal 1,5 m.  Kedalam setiap hapa dapat diisi larva ikan sebanyak 20.000-30.000 ekor .  Larva diberi pakan berbentuk tepung yang telah dicampur dengan hormon 17 Alpha Methyl Testosteron sampai masa masa pemeliharaan selama 17 hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Larva hasil proses jantanisasi selanjutnya dipelihara dalam kolam pendederan berukuran 200 m2.  Kolam sebelumnya harus dikeringkan, lumpurnya dikeduk, diberi kapur sebanyak 50 g/m2, dan diberi pupuk kotoran ayam sebanyak 250 g/m2.  Setelah pengapuran dan pemupukan, kolam diisi secara perlahan-lahan sampai ketinggian air sekitar 70 cm, digenangi selama 3 hari, diberi pupuk urea dan TSP masing -masing sebanyak 2,5 g/m2 dan 1,25 g/m2.  Setelah kolam pendederan terisi air selam 7 hari, benih ikan hasil proses jantanisasi dimasukkan dengan kepadatan 250 ekor/m2.  Pemberian pakan tambahan dapat dilakukan dengan pakan berbentuk tepung yang khusus untuk benih ikan.  Pemupukan ulang dengan urea dan dan TSP dilakukan seminggu sekali dengan takaran masing-masing 2,5 g/m2 dan 1,25 g/m2 kolam dan diberikan selama pemeliharaan ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Setelah masa pemeliharaan 21 hari, ikan denga bobot rata-rata 1,25 g ( ukuran panjang 3-5 cm ) bisa dipanen.  Untuk panen benih ikan nila sebaiknya digunakan jaring eret pada pengankapan awal.  Bila jumlah ikan dalam kolam diperkirakan tinggal sedikit baru dilakukan pengeringan airnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Ikan mempunyai daya tahan yang baik selama diangkut apabila perutnya dalam keadaan kosong dan suhu air media relatif dingin.  Karena itu apabila akan panen dan diangkut sebaiknya ikan tidak diberi makan minimal 1 hari.  Pengangkutan menggunakan kantong plastik, dimana seper empat bagian berisi air dan tiga per empat bagian berisi oksigen murni yang diberi es balok ukuran 20 x 20 x 20 cm3 ( es balok berada dalam media air bersama benih ikan ).  Kantong plastik dengan volume 20 L bisa diisi ikan ukuran 5 cm maksimal 1.500 ekor/kantong, dengan lama masa toleransi dalam kantong sekitar 10 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembesaran di Tambak &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;          Usaha pembesaran ikan nila di tambak dengan sistem monokultur, mempunyai sasaran produksi untuk pasar domestik maupun ekspor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Untuk pembesaran nila di tambak, yang pertama dilakukan adalah tambak diperbaiki pematangnya, saluran air dan pintu-pintu airnya.  Lumpur dasar tambak diangkat, selanjutnya tambak dikeringkan, sehingga semua hama ikan yang suka mengganggu bisa musnah.  Pengapuran dilakukan dengan takaran 50 g/m2 dan pemupukan dengan pupuk kandang sebanyak 250 g/m2.  Kemudian tambak diisi air sampai ketinggian 70 cm, setelah tiga hari dilakukan pemupukan dengan urea dan TSP dengan takaran masing-masing 2,5 g/m2 dan 1,25 g/m2.  Pada awal pengisian air diusahakan kadar garamnya sekitar 5 ppt dan selanjutnya bisa dinaikan selam masa pemeliharaan sampai 15 ppt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Benih yang ditebar sebaiknya berukuran + 1,25 g ( panjang 3-5 cm ) dengan ukuran yang seragam dan sehat ditandai dengan warna cerah, gerakan yang gesit dan responsif terhadap pakan.  Untuk target panen ukuran rata-rata 15 g/ekor (+ 1 bulan ), padat penebaran sebanyak 20 ekor/m2.  Sedangkan untuk terget panen ukuran 500 g/ekor (+ 6 bulan pemeliharaan), padat penebaran sebanyak 4 ekor/m2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Selama masa pemeliharaan ini ikan diberi pakan tambahan berbentuk pelet sebanyak 3%-5% per hari dari biomassa, dan diberikan dengan frekuensi tiga kali sehari, pakan tersebut harus berkualitas dengan komposisi protein minimal 25% ( Lampiran 2 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Pada awal pemeliharaan, ketinggian air dipertahankan minimal 70 cm, dan bila masa pemeliharaan telah telah mencapai dua bulan ketinggian air dinaikan, sehingga menjelang pemeliharaan empat bulan ketinggian diusahakan mencapai 1,5 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Pemupukan ulang dengan pupuk kandang dilakukan dua bulan sekali dengan takaran 250 g/m2, sedangkan pemupukan ulang urea dan TSP dilakukan setiap minggu dengan takaran masing-masing 2,5 g/m2 dan 1,25 g/m2 selama masa pemeliharaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Dengan target produksi ukuran 500 g atau lebih per ekor terutama diperlukan untuk produksi fillet, maka masa pemeliharaan adalah sekitar enam bulan.  Pemanenan dilakukan dengan cara disusur dari ujung menggunakan jaring seser.  Bila dirasakan populasi ikan dalam tambak sudah tinggal sedikit, baru air tambak dikeringkan.  Diusahakan ikan hasil tangkapan harus dalam keadaan segar dan prima.  Selainitu, untuk pasar ekspor komoditas nila ini diperlukan penanganan yang lebih hati-hati terutama sekali dari aspek higienis dan penampilan produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Untuk keperluan konsumsi lokal umumnya ikan dengan ukuran rata-rata 200 g/m2 sudah dapat dipasarkan dalam keadaan segar.  Dalam proses penyimpanan, pengankutan dan pemasaran dapat menggunakan es sebagai media untuk mempertahankan kesegaran ikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3692425440599968699?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3692425440599968699/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-ikan-nila-gift.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3692425440599968699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3692425440599968699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-ikan-nila-gift.html' title='Budidaya Ikan Nila Gift'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMkf7VESvI/AAAAAAAAAes/xep4cr0kb5s/s72-c/nila.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4717718831617746803</id><published>2009-01-17T16:49:00.000+07:00</published><updated>2009-03-17T16:56:32.753+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-book Gratis'/><title type='text'>Download Kumpulan E-Book Gratis</title><content type='html'>Download Kumpulan Ebook Gratis, silahkan anda klik judul ebook dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3893620/MindsetSukses_BebasFinansial_JennieSBev.pdf"&gt;Mindset Sukses Bebas Finansial&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3893619/ebook-kumpulan-fakta-unik.pdf"&gt;Kumpulan Fakta Unik&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3893618/MembuatWebsite.pdf"&gt;Membuat Website&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3893617/AksesInternetGratisdenganAntenaKaleng.pdf"&gt;Akses Internet Gratis dengan Antena Kaleng&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3893616/BahagianyaHidup.pdf"&gt;Bahagianya Hidup&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826361/Glosarium.pdf"&gt;Glosarium&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4717718831617746803?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4717718831617746803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/download-kumpulan-e-book-gratis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4717718831617746803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4717718831617746803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/download-kumpulan-e-book-gratis.html' title='Download Kumpulan E-Book Gratis'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4120037005292483879</id><published>2009-01-17T00:00:00.001+07:00</published><updated>2009-03-17T00:17:11.361+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-book Gratis'/><title type='text'>Download E-Book Novel Gratis</title><content type='html'>Download Ebook Novel Gratis, silahkan anda klik judul ebook dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3888282/AyatAyatCinta.pdf"&gt;Ayat-Ayat Cinta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3888219/AyatAyatFitna.pdf"&gt;Ayat-Ayat Fitna&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3888740/DalamMihrabCintaPart1.pdf"&gt;Dalam Mihrab Cinta Bagian 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3888738/DalamMihrabCintaPart2.pdf"&gt;Dalam Mihrab Cinta Bagian 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3888741/DalamMihrabCintaPart3.pdf"&gt;Dalam Mihrab Cinta Bagian 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3888742/DalamMihrabCintaPart4.pdf"&gt;Dalam Mihrab Cinta Bagian 4&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3888739/DalamMihrabCintaPart5.pdf"&gt;Dalam Mihrab Cinta Bagian 5&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4120037005292483879?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4120037005292483879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/download-e-book-novel-gratis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4120037005292483879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4120037005292483879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/download-e-book-novel-gratis.html' title='Download E-Book Novel Gratis'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4744526375993235626</id><published>2009-01-16T03:17:00.004+07:00</published><updated>2009-01-18T20:08:54.781+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Ikan Lele</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMp0YnH2-I/AAAAAAAAAe8/Q_8DJCCFlAI/s1600-h/lele.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 210px; height: 173px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMp0YnH2-I/AAAAAAAAAe8/Q_8DJCCFlAI/s400/lele.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292619967026944994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I. Pendahuluan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lele merupakan jenis ikan yang digemari masyarakat, dengan rasa yang lezat, daging empuk, duri teratur dan dapat disajikan dalam berbagai macam menu masakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;II. Pembenihan Lele.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adalah budidaya lele untuk menghasilkan benih sampai berukuran tertentu dengan cara mengawinkan induk jantan dan betina pada kolam-kolam khusus pemijahan. Pembenihan lele mempunyai prospek yang bagus dengan tingginya konsumsi lele serta banyaknya usaha pembesaran lele.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;III. Sistem Budidaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat 3 sistem pembenihan yang dikenal, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Sistem Massal. Dilakukan dengan menempatkan lele jantan dan betina dalam satu kolam dengan perbandingan tertentu. Pada sistem ini induk jantan secara leluasa mencari pasangannya untuk diajak kawin dalam sarang pemijahan, sehingga sangat tergantung pada keaktifan induk jantan mencari pasangannya.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Sistem Pasangan. Dilakukan dengan menempatkan induk jantan dan betina pada satu kolam khusus. Keberhasilannya ditentukan oleh ketepatan menentukan pasangan yang cocok antara kedua induk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;3. Pembenihan Sistem Suntik (Hyphofisasi).&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dilakukan dengan merangsang lele untuk memijah atau terjadi ovulasi dengan suntikan ekstrak kelenjar Hyphofise, yang terdapat di sebelah bawah otak besar. Untuk keperluan ini harus ada ikan sebagai donor kelenjar Hyphofise yang juga harus dari jenis lele.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IV. Tahap Proses Budidaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Pembuatan Kolam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada dua macam/tipe kolam, yaitu bak dan kubangan (kolam galian). Pemilihan tipe kolam tersebut sebaiknya disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Secara teknis baik pada tipe bak maupun tipe galian, pembenihan lele harus mempunyai : Kolam tandon. Mendapatkan masukan air langsung dari luar/sumber air. Berfungsi untuk pengendapan lumpur, persediaan air, dan penumbuhan plankton. Kolam tandon ini merupakan sumber air untuk kolam yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kolam pemeliharaan induk. Induk jantan dan bertina selama masa pematangan telur dipelihara pada kolam tersendiri yang sekaligus sebagai tempat pematangan sel telur dan sel sperma. Kolam Pemijahan. Tempat perkawinan induk jantan dan betina. Pada kolam ini harus tersedia sarang pemijahan dari ijuk, batu bata, bambu dan lain-lain sebagai tempat hubungan induk jantan dan betina.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kolam Pendederan. Berfungsi untuk membesarkan anakan yang telah menetas dan telah berumur 3-4 hari. Pemindahan dilakukan pada umur tersebut karena anakan mulai memerlukan pakan, yang sebelumnya masih menggunakan cadangan kuning telur induk dalam saluran pencernaannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Pemilihan Induk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Induk jantan mempunyai tanda :&lt;br /&gt;- tulang kepala berbentuk pipih&lt;br /&gt;- warna lebih gelap&lt;br /&gt;- gerakannya lebih lincah&lt;br /&gt;- perut ramping tidak terlihat lebih besar daripada punggung&lt;br /&gt;- alat kelaminnya berbentuk runcing.&lt;br /&gt;Induk betina bertanda :&lt;br /&gt;- tulang kepala berbentuk cembung&lt;br /&gt;- warna badan lebih cerah&lt;br /&gt;- gerakan lamban&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- perut mengembang lebih besar daripada punggung alat kelamin berbentuk bulat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Persiapan Lahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Proses pengolahan lahan (pada kolam tanah) meliputi :&lt;br /&gt;- Pengeringan. Untuk membersihkan kolam dan mematikan berbagai bibit penyakit.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Pengapuran. Dilakukan dengan kapur Dolomit atau Zeolit dosis 60 gr/m2 untuk mengembalikan keasaman tanah dan mematikan bibit penyakit yang tidak mati oleh pengeringan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Perlakuan TON (Tambak Organik Nusantara). untuk menetralkan berbagai racun dan gas berbahaya hasil pembusukan bahan organik sisa budidaya sebelumnya dengan dosis 5 botol TON/ha atau 25 gr (2 sendok makan)/100m2. Penambahan pupuk kandang juga dapat dilakukan untuk menambah kesuburan lahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Pemasukan Air. Dilakukan secara bertahap, mula-mula setinggi 30 cm dan dibiarkan selama 3-4 hari untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami lele.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pada tipe kolam berupa bak, persiapan kolam yang dapat dilakukan adalah :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Pembersihan bak dari kotoran/sisa pembenihan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;- Penjemuran bak agar kering dan bibit penyakit mati. Pemasukan air fapat langsung penuh dan segera diberi perlakuan TON dengan dosis sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Pemijahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemijahan adalah proses pertemuan induk jantan dan betina untuk mengeluarkan sel telur dan sel sperma. Tanda induk jantan siap kawin yaitu alat kelamin berwarna merah. Induk betina tandanya sel telur berwarna kuning (jika belum matang berwarna hijau). Sel telur yang telah dibuahi menempel pada sarang dan dalam waktu 24 jam akan menetas menjadi anakan lele.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Pemindahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cara pemindahan :&lt;br /&gt;- kurangi air di sarang pemijahan sampai tinggi air 10-20 cm.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- siapkan tempat penampungan dengan baskom atau ember yang diisi dengan air di sarang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;- samakan suhu pada kedua kolam&lt;br /&gt;- pindahkan benih dari sarang ke wadah penampungan dengan cawan atau piring.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- pindahkan benih dari penampungan ke kolam pendederan dengan hati-hati pada malam hari, karena masih rentan terhadap tingginya suhu air.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;F. Pendederan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adalah pembesaran hingga berukuran siap jual, yaitu 5 - 7 cm, 7 - 9 cm dan 9 - 12 cm dengan harga berbeda. Kolam pendederan permukaannya diberi pelindung berupa enceng gondok atau penutup dari plastik untuk menghindari naiknya suhu air yang menyebabkan lele mudah stress. Pemberian pakan mulai dilakukan sejak anakan lele dipindahkan ke kolam pendederan ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;V. Manajemen Pakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pakan anakan lele berupa :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- pakan alami berupa plankton, jentik-jentik, kutu air dan cacing kecil (paling baik) dikonsumsi pada umur di bawah 3 - 4 hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;- Pakan buatan untuk umur diatas 3 - 4 hari. Kandungan nutrisi harus tinggi, terutama kadar proteinnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Untuk menambah nutrisi pakan, setiap pemberian pakan buatan dicampur dengan POC NASA dengan dosis 1 - 2 cc/kg pakan (dicampur air secukupnya), untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh karena mengandung berbagai unsur mineral penting, protein dan vitamin dalam jumlah yang optimal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VI. Manajemen Air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ukuran kualitas air dapat dinilai secara fisik :&lt;br /&gt;- air harus bersih&lt;br /&gt;- berwarna hijau cerah&lt;br /&gt;- kecerahan/transparansi sedang (30 - 40 cm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran kualitas air secara kimia :&lt;br /&gt;- bebas senyawa beracun seperti amoniak&lt;br /&gt;- mempunyai suhu optimal (22 - 26 0C).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menjaga kualitas air agar selalu dalam keadaan yang optimal, pemberian pupuk TON sangat diperlukan. TON yang mengandung unsur-unsur mineral penting, lemak, protein, karbohidrat dan asam humat mampu menumbuhkan dan menyuburkan pakan alami yang berupa plankton dan jenis cacing-cacingan, menetralkan senyawa beracun dan menciptakan ekosistem kolam yang seimbang. Perlakuan TON dilakukan pada saat oleh lahan dengan cara dilarutkan dan di siramkan pada permukaan tanah kolam serta pada waktu pemasukan air baru atau sekurang-kurangnya setiap 10 hari sekali. Dosis pemakaian TON adalah 25 g/100m2.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VI. Manajemen Kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada dasarnya, anakan lele yang dipelihara tidak akan sakit jika mempunyai ketahanan tubuh yang tinggi. Anakan lele menjadi sakit lebih banyak disebabkan oleh kondisi lingkungan (air) yang jelek. Kondisi air yang jelek sangat mendorong tumbuhnya berbagai bibit penyakit baik yang berupa protozoa, jamur, bakteri dan lain-lain. Maka dalam menejemen kesehatan pembenihan lele, yang lebih penting dilakukan adalah penjagaan kondisi air dan pemberian nutrisi yang tinggi. Dalam kedua hal itulah, peranan TON dan POC NASA sangat besar. Namun apabila anakan lele terlanjur terserang penyakit, dianjurkan untuk melakukan pengobatan yang sesuai. Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi protozoa, bakteri dan jamur dapat diobati dengan formalin, larutan PK (Kalium Permanganat) atau garam dapur. Penggunaan obat tersebut haruslah hati-hati dan dosis yang digunakan juga harus sesuai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4744526375993235626?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4744526375993235626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-lele.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4744526375993235626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4744526375993235626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-lele.html' title='Budidaya Ikan Lele'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXMp0YnH2-I/AAAAAAAAAe8/Q_8DJCCFlAI/s72-c/lele.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-1083664530227898292</id><published>2009-01-16T00:53:00.001+07:00</published><updated>2009-01-16T04:04:36.849+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>KETAHANAN PRODUK PERIKANAN DALAM MENGHADAPI KRISIS GLOBAL</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Realisasi nilai ekspor produk perikanan Indonesia meningkat diperkirakan lebih dari 13% pada 2008 dibandingkan 2007&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  1. Kondisi pasar  :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         1. Belum ada importir hasil perikanan yang meminta negosiasi ulang harga&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         2. Belum ada importir hasil perikanan yang meminta penjadwalan ulang pengiriman barang (reschedule delivery)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;         3. Belum ada kuota ekspor produk perikanan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         4. Tingkat kepercayaan pembeli dari luar negeri terhadap sistem jaminan mutu dan keamanan produk perikanan Indonesia semakin diakui&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         5. Kondisi pasar dalam negeri sebagian besar menunjukan kenaikan harga yang signifikan&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  2. Kemampuan peningkatan produksi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Perikanan tangkap rata-rata 4% per tahun&lt;br /&gt;   * Perikanan budidaya rata-rata 40% per tahun&lt;br /&gt;   * Industri pengolahan produk perikanan rata-rata 20% per tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    3. Prospek pasar produk perikanan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   1. Perubahan perilaku konsumen yang cenderung memilih produk perikanan dengan alasan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   2. Adanya permintaan produk perikanan dari emerging markets (Eropa Timur dan Timur Tengah)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   3. Meningkatnya keanekaragaman dan kualitas produk perikanan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   4. Pemberlakukan ketentuan baru di bidang perdagangan [trade measures) yang mempersempit ruang gerak produk-produk perikanan ilegal&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      Dalam upaya meningkatkan produksi perikanan dan posisi Indonesia di ASEAN serta sekaligus antisipasi menghadapi krisis global, diperlukan stimulus sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;        1. Penguatan modal usaha nelayan, pembudidaya , pengolah dan pemasar ikan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         2. Peningkatan sarana prasarana budidaya, penangkapan, pengolahan dan pemasaran ikan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;         3. Peningkatan kemampuan pengawasan dalam rangka pemberantasan IUU Fishing&lt;br /&gt;        4. Insentif fiskal dalam bentuk subsidi bunga, subsidi benih, pembebasan PPN untuk bahan baku pakan dan pengolahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-1083664530227898292?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/1083664530227898292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/ketahanan-produk-perikanan-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1083664530227898292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1083664530227898292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/ketahanan-produk-perikanan-dalam.html' title='KETAHANAN PRODUK PERIKANAN DALAM MENGHADAPI KRISIS GLOBAL'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-2505434715230200482</id><published>2009-01-14T17:10:00.002+07:00</published><updated>2009-01-16T03:53:11.489+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Cacing Sutra</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW27rmTDi5I/AAAAAAAAAdk/dBfRSA0z104/s1600-h/Tubifex.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW27rmTDi5I/AAAAAAAAAdk/dBfRSA0z104/s400/Tubifex.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291091494919441298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cacing Tubifex / Cacing Rambut / Cacing sutra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filum     : annelid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas     : oligochaeta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ordo      : haplotaxida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bentuk tubuh cacing ini menyerupai rambut dengan panjang badan antara 1-3cm dengan tubuh berwarna merah kecoklatan dengan ruas ruas. Cacing ini hidup dengan membentuk koloni di perairan jernih yang kaya bahan organik. Cacing ini memiliki 57% protein dan 13% lemak dalam tubuhnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cacing sutra merupakan hewan hermaprodit yang berkembang biak lewat telur secara eksternal. Telur yang dibuahi oleh jantan akan membelah menjadi dua sebelum menetas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahan organik yang baik untuk digunakanoleh cacing sutra adalah campuran antara kotoran ayam, dedak (bekatul) dan lumpur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Teknik Budidaya Cacing Tubifek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persiapan Bibit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit bisa dibeli dari toko ikan hias atau diambil dari alam&lt;br /&gt;Note : Sebaiknya bibit cacing di karantina dahulu karena ditakutkan membawa bakteri patogen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persiapan Media&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Media perkembangan dibuat sebagai kubangan lumpur dengan ukuran 1 x 2 meter yang dilengkapi saluran pemasukan dan pengeluaran air. Tiap tiap kubangan dibuat petakan petakan kecil ukuran 20 x 20 cm dengan tinggi bedengan atau tanggul 10 cm, antar bedengan diberi lubang dengan diameter 1 cm&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemupukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan di pupuk dengan dekak halus atau ampas tahu sebanyak 200 - 250 gr/M2 atau dengan pupuk kandang sebanyak 300 gr/M2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fermentasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan direndam dengan air setinggi 5 cm selama 3-4 hari.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penebaran Bibit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama Proses Budidaya lahan dialiri air dengan debit 2 - 5 Liter / detik&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemanenan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacing Bisa dipanen setelah 8 - 10 hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-2505434715230200482?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/2505434715230200482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-cacing-sutra.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2505434715230200482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2505434715230200482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-cacing-sutra.html' title='Budidaya Cacing Sutra'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW27rmTDi5I/AAAAAAAAAdk/dBfRSA0z104/s72-c/Tubifex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-7654938872307238011</id><published>2009-01-14T16:50:00.004+07:00</published><updated>2009-01-16T03:53:11.489+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Ikan Gurame (Osphronemus gouramy)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW25gSK_-dI/AAAAAAAAAdc/GYZnnF-86x8/s1600-h/Gurame.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW25gSK_-dI/AAAAAAAAAdc/GYZnnF-86x8/s200/Gurame.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291089101515127250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gurame merupakan ikan yang memiliki pertumbuhan agak lambat namun harganya relatif meningkat setiap saat. Untuk DKI Jakarta, jenis ikan ini cocok karena tidak memerlukan air yang mengalir. Untuk memberi petunjuk bagi masyarakat yang berminat di bawah ini diuraikan tata cara budidayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. JENIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis ikan gurame yang dikenal masyarakat berdasarkan bentuknya ada 2 (dua) yaitu:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Gurame angsa (soang) : badan relatif panjang, sisik relatif lebar. Ukuran yang bisa dicapainya berat 8 kg, panjang 65 cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Gurame Jepang : badan relatif pendek dan sisik lebih kecil. Ukuran yang dicapai hanya 45 cm dengan berat kurang dari 4,5 kg. Jika dilihat dari warnanya terdapat gurame hitam, putih dan belang.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. MEMILIH INDUK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Induk yang dipakai sebaiknya mencapai umur 3 tahun. Untuk membedakan induk jantan dan betina bisa dilihat dari ciri-ciri sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Induk betina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan betina mempunyai dasar sirip dada yang gelap atau berwarna kehitaman, warna dagu ikan betina keputih-putihan atau sedikit coklat, jika diletakkan di lantai maka ikan betina tidak menunjukan reaksi apa-apa. Sebaiknya sudah berumur 3~7 tahun. 2) Induk jantan. Ikan jantan mempunyai dasar sirip berwarna terang atau keputih-putihan, mempunyai dagu yang berwarna kuning, lebih tebal daripada betina dan menjulur. Induk jantan apabila diletakkan pada lantai atau tanah akan menunjukan reaksinya dengan cara mengangkat pangkal sirip ekornya ke atas. Selain mengetahui perbedaan induk jantan dan betina, perlu juga diketahui demi keberhasilan pembenihan gurame ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Induk telah berumur 3~7 tahun. Berbeda dengan induk ikan tambakan, induk ikan gurame ini semakin bertambah umurnya akan mengeluarkan telur semakin banyak, perut akan membulat dan relatif penjang dengan warna badan terang. Sisik-sisiknya usahakan tidak cacat/hilang dan masih dalam keadaan tersusun rapi. Induk betina yang cukup umur dan matang kelamin ditandai dengan perutnya akan membesar ke belakang atau di dekat lubang dubur. Pada lubang anus akan nampak putih kemerah-merahan. Dan apabila kita coba untuk meraba perutnya akan teras lembek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. PEMIJAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemasukan air dilakukan pagi-pagi sekali, sehingga menjelang jam 10.00 kolam telah berisi air setengahnya. Induk-induk yang telah lolos seleksi dimasukkan dalam kolam dengan hati-hati dan penuh kasih sayang. Perbandingan jumlah antara induk jantan dan betina biasa 1 : 1 - 14. Dengan harapan induk jantan paling sedikit bisa mengawini dua ekor induk betina dalam satu tarikan. Setelah dilepaskan dalam kolam pemijahan biasanya induk jantan tidak otomatis langsung membuat sarang, tetapi terlebih dahulu berjalan-jalan, berenang kesana-sini mengenal wilayahnya. Setelah 15 hari sejak dilepaskan, induk jantan biasanya sudah langsung disibukkan oleh kegiatannya membuat sarang. Garis tengah sarang biasanya kurang lebih 30 cm, yang biasanya dikerjakan oleh induk jantan ini selama seminggu (7 hari). Setelah sarang selesai dibuat, induk jantan cepat-cepat mencari dan merayu induk betina untuk bersama-sama memijah disarang. Induk betina ini akan menyemprotkan telur-telurnya kedalam sarang melalui lubang sarang yang kecil, kemudian jantan akan menyemprotkan spermanya, yang akhirnya terjadilah pembuahan didalam istana ijuk ini. Tidak seperti halnya ikan mas yang pemijahannya hanya beberapa jam saja, pemijahan ikan gurame ini biasanya berlangsung cukup lama. Induk jantan bertugas menjaga sarang selama pemijahan berlangsung. Setelah pemijahan selesai, biasanya giliran induk betina yang bertugas menjaga keturunannya, dengan terlebih dulu menutup lubang sarang dengan ijuk atau rumputan kering. Dengan nalurinya sebagai orang tua yang baik, biasanya induk betina ini menjaga anaknya dengan tak lupa mengipaskan siripnya terutama sirip ekor kearah sarang. Gerakan sirip induk betina ini akan meningkatkan kandungan oksigen terlarut dalam air. Air dengan kandungan oksigen yang cukup akan membantu menetaskan telur-telur dalam sarang. Sebab seperti diketahui, telurpun butuh oksigen dalam prosesnya menjadi benih ikan. Sementara dengan kasih sayang induk betina menjaga keturunanya, induk jantan akan kembali menyusun sarang dan memikat induk betina yang lainnya untuk melanjutkan keturunannya Dari atas kolam kita bisa mengetahui induk-induk yang telah memijah tanpa turun ke kolam dengan melihat adanya bau amis, dan terlihat adanya lapisan minyak tepat di atas sarang pemijahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. PENETASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penetasan telur bisa dilakukan di paso, aquarium atau pun ember-ember plastik. Cara memindahkan telur dari dalam sarang ke paso/aquarium dilakukan dengan hati-hati tidak terlalu kasar untuk menghindari agar telur tidak pecah. Sarang bahan dari ijuk yang ada 5 cm dibawah permukaan air dan telah ditutup rapat, diangkat dengan cara dimasukkan kedalam ember yang berisi 3/4 bagian ember. Sarang menghadap ke atas dan ditenggelamkan kemudian perlahan-lahan tutup sarang dibuka, maka telur-telur akan keluar dan mengambang dipermukaan air. Selanjutnya telur diangkat dengan mengunakan piring kecil untuk dipindahkan ke pasoaquarium atau ember bak yang telah diisi air bersih yan sudah diendapkan. Penggantian air dilakukan secara rutin agar telur-telur menetas dengan sempurna dan telur yang tidak menetas segera dikeluarkan. Telur akan menetas dalam tempo 30 ~ 36 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. PENDEDERAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama 5 hari benih-benih belum membutuhkan makanan tambahan, karena masih mengisap kuning telur (yolk sack). Setelah lewat masa itu benih membutuhkan makanan yang harus disuplai dari luar. Oleh karenya jika masih belum ditebarkan di kolam harus diberi makan infusoria. Jika benih hendak ditebarkan di kolam, kolam harus dikeringkan dan dipupuk dengan pupuk kandang 1 kg/m2. Setelah seminggu benih ditebarkan, yaitu ketika air kolam sudah berubah menjadi kehijau-hijauan. Benih gurame umur 7 hari dapat dipasarkan kepada para pendedar dengan system jual sarang sehinga frekwensi pembenihan dapat ditingkatkan. Padat tebar pendederan 50 ~ 100 ekor/m2, sementara kolam yang digunakan berkisar 50.250 m2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun pemeliharaan gurame relatif membutuhkan waktu lama namun harga jual yang tinggi tetap akan memberi keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi DKI Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-7654938872307238011?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/7654938872307238011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-ikan-gurame-osphronemus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7654938872307238011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7654938872307238011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-ikan-gurame-osphronemus.html' title='Budidaya Ikan Gurame (Osphronemus gouramy)'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW25gSK_-dI/AAAAAAAAAdc/GYZnnF-86x8/s72-c/Gurame.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-5479966913683156640</id><published>2009-01-14T16:20:00.003+07:00</published><updated>2009-01-16T03:53:11.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Budidaya Ikan Hias Manfish (Pterophyllum scalare)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW20MGz__vI/AAAAAAAAAdU/tUHixr8I3Zw/s1600-h/Manfish.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 144px; height: 144px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW20MGz__vI/AAAAAAAAAdU/tUHixr8I3Zw/s400/Manfish.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291083257310346994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan manfish (Angle Fish) berasal dari Amerika Selatan, tetapi telah banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan manfish disebut Angle Fish (Ikan Bidadari), karena bentuk dan warnanya menarik serta gerakkannya yang tenang. Secara umum budidaya ikan manfish tidak membutuhkan lahan yang luas, bahkan dapat dilakukan dalam aquarium atau paso dari tanah, sehingga tidak membutuhkan investasi besar untuk budidayanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. PEMIJAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perbedaan induk jantan dan betina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDUK JANTAN&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ukuran relatif lebih besar dari induk betina pada umur yang sama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dilihat dari atas perut pipih atau ramping&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bentuk kepala agak besar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antara mulut dan sirip punggung berbentuk cembung.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;INDUK BETINA&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mempunyai ukuran relatif lebih kecil dari induk jantan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perut terlihat besar dan menonjol&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kepala lebih kecil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Antara mulut ke sirip punggung membentuk garis lurus, kadangdang menonjol sedikit.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemilihan Induk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Induk yang baik untuk dipijahkan adalah yang telah berumur lebih dari 6 bulan, dengan panjang induk jantan + 7,5 cm dan induk betina + 5 cm&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Untuk penentuan pasangan secara cermat, yaitu dengan cara menyiapkan induk-induk yang telah matang telur dalam satu bak (2 x 2) meter persegi dengan ketinggian air + 30 cm. Umumnya ikan manfish akan memilih pasangannya masing-masing. Hal ini dapat terlihat pada malam hari, ikan yang telah berpasangan akan memisahkan diri dari kelompoknya. Ikan yang telah berpasangan ini segera diangkat untuk dipijahkan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Pemijahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tempat pemijahan dapat berupa aquarium, bak atau paso dari tanah, diisi air yang telah diendapkan setinggi 30 - 60 cm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siapkan substrat dapat berupa daun pisang, seng plastik, kaca, keramik atau genteng dengan lebar + 10 cm dan panjang + 20 cm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Substrat diletakkan secara miring atau terlentang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebelum terjadi pemijahan, induk jantan akan membersihkan substrat dengan mulutnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah terjadi pemijahan, telur akan menempel pada substrat. Untuk satu kali pemijahan telur dapt berjumlah 2.000 ~ 3.000 butir&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selama pemijahan induk akan diberi makan kutu air dan cuk.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemeliharaan Benih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah induk memijah, penetasan telur dapat segera dilakukan. Penetasan telur ada beberapa cara:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Substrat yang telah ditempeli telur diangkat, untuk dipindahkan kedalam aquarium penetasan. Pada waktu mengangkat substrat diusahakan agar telur senantiasa terendam air, untuk itu dapat digunakan baskom atau wadah lain yang dimasukkan ke tempat pemijahan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara kedua yaitu telur ditetaskan dalam tempat pemijahan. Setelah menetas (2 ~ 3 hari) benih yang masih menempel pada substrat dapat dipindahkan ke aquarium. Pemindahan benih dilakukan dengan cara yang sama (a)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan benih:&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Aquarium tempat menetaskan telur maupun pemeliharaan benih sebelumnya harus di persiapkan dahulu, yaitu dengan mengisi air yang telah diendapkan + 10 cm, kemudian bubuhkan methyline blue beberapa tetes, untuk mencegah kematian telur karena serangan jamur. Selanjutnya beri tambahan oksigen dengan menggunakan pompa udara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Telur dan benih yang masih menempel pada substrat tidak perlu diberi makan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah lepas dari substrat (3 ~ 4 hari) dapat diberikan makanan berupa rotifera atau kutu air yang disaring, selama 5 ~ 7 hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya benih diberi kutu air tanpa di saring&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah seminggu diberi kutu air, benih muali dicoba diberi cacing rambut.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembesaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Setelah benih memakan cacing rambut, perlu dilakukan penjarangan di aquarium yang lebih besar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada 1,5 bulan dapat ditebar sebanyak + 1.000 ekor benih pada bak tembok berukuran (1,5 x 2) meter persegi dengan tinggi air 15 s.d. 20 cm&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya penjarangan dilakukan 2 minggu sekali dengan membagi dua, sehingga tiap kolam diisi 100 ekor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada keadaan terbatas kepadatan lebih dari 100 ekor, asal ketinggian air ditambah serta diberi pompa udara&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembersihan kotoran dilakukan setiap hari dengan menyiphon dan air sebagaimana semula.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penutup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Karena bentuk dan warnanya yang menarik, serta gerakan yang tenang, sehingga minat masyarakat terhadap ikan manfish (Angle Fish) cukup besar)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga ikan Manfish pun cukup tinggi, sehingga pembudidayaannya dapat dijadikan sebagai usaha sambilan yang dapat menambah penghasilan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber&lt;br /&gt;Dinas Perikanan, DKI Jakarta, Jakarta.&lt;br /&gt;7. KONTAK HUBUNGAN&lt;br /&gt;Dinas Perikanan, DKI Jakarta, Jakarta&lt;br /&gt;Jakarta, Maret 2001&lt;br /&gt;Disadur oleh : Tarwiyah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-5479966913683156640?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/5479966913683156640/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-ikan-hias-manfish-pterophyllum.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5479966913683156640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5479966913683156640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/budidaya-ikan-hias-manfish-pterophyllum.html' title='Budidaya Ikan Hias Manfish (Pterophyllum scalare)'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SW20MGz__vI/AAAAAAAAAdU/tUHixr8I3Zw/s72-c/Manfish.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4021797539076036698</id><published>2009-01-10T00:54:00.003+07:00</published><updated>2009-01-16T04:04:36.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Investasi Industri Pengolahan Ikan Meningkat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Investasi pada industri pengolahan hasil perikanan meningkat. Setidaknya ada sembilan industri pengolahan hasil perikanan yang siap beroperasi pada 2008 dengan total investasi 30 juta dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan Martani Huseini di Jakarta, Jumat (12/9), industri pengolahan yang siap beroperasi antara lain di Manokwari, Papua Barat; Cikarang dan Cikampek, Jawa Barat; Belawan, Sumatera Utara; Minahasa Utara, Sulawesi Utara; dan Kalimantan Barat. Sebagian di antaranya penanaman modal asing.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5 Tahun 2008 tentang Usaha Perikanan Tangkap, menurut Martani, telah mendorong investasi di industri pengolahan perikanan. Kepmen tersebut mewajibkan kapal berbendera asing yang ingin melakukan usaha penangkapan ikan di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia mendirikan usaha pengolahan ikan dengan mitra usaha perusahaan nasional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini terdapat sekitar 600 industri pengolahan perikanan, 200 unit di antaranya memiliki izin ekspor. Total ekspor perikanan Indonesia tahun 2007 sekitar 900.000 ton dengan nilai 2,3 miliar dollar AS dan kurang dari 50 persen di antaranya ekspor produk olahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain menerbitkan kepmen, pemerintah sejak Agustus 2008 juga memangkas proses sertifikasi kesehatan untuk ekspor produk perikanan olahan dari 12 hari menjadi satu hari. Uji coba dilakukan di Surabaya dan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;”Sertifikasi diberikan secepatnya. UPI (unit pengolahan ikan) dinilai sudah memiliki jaminan mutu produk,” kata Direktur Standardisasi dan Akreditasi DKP Nazori Djazuli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/09/13/01000291/investasi.industri.pengolahan.meningkat"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4021797539076036698?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4021797539076036698/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/investasi-industri-pengolahan-meningkat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4021797539076036698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4021797539076036698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/investasi-industri-pengolahan-meningkat.html' title='Investasi Industri Pengolahan Ikan Meningkat'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-1113979306603040897</id><published>2009-01-10T00:25:00.003+07:00</published><updated>2009-01-16T04:04:36.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Prosedur Memperoleh Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SWeKzmtdpbI/AAAAAAAAAdE/HWVY-vyA17o/s1600-h/SKP.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 377px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SWeKzmtdpbI/AAAAAAAAAdE/HWVY-vyA17o/s400/SKP.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289348906539132338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;UPI mengajukan permohonan ke Ditjen P2HP melalui Diskanlut Provinsi, dilampiri fotocopy IUP.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kepala Diskanlut menugaskan pengawas mutu daerah melakukan pra inpeksi ke UPI.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;UPI yang memenuhi syarat SSOP dan GMP direkomendasikan oleh Diskanlutuntuk memperoleh SKP dari Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (DJ-P2HP).&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DJ-P2HP menugaskan pengawas mutu pusat untuk melakukan penilikanbersama-sama dengan pengawas mutu yang ada di daerah.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Pengawas mutu pusat dan daerah melakukan penilikan akhir ke UPI.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.perikanan-diy.info/pustaka/skpengolahan.pdf"&gt;Sumber &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-1113979306603040897?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/1113979306603040897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/prosedur-memperoleh-sertifikat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1113979306603040897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1113979306603040897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/prosedur-memperoleh-sertifikat.html' title='Prosedur Memperoleh Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP)'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SWeKzmtdpbI/AAAAAAAAAdE/HWVY-vyA17o/s72-c/SKP.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-5517099018006946938</id><published>2009-01-08T19:46:00.003+07:00</published><updated>2009-01-16T04:04:36.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>Pameran European Seafood Exposition (ESE) 2009 dan International Boston Seafood Show (IBSS) 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_toLcccpMm50/SWX7w01vd9I/AAAAAAAAABk/nSS-OYMOtxo/s1600-h/P4260022.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_toLcccpMm50/SWX7w01vd9I/AAAAAAAAABk/nSS-OYMOtxo/s400/P4260022.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288910153652860882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pangsa pasar ekspor produk perikanan dari Indonesia di pasar internasional saat ini masih pada peringkat ke 14. Untuk meningkatkan pasar ekspor dan membuka peluang pasar baru maka Departemen Kelautan dan Perikanan dari tahun 2005 ikut berpartisipasi dalam pameran dan kontak bisnis perikanan tingkat dunia yaitu dengan keikutsertaan Paviliun Indonesia pada International Boston Seafood Show (IBSS) dan European Seafood Exposition (ESE).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 2009, Direktorat Pemasaran Luar Negeri, Ditjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan berencana akan melakukan misi promosi yaitu dengan memfasilitasi pelaku usaha perikanan pada International Boston Seafood Show (IBSS) di Boston, Amerika Serikat, European Seafood Exposition (ESE) di Brussels, Belgia, (Busan Seafood and  Fisheries Expo) di Busan, Korea Selatan, (2nd Seafood Expo 2009-Dubai) di Dubai, Uni Emirat Arab, (China Fisheries Seafood Expo) di Qingdao, China dan (Russia Seafood 2009) Moscow, Russia. Keikutsertaan pada pameran internasional dirasakan perlu untuk lebih di intensifkan mengingat peluang pasar produk perikanan Indonesia cukup besar, hal ini terbukti pada terealisasinya kontrak dagang antara buyer asing dengan pelaku usaha perikanan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini, perusahaan perikanan yang telah mendaftar untuk ikutserta dalam pameran &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;European Seafood Exposition&lt;/span&gt; (ESE) 2009 adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;PT. Dharma Samudera Fishing Industries&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PT. Aneka Tuna Indonesia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PT. Madsumaya Indo Seafood&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PT. Multi Monodon Indonesia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PT. Rex Canning and Frozen Industry&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PT. Bogatama Marinusa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PT. Windika Utama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PT. Winaros Kawula Bahari&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;sedangkan perusahaan perikanan yang berminat ikutserta dalam pameran &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;International Boston Seafood Show&lt;/span&gt; (IBSS) 2009, baru dua perusahaan yang mendaftar dari 4 perusahaan yang disediakan yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;PT. Dharma Samudera Fishing Industries&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PT. Bogatama Marinusa&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Pendaftaran pameran&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;International Boston Seafood Show&lt;/span&gt; (IBSS) 2009 dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;European Seafood Exposition&lt;/span&gt; (ESE) 2009 akan ditutup pada tanggal &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15 Januari 2008&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departemen Kelautan dan Perikanan masih membuka kesempatan kepada perusahaan perikanan yang ingin mengembangkan pemasaran ke pasar global khususnya untuk pasar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;China, Dubai dan Russia &lt;/span&gt;dengan dengan melakukan pendaftaran  ke Direktorat Pemasaran Luar Negeri, Ditjen. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. Contact person yang dapat dihubungi adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Harimurti Soekirno (0818-471809)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Eko Soenarko (0812-8023225)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Amin Basuki (0856-92175052)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-5517099018006946938?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/5517099018006946938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/pameran-seafood-dunia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5517099018006946938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5517099018006946938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/pameran-seafood-dunia.html' title='Pameran European Seafood Exposition (ESE) 2009 dan International Boston Seafood Show (IBSS) 2009'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_toLcccpMm50/SWX7w01vd9I/AAAAAAAAABk/nSS-OYMOtxo/s72-c/P4260022.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-8671780929040597689</id><published>2009-01-04T20:35:00.000+07:00</published><updated>2009-01-16T03:49:55.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Manfaat Minyak Ikan Bagi Kesehatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVokFPA1-uI/AAAAAAAAAcM/FG042FRQFBI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 192px; height: 144px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVokFPA1-uI/AAAAAAAAAcM/FG042FRQFBI/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285576785020713698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menyibak Gizi Minyak Ikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jenis minyak yang satu ini bukan untuk menggoreng tempe atau kerupuk. Minyak ikan sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, walaupun tergolong keluarga minyak-minyakan, minyak ikan bukan untuk menggoreng namun merupakan “makanan” tambahan sumber zat gizi. Bahkan, minyak ikan termasuk bahan makanan sumber lemak yang rendah kolesterol, sehingga para ahli gizi dan kesehatan sepakat untuk memberikan label “aman” untuk dikonsumsi oleh bayi, balita, maupun orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski bernilai gizi baik, namun kandungan minyak di dalam ikan ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu jenis ikan , jenis kelamin, umur (tingkat kematangan), musim, siklus bertelur, dan letak geografis perairan tempat si ikan hidup.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengapa lebih baik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya, jenis asam lemak pada minyak ikan ada tiga, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Asam lemak tidak jenuh (tidak punya ikatan rangkap pada rantai karbonnya), seperti palmitat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Asam lemak tidak jenuh tunggal (punya satu ikatan rangkap pada rantai karbonnya), contohnya oleat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Asam lemak tidak jenuh ganda (punya lebih dari satu ikatan rangkap pada rantai karbonnya), contohnya linoleat, linolenat, asam eikosapentanoat (EPA), dan asam dokosaheksanoat (DHA).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlu Anda tahu, semakin panjang rantai karbon pada suatu jenis asam lemak dan semakin banyak jumlah ikatan rangkap pada rantai karbon penyusunnya, maka asam lemak itu akan semakin “kaya” manfaatnya bagi kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minyak ikan adalah salah satu zat gizi yang mengandung asam lemak kaya manfaat itu, karena mengandung sekitar 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid/PUFA ) di dalamnya akan membantu proses tumbuh-kembang otak (kecerdasan), serta perkembangan indera penglihatan dan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada 2 jenis PUFA yang sangat terkenal, yakni DHA dan EPA, dimana gabungan konfigurasi atom karbon keduanya dikenal sebagai omega-3. Jenis ikan laut yang “kaya” kandungan omega-3 antara lain salmon, tuna (khususnya tuna sirip biru, tuna sirip kuning, dan albacore ), sardin, herring , makerel, dan kerang-kerangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minyak ikan juga mengandung vitamin A dan D –dua jenis vitamin yang larut dalam lemak– dalam jumlah tinggi. Manfaat vitamin A membantu proses perkembangan mata, sementara vitamin D untuk proses pertumbuhan dan pembentukan tulang yang kuat. Nah, kadar kedua vitamin ini dalam tubuh ikan akan meningkat sejalan dengan bertambah umurnya. Umumnya, kadar vitamin A dalam minyak ikan berkisar antara 1.000–1.000.000 SI (Standar Internasional) per gram, sementara vitamin D sekitar 50–30.000 SI per gram.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berapa banyak boleh dikonsumsi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konsumsi minyak ikan bayi dan balita per harinya didasarkan pada berat badannya. Misalnya saja, bila berat badan anak Anda 10 kg, dia cukup mengkonsumsi minyak ikan sebanyak satu sendok teh setiap harinya. Jika berat badannya lebih dari 10 kg, gunakan alat takar berupa sendok makan, karena jumlah kebutuhannya juga akan meningkat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya, ada cara gampang mengatur dosis konsumsi minyak ikan untuk anak. Ikuti saja aturan yang ada dalam kemasan. Produk minyak ikan sirup untuk anak-anak yang dijual di pasaran umumnya telah menambahkan zat-zat gizi lain, sehingga ukuran takaran yang dianjurkan pun sudah disesuaikan antara kandungan gizi yang ada dengan kebutuhan anak. Namun, bila Anda merasa perlu, ada baiknya bila mengkonsultasikan hal ini pada dokter anak Anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang juga perlu diperhatikan adalah cara penyimpanan minyak ikan. Mengingat proses oksidasi lemak yang dapat merusak kualitas minyak ikan bisa terjadi di mana saja (akibatnya menjadi tengik), simpanlah minyak ikan di dalam wadah yang tertutup rapat dan letakkan di tempat yang sejuk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*)Penulis adalah Guru Besar pada Departemen Teknologi Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080704212927AAGUuWU"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-8671780929040597689?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/8671780929040597689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/manfaat-minyak-ikan-bagi-kesehatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/8671780929040597689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/8671780929040597689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/manfaat-minyak-ikan-bagi-kesehatan.html' title='Manfaat Minyak Ikan Bagi Kesehatan'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVokFPA1-uI/AAAAAAAAAcM/FG042FRQFBI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-8759352693411799706</id><published>2009-01-02T09:40:00.000+07:00</published><updated>2009-01-22T09:47:55.714+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Budidaya Ikan'/><title type='text'>Pembenihan Ikan Corydoras</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXfeIUJoaYI/AAAAAAAAAfc/yU0hZoa-IPs/s1600-h/corydoras.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXfeIUJoaYI/AAAAAAAAAfc/yU0hZoa-IPs/s400/corydoras.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293944121426733442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Corydoras merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak diminati pecinta ikan hias dan mempunyai peluang ekspor. Selain digunakan sebagai ikan hias air tawar, juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik di negara maju.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun ikan ini berasal dari Amerika Selatan, tetapi sejak lama telah berhasil dibudidayakan di Indonesia. Ikan ini dikenal mudah pembudidayaannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ciri Morfologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bentuk tubuh pendek dan gemuk, punggung lebih melengkung dibandingkan dengan perut, kedua sisi ikan dilengkapi dengan lempengan seperti tulang yang tersusun dalam dua baris, mempunyai dua pasang kumis yang terletak di rahang atas dan rahang bawah serta ukuran tubuh dapat mencapai 12 cm.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan Corydoras dapat dibudidayakan di kolam yang kandungan oksigen di dalam airnya rendah. Kondisi lingkungan cocok untuk jenis ikan ini adalah: pH 6-8, suhu 21.5-28 O C.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;3. Prasarana dan Sarana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pemeliharaan ikan Corydoras diperlukan sarana berupa bahan dan alat, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;a. Induk ikan Corydoras betina dan jantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Wadah pemeliharaan berupa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Bak pemeliharaan induk jantan dan betina secara masal, sekaligus sebagai tempat pemijahan, atau akuarium yang berukuran 60x40x40 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Bak pemeliharaan larva dan benih secara masal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Pakan induk berupa cacing tubifex atau Chironomous serta jentik nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Pakan larva berupa nauplii artemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Pakan untuk pembesaran ikan Corydoras hingga siap dipasarkan adalah cacing tubifex&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kegiatan Operasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.1 Pemeliharaan Induk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan Corydoras mulai dapat dipijahkan minimal pada umur delapan bulan. Pakan yang terbaik diberikan pada masa pemeliharaan induk adalah pakan yang banyak mengandung zat chitin seperti larva nyamuk yang baik untuk perkembangan telur. Selain itu karena Corydoras bersifat 'bottom feeder' maka ikan ini lebih responsif pada jenis makanan seperti cacing tubifex atau chironomus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara termudah untuk membedakan jenis kelamin adalah dengan melihat bentuk tubuh. Ikan jantan mempunyai bentuk tubuh seperti terpedo, bagian dari belakang insang meruncing hingga ke ekor. Tubuh lebih langsing dan ukurannya lebih kecil daripada betina, dan sirip dorsal ikan jantan terlihat lebih runcing. Tubuh ikan betina berukuran lebih besar dibandingkan dengan ikan jantan, dan perutnya yang tampak membundar berisi telur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4.2. Pemijahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemijahan dilakukan secara masal di bak semen, bak fiber atau akuarium dengan perbandingan induk betina : jantan l : 2 atau 1:1. Penggantian air dilakukan setiap hari, untuk menjaga kualitas air media pemijahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Corydoras mempunyai tipe bertelur dengan menempelkan telurnya pada suatu substrat yaitu : lempengan kaca, potongan paralon (PVC), ubin keramik atau lempengan batu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikan Corydoras mengeluarkan telurnya secara parsial, sehingga setiap hari dapat ditemukan substrat yang ditempeli telur. Setiap induk mampu menghasilkan 200-350 butir telur. Selanjutnya substrat yang dipasang diambil untuk ditetaskan pada wadah penetasan telur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4.3. Penetasan telur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Telur yang menempel pada substrat selanjutnya ditetaskan di dalam akuarium . Telur akan menetas dalam waktu enam hari. Selama penetasan telur, media pemeliharaan diberi obat anti jamur antara lain methylene blue 0.1 ppm. Derajat penetasan telur berkisar 60-70%. Larva ikan Corydoras dipelihara di akuarium tersebut sampai berumur tujuh hari dengan pemberian pakan berupa nauplius artemia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4.4. Tahap Pemeliharaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemeliharaan dilakukan pada wadah berupa fiber glass atau bak semen sampai ukuran S (Small=kecil) dengan padat penebaran 20-30 ekor/liter. Selama satu Bulan mencapai ukuran M (Medium=sedang) yaitu dengan padat penebaran 10-15/liter dan siap untuk dipasarkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemeliharaan selanjutnya lebih diarahkan ke pengadaan calon induk, karena biasanya pada ukuran L (Large=besar) permintaan pasar cenderung menurun. Padat penebaran pada masa pemeliharaan dari ukuran M ke ukuran L adalah 5 ekor/liter.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pakan yang diberikan selama pemeliharaan ikan sampai siap dipasarkan berupa cacing tubifex.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4.5. Pengelolaan Kesehatan Ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa jenis parasit yang sering menyerang ikan Corydoras ini adalah : Trichodina sp, Epistylis, Glossatella sp dan Chillodonella sp. Sedangkan bakteri yang menyerang biasanya merupakan infeksi sekunder yang terjadi akibat luka karena penanganan, atau serangan parasit yang mengakibatkan terjadinya luka. Jenis bakteri yang ditemukan adalah Aeromonas hydrophilla.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengobatan yang dilakukan untuk penyakit parasit adalah menggunakan formalin 25 ppm, garam 500 ppm. Sedangkan untuk penyakit bakterial menggunakan Oxytetracycline 10 ppm dengan cara perendaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://bbat-sukabumi.tripod.com/corydoras.html"&gt;Sumber &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-8759352693411799706?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/8759352693411799706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/pembenihan-ikan-corydoras.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/8759352693411799706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/8759352693411799706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/pembenihan-ikan-corydoras.html' title='Pembenihan Ikan Corydoras'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXfeIUJoaYI/AAAAAAAAAfc/yU0hZoa-IPs/s72-c/corydoras.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-1686580432040992326</id><published>2009-01-01T23:44:00.000+07:00</published><updated>2009-03-17T00:16:05.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-book Gratis'/><title type='text'>Download  E-Book Perikanan Gratis</title><content type='html'>Download Ebook Perikanan Gratis, silahkan anda klik judul ebook dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826273/BudidayaIkanManfish.pdf"&gt;Budidaya Ikan Manfish&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826274/BudidayaIkanGurame.pdf"&gt;Budidaya Ikan Gurame&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826275/BudidayaBelut.PDF"&gt;Budidaya Belut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826360/BudidayaIkanHias-LiveBearer.pdf"&gt;Budidaya Ikan Hias - Live Bearer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826362/BudidayaKodok.PDF"&gt;Budidaya Kodok&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826364/BudidayaIkanOscar.pdf"&gt;Budidaya Ikan Oscar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3888080/BudidayaLobsterAirTawar.pdf"&gt;Budidaya Lobster Air Tawar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826363/MenggaliManfaatRumputLaut.pdf"&gt;Menggali Manfaat Rumput Laut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826365/ManfaatRumputLautBagiKesehatan.pdf"&gt;Manfaat Rumput Laut Bagi Kesehatan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/downloadlink/3826366/MengolahAgarofitMenjadiAgarKertas.pdf"&gt;Mengolah Agrofit Menjadi Agar Kertas&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-1686580432040992326?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/1686580432040992326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/download-e-book-gratis.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1686580432040992326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1686580432040992326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/download-e-book-gratis.html' title='Download  E-Book Perikanan Gratis'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-1019569059302785788</id><published>2009-01-01T23:28:00.000+07:00</published><updated>2009-02-13T10:01:00.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cangkruk Di Sini'/><title type='text'>Rencana Om Moderator Ke Trenggalek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXdPwihqo2I/AAAAAAAAAfU/rb2q3euShMk/s1600-h/undangan-1a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 371px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXdPwihqo2I/AAAAAAAAAfU/rb2q3euShMk/s400/undangan-1a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293787582317634402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya Om Moderator mohon maaf karna tidak ijin dulu mempublikasikan pernikahannya bos Absen. Tapi ga apalah, niatnya khan baek... oalah agoes...agoes.. Menurut rencananya akad nikah saudara Agus Irawan akan di selenggarakan tanggal 5 Februari 2009, dan menurut rencana pula (jika tidak ada halangan) Om Moderator akan menyempatkan diri sowan ke Trenggalek untuk menghadiri resepsi pernikahan bos Absen pada tanggal 7 Februari 2009.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buat temen2 cangkruk yang punya waktu senggang, saya turut mengundang loh... sekalian kita ngobrol ngalor ngidul... khan wes suwe ga ketemu... Om Moderator berangkat pada jumat sore tanggal 6 februari 2009 naek sepur seng murah ae. Nah...Dikarenakan Dwi Mugi menawarkan boncengan ke trenggalek, ya demi solidaritas (padahal supaya irit) turun di Kediri yang selanjutnya bersama mba dwi menuju Trenggalek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;tak tunggu dan bener2 tak enteni di tempate agus... jo sampe ga teko... tak sobek2 kabeh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-1019569059302785788?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/1019569059302785788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/rencana-om-moderator-ke-trenggalek.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1019569059302785788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1019569059302785788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/rencana-om-moderator-ke-trenggalek.html' title='Rencana Om Moderator Ke Trenggalek'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SXdPwihqo2I/AAAAAAAAAfU/rb2q3euShMk/s72-c/undangan-1a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3254966964841113138</id><published>2009-01-01T20:28:00.000+07:00</published><updated>2009-01-16T04:04:36.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><title type='text'>TNI AL Amankan Dua Kapal Ikan Di Laut Jawa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVoiO3O-4fI/AAAAAAAAAcE/PgGLNAO8u88/s1600-h/imagedb_create.php.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 197px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVoiO3O-4fI/AAAAAAAAAcE/PgGLNAO8u88/s400/imagedb_create.php.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285574751413002738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kapal Perang RI (KRI) Sura-802 dari Satuan Kapal Patroli Komando Armada RI Kawasan Timur (Satrol Koarmatim) berhasil mengamankan dua buah kapal ikan masing-masing KM Bintang Mas Perintis dan KM Jasa Mina Agung di sekitar perairan Laut Jawa (29/11) karena saat berlayar tidak dilengkapi dengan dokumen kapal. KM Bintang Mas Perintis yang dinakhodai oleh Nasata, berbobot mati sekitar 65 gross tonage dengan muatan ikan campuran sebanyak 15 ton. Diamankan aparat TNI AL karena saat berlayar tidak dilengkapi dengan buku pelaut, tidak ada buku sijil dan fishing ground tidak sesuai dengan Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI) Sedangkan KM Jasa Mina Agung yang berbobot mati 113 gross tonagge dinakhodai oleh Ramijan, diketahui membawa ikan seberat 4 ton. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;KM Jasa Mina Agung tidak dilengkapi dengan SLO, tanda pelunasan habis masa berlakunya, buku pelaut tidak ada serta VMS tidak ada. Atas pelanggaran tersebut, KM Bintang Mas Perintis yang diawaki oleh 37 ABK dan KM Jasa Mina Agung yang diawaki oleh 33 ABK dikawal KRI Sura-802 yang dikomandani oleh Mayor Laut (P) Hari Triwibowo ke Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar, Sulawesi Selatan, untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan awal aparat TNI AL, KM Bintang Mas Perintis diketahui sedang berlayar dari Pekalongan, Jawa Tengah, sedangkan KM Jasa Mina Agung berlayar dari Juwana, Jawa Tengah. Keduanya sedang berlayar menuju Fishing Ground. Beberapa dokumen yang ditemukan diantara Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Ijin Berlayar (SIB), Pas Tahunan, Surat Ukur, Sertifikat Radio dan surat kelaikan. Kepala Dispen Koarmatim Letkol Laut Toni Syaiful&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://beta.tnial.mil.id/koarmatim/"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3254966964841113138?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3254966964841113138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/tni-al-amankan-dua-kapal-ikan-di-laut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3254966964841113138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3254966964841113138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/tni-al-amankan-dua-kapal-ikan-di-laut.html' title='TNI AL Amankan Dua Kapal Ikan Di Laut Jawa'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVoiO3O-4fI/AAAAAAAAAcE/PgGLNAO8u88/s72-c/imagedb_create.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-2059400161640621324</id><published>2009-01-01T16:03:00.000+07:00</published><updated>2009-01-14T17:18:40.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Politik'/><title type='text'>Agresi Zionis Israel  Masih Berlanjut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SWhqP09N5BI/AAAAAAAAAdM/sSrKxZM4HN8/s1600-h/38100502yh3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SWhqP09N5BI/AAAAAAAAAdM/sSrKxZM4HN8/s400/38100502yh3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289594582492636178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;TAK terkira kepiluan yang dirasakan oleh Nael al Samouni. Bayangkan, hanya dalam kurun waktu 12 hari dia harus kehilangan 60 anggota keluarga besarnya. Semuanya disebabkan gempuran serdadu Israel di wilayah tempat pria 36 tahun itu tinggal, yakni Zeitoun, dekat Kota Gaza.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kepedihan tersebut bermula dari serangan darat Israel ke Gaza Senin lalu (5/1). Tanpa ampun, para serdadu Israel memberondongkan peluru ke rumah besar tempat keluarga besar Samouni&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tinggal.Yang hingga kini masih terngiang-ngiang dalam benak Samouni, seorang anggota keluarganya roboh diterjang peluru penembak gelap Israel. Peristiwa itu terjadi di depan matanya. ”Kami lari dari persembunyian dan anggota keluarga saya berpencar entah ke mana,” ucapnya kepada The Daily Telegraph. ”Saya mendengar letusan senjata. Saya terus berlari. Tak ada lagi yang bisa saya lakukan,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Wael, kerabat lain Samouni, bersaksi tentang kejadian hari itu. Serdadu Israel, terang dia, memaksa sekitar seratus orang masuk ke rumahnya. Padahal, masing-masing memiliki rumah pribadi.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sana mereka berdesak-desakan hingga pagi menjelang. Senin pukul 06.35, rumah itu tiba-tiba ditembak secara brutal dengan senjata-senjata Israel. Tembakan tersebut berlangsung terusmenerus untuk beberapa lama. ”Saya lihat ibu dan bapak serta tiga anak saya tewas. Darah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;bercecer di mana-mana. Kebanyakan tewas karena terhimpit reruntuhan bangunan,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah kejadian itu, Israel langsung memblokade lokasi. Para jurnalis dan petugas medis dilarang masuk. Namun, beberapa korban selamat berhasil menyelundupkan informasi untuk disampaikan kepada komunitas internasional. Palang Merah Internasional juga termasuk yang dilarang masuk. Israel beralasan bahwa kondisi di sana tidak aman. Ambulans Palestina yang hendak memasuki daerah tersebut juga dicekal. Bahkan, beberapa ambulans menjadi sasaran peluru Israel. Tujuh paramedis dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan apa lagi wahai engkau Israel? Engkau telah menumpahkan darah saudara kami setiap detik. Dengan alasan membasmi Hamas? dengan alasan apalagi engkau akan menguasai negeri kami? Sesungguhnya kamu adalah kaum yang tidak akan mendapatkan tempat di muka bumi, sampai kapanpun.. laknat Allah selalu menyertai kaummu.. Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ada lagi berita memilukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebiadaban pasukan Israel terus terungkap. Kemarin, giliran PBB yang membongkar pembantaian yang dilakukan militer Negeri Zionis itu di sebuah rumah di Zeitun, dekat Kota Gaza, berdasarkan keterangan beberapa saksi korban yang selamat dari insiden itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti dilansir &lt;i&gt;AFP&lt;/i&gt;, dengan dalih ingin menyelamatkan, 110 warga sipil Palestina di digiring masuk ke rumah itu. Namun, misi heroik itu hanyalah topeng. Sehari kemudian, serdadu Israel malah memberondongkan peluru senjata otomatis ke tengah massa yang meringkuk di rumah tersebut. Buntutnya pun otomatis mengerikan. 30 orang tewas seketika.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;''Berdasar sejumlah kesaksian, pada 4 Januari, serdadu Israel mengevakuasi sekitar 110 warga Palestina ke sebuah rumah di Zeitun (setengahnya anak-anak) dan mengatakan agar tak kemana-mana. Dua puluh empat jam kemudian, serdadu Israel menembak rumah tersebut berulangkali, menewaskan setidaknya 30 orang,'' kata seorang pejabat PBB kepada Agence France-Presse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut lembaga PBB untuk bantuan kemanusiaan, OCHA, sepanjang 13 hari serangan Israel hingga kemarin, kejadian itulah yang paling tragis. Bila serangan Israel masih tetap berlanjut dan tak ada satu kekuatan pun yang dapat menghentikan agresi Israel ke Gaza, daftar insiden paling tragis dipastikan akan terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar catatan OCHA, warga sipil yang berhasil lolos, berlari menyelamatkan diri menuju jalan raya bahkan sambil membawa korban luka-luka yang masih mungkin diselamatkan nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka yang selamat berjalan sejauh dua kilometer ke Jalan Salah Ed Din sebelum diangkut ke rumah sakit oleh kendaraan warga sipil lain. Ada tiga anak-anak, yang paling muda berusia lima bulan dan meninggal begitu tiba di rumah sakit,'' kata sumber internal OCHA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang yang selamat dari pembantaian itu, Meysa Fawzi al Samuni, 19, menjelaskan, yang menyuruh dia dan para warga Zeitun lainnya masuk rumah itu adalah dua tentara Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kedua tentara itu kemudian pergi. Setelah itu atap rumah ditembaki dengan misil. Melihat intensitasnya, saya pikir tembakan itu berasal dari pesawat F-16," kata Al Samuni seperti dikutip B'Tselem, organisasi kemanusiaan dan hak asani manusia yang berbasis di Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah semua bagian rumah runtuh, saya melihat 20-30 orang tewas. Yang luka-luka masih banyak yang tertinggal di rumah itu," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel mengaku tak tahu-menahu tentang insiden tersebut. Mereka menyatakan bakal melakukan investigasi mengenai keabsahan kesaksian korban. ''Dari pemeriksaan inisial, kami sama sekali tak tahu-menahu tentan insiden ini. Kami telah memulai penyidikan tapi masih belum tahu hasilnya,'' kata Avital Leibovich, juru bicara militer Israel.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-2059400161640621324?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/2059400161640621324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/doa-untuk-palestina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2059400161640621324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2059400161640621324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/01/doa-untuk-palestina.html' title='Agresi Zionis Israel  Masih Berlanjut'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SWhqP09N5BI/AAAAAAAAAdM/sSrKxZM4HN8/s72-c/38100502yh3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-8005261482451465635</id><published>2008-12-31T22:02:00.000+07:00</published><updated>2009-01-04T22:59:59.724+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi Alumni'/><title type='text'>Happy New Year 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun baru belom ada acara mo kemana, bingung karna gajian kayanya juga pas tanggal 5 wah,, tambah mumet. Ada beberapa tempat yang bakal rame pas taon baru, kalo ga monas yo ancol. Semua orang rame2 ampe direwangi jalan kaki pulang pagi untuk menikmati malam pergantian tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Paling2 kalo males keluar tinggal nyetel TV siaran langsung di monas, nontonnya lewat TV, suara kembang apinya live karna monas deket kos2an he..he.. Mudah2an ga hujan gede kaya tahun kemaren. Bawaannya dah males keluar, apalagi ngliat jalanan macet total, jangankan bawa motor, wong jalan kaki aja bisa macet kok.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir tahun bukannya kerjaan tambah sedikit malah seabrek2 seperti kejar setoran. Tapi bukan suatu hal yang aneh, karna semua departemen dan instansi pemerintah lainnya bernasib sama, pada kejar setoran...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin tahun baruan dimalang masih agak sedikit meriah, disamping bisa ngeceng bareng temen2 juga bisa nikmati ademnya kota malang yang tidak dibuat2. Maksudnya?? karna di jakarta kalo pengen dingin ya nyiapin pendingin buatan alias AC. Tapi sayang karna kerja harus kejar setoran jadi belum bisa sowan ke malang. Kapan bisanya? ya nunggu dapet tugas dinas ke Surabaya baru bisa mampir ke Malang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Doa dan harapanku di tahun baru ini adalah adanya sesuatu yang bisa menjadikan harapan-harapan baru untuk hari tua. Contohnya, ya yang jelas ada kenaikan gaji untuk tahun ini he..he.. lumayan buat tambahan kuliah lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Happy New Year yo.... Jo lali seng belum lulus yo ndang podo dikebut lek nggarap sekripsine.. Semakin di tunda2 akan semakin bertambah beban kalian ke orang tua, masyarakat dan tentunya nambah beban bayaran SPP ne ker...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-8005261482451465635?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/8005261482451465635/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/happy-new-year-2009.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/8005261482451465635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/8005261482451465635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/happy-new-year-2009.html' title='Happy New Year 2009'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-6448327140817171112</id><published>2008-12-30T19:57:00.002+07:00</published><updated>2008-12-30T20:04:22.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Pejuang Negara Kepulauan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVoa4y5htOI/AAAAAAAAAb8/MgHCIX0CTgc/s1600-h/hasjim_djalal.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 145px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVoa4y5htOI/AAAAAAAAAb8/MgHCIX0CTgc/s400/hasjim_djalal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285566675710751970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Prof Dr Hasjim Djalal sebagai seorang diplomat senior dan tokoh hukum laut internasional punya andil besar dalam proses mewujudkan pengakuan dunia atas Indonesia sebagai suatu negara kepulauan (archipelagic state). Pria kelahiran  Ampat Angkat, Bukittinggi, Sumatera Barat, 25 Februari 1934, itu berprofesi sebagai diplomat karier sejak masa Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi. Penulis buku Indonesian Struggle for the Law of the Sea (1979) dan Indonesia and the Law of the Sea (1995) serta Preventive Diplomacy in Southeast Asia: Lesson Learned (2003), itu pernah menjabat Duta Besar Indonesia untuk PBB (1981-1983), Dubes di Kanada (1983-1985), dan Dubes di Jerman (1990-1993) serta Dubes Keliling hingga masa pemerintahan Presiden BJ Habibie.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai setelah dia pensiun, 1994, dia masih aktif menulis buku dan artikel di berbagai media serta berbicara di berbagai forum tentang masalah hukum laut internasional. Juga masih sibuk melayani kontak dari kolega-kolega internasionalnya. Pemikiran dan gagasannya tentang kelautan masih dibutuhkan bangsa ini, sehingga dia masih dipercaya duduk sebagai Anggota Dewan Martim Indonesia, Penasehat Senior Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Penasehat Kepala Staf TNI Angkatan Laut serta di Kantor Menteri Percepatan Pembangunan Indonesia Timur.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suami dari Ny Jurni Hasjim Djalal dan ayah dari tiga anak: Iwan Djalal, eksekutif perusahaan swasta; Dino Pati Djalal, Jubir Luar Negeri Presiden SBY, Direktur Urusan Amerika Utara dan Tengah Departemen Luar Negeri RI; dan Dini Djalal, wartawan, tinggal di Amerika, itu juga di masa tuanya masih aktif sebagai anggota Komisi Konstitusi yang mengkaji amandemen UUD 45.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia tidak mau berdiam diri (mengangur). Sebagai pegawai negeri, pejabat eselon I dan II, memang diwajibkan pensiun pada usia 60 tahun. Tapi sebagai manusia, dia tidak mengenal masa pensiun. Sepanjang hayat masih dikandung badan, dia masih ingin aktif berkarya karena sudah merupakan bagian dari kebiasaan hidupnya. "Saya masih terus berpikir dan menulis. Kalau nggak kerja, rasanya sepi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepertinya dia tidak kenal lelah. Karena dia mengaku sangat menikmati kerja. Karena, baginya bekerja tidak sekadar bekerja karena pekerjaannya, tapi juga sekaligus bekerja karena hobi dan sudah menjadi bagian dari kebiasaannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan prinsip kerja seperti itu, Hasjim Djalal di masa pensiunnya masih terlihat segar bugar. "Karena saya selalu mengemukakan pikiran saya, secara langsung maupun lewat tulisan. Saya suka ceramah, kuliah, menulis di koran, majalah, membuat paper untuk workshop dan seminar. Pokoknya apa saja. Keep you busy! Kita harus buat kehidupan ini berguna. Bahwa pensiun, ya pensiun. Tapi yang perlu diingat bahwa hidup ini belum berhenti," kata Hasjim Djalal sebagaimana dikutip Harian Republika, Minggu, 09 Nopember 2003.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai manusia biasa, dia tentu juga perlu isterahat. "Tapi kadang kan orang bekerja dengan istirahat," katanya memperkuat betapa dia sangat menikmati (hobi) pekerjaan yang digumulinya. Selain itu, untuk memelihara kebugaran, Hasjim Djalal aktif berolahraga golf, bukan untuk mengejar poin, melainkan menikmati jalan kakinya itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam usia senja, visinya masih tetap jauh menatap masa depan. Dia gelisah atas tingkah-polah beberapa pemimpin saat ini yang tampaknya hanya berpikir jangka pendek, hanya memikirkan jabatan. Tidak seperti para pemimpin terdahulu, terutama para pendiri bangsa ini, yang berjuang untuk kepentingan bangsanya, kendati pun harus mati dan dibuang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dia melihat perlunya aktualisasi Deklarasi Djoeanda yang visioner itu jauh ke depan. Sebagaimana dituturkan kepada Wartawan Tokoh Indonesia Haposan Tampubolon, Saud Situmorang dan Wilson Edwart (fotografer), Kamis 13 Desember 2007:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Makanya saya sedang mikir-mikir, pada tahun 1945 kita memproklamirkan kemerdekaan dengan wilayah nasional sebagaimana dimiliki Hindia Belanda 3 mil dari pantai, sehingga laut-laut itu bukan laut nasional kita. Tetapi Djoeanda menjadikannya menjadi laut nasional. Itu sangat visionaris.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba kita pikirkan. Setelah 50 tahun Deklarasi Djoeanda, ke mana bangsa kita mau pergi. Pada tahun 1957 penduduk Indonesia masih sekitar 80 juta jiwa, sekarang 240 juta jiwa. Untuk 50 tahun yang akan datang ke mana mau kita bawa lagi bangsa ini. Djoeanda dulu membawanya kepada Kesatuan Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nanti setelah kekayaan alamnya habis, demikian pula hutannya, ikannya, terumbu karangnya, pemikir-pemikir kita sudah harus mulai belajar dari Pak Djoeanda untuk memikirkan masa depan bangsa 50 tahun yang akan datang."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Diplomat Karir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasjim Djalal seorang diplomat karir. Dia memang sudah bercita-cita jadi diplomat sejak kecil. Ketika dia masih duduk di kelas 2 SMP (1948) dia sudah senang dan banyak membaca sejarah. Saat itu zaman perang kemerdekaan dan Belanda menduduki Bukittinggi. Dia sering membeli buku-buku kecil mengenai sejarah. Dia antara lain membaca kisah kehidupan Jose Rizal, Gandhi, cerita-cerita tentang sejarah Romawi, atau kisah Pangeran Diponegoro.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia senang membacanya terutama pada waktu-waktu senggang dan ketika pulang sekolah naik kereta api. Kebiasaan membaca itu terus menjadi hobi hingga dia dewasa. Bahkan sampai hari tuanya dia tidak pernah berhenti dari kebiasaan membaca. Baik dalam mobil perjalanan pergi-pulang ke kantor, ataupun dalam perjalanan jauh di pesawat, dia terus membaca.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu yang paling berkesan baginya dari bacaan sejarah itu adalah kisah zaman ketika orang berupaya melakukan perdamaian di Eropa sesudah Perang Dunia II pada awal abad ke-19. Kisah itu memantik berkeinginannya menjadi diplomat. Saat lulus dari SMA di Bukittinggi, tahun 1953, cita-citanya menjadi diplomat yang sudah tumbuh sejak SMP, menyala semakin kuat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia berbahagia, karena kedua orang tuanya, H Djamaludin dan Ny Salamah, yang walau warga dusun, memberi dukungan penuh. besar. Maka selepas SMA, Hasjim pun berangkat ke Jakarta untuk sekolah di Akademi Dinas Luar Negeri. Oleh karena kondisi ekonomi kala itu, orangtuanya membekalinya dengan uang sangat pasan-pasan. Beruntung dia pun dibekali sebuah sepeda pemberian Paman Marah Sutan Maraju, sehingga mobilitasnya terbantu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setamat dari Akademi Dinas Luar Negeri, Hasjim mulai meniti karir di Depatemen Luar Negeri RI, 1 Januari 1957 (pensiun sebagai pegawai negeri pada 1994). Pertama kali dia ditugaskan ke luar Jakarta (luar negeri) adalah ke Irian (Kala itu Irian memang sudah wilayah RI, tapi tengah dikuasasi Belanda dan sedang berlangsung diplomasi untuk dikembalikan kepada Indonesia, dan kesepakatan tercapai tahun 1962).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasjim ditempatkan di perwakilan pemerintah pada UNTEA (United Nations Temporary Executive Administration) di Irian, sebuah badan PBB yang punya misi mempersiapkan peralihan pemerintahan di Irian dari Belanda ke PBB lalu ke Indonesia. Hasjim bertugas sebagai legal advisor. Namun, lama-lama tanpa disengaja dia jadi interpreter untuk Administrator PBB, Djalal Abduh, asal Iran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia menyertai Administrator PBB itu keliling-keliling di Irian. Karena Administrator PBB itu tidak bisa berbahasa Indonesia, maka Kepala Perwakilan Indonesia di UNTEA, Soedjarwo Tjondronegoro (almarhum), menugasi Hasjim jadi penerjemah. Dia pun menjalankan tugasnya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah bertugas di Irian dia kembali ke Jakarta, bertugas di basisnya, Direktorat Hukum Deplu, sekarang namanya Direktorat Perjanjian Internasional. Setelah itu, dia ditempatkan ke Beograd, Yugoslavia (1964), masa kepemimpinan (komunis) Josip Broz Tito (sahabat Bung Karno).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasjim punya pengalaman menarik dengan Tito. Sebagai pegawai kedutaan dia merasa bangga pernah ngobrol-ngobrol lama dengan Tito dia atas kapal. Kejadiannya tidak disengaja. Kala itu, Hasjim pulang dari sekolah di Amerika, akhir 1960, dengan naik kapal dari New York ke Jakarta. Kapal itu mampir-mampir di beberapa tempat, termasuk Eropa, sehingga seluruhnya memakan waktu 35 hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di tengah perjalanan dari New York sampai ke Eropa, selama satu minggu, Hasjim satu kapal dengan Tito, yang sama-sama suka main di geladak. Sebagai seorang anak muda, pulang sekolah, orang Indonesia yang friendly terhadap Yugoslavia, Hasjim mula-mula berbicara akrab dengan para security officer yang menjaga di sekeliling Tito. Sehingga lama-lama para security officer itu tidak keberatan Hasjim berdiri dekat Tito dan akhirnya ngobrol di geladak kapal itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang, hanya obrolan ringan. Hasjim mengaku lebih banyak mendengar dan banyak belajar. Tito yang bersahabat dengan Bung Karno bicara mengenai Indonesia, bicara juga mengenai Yugoslavia. Bicara juga soal Presiden Soekarno yang baru saja (menghadiri) persiapan Konferensi Boegrad tahun 1961 mengenai Non Blok dan soal Konferensi Asia-Afrika tahun 1955.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pandangan Hasjim, pemimpin Yugoslavia itu seorang pribadi yang senang bergaul, orangtua yang human, dan pejuang bagi bangsa dan negerinya. Tito juga punya pandangan-pandangan tajam terhadap Non Blok. Namun waktu itu, kata Hasjim, kemampuannya untuk memahami pembicaraan Tito, belum terlalu banyak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasjim pernah menjabat Duta Besar Indonesia untuk PBB (1981-1983), Dubes di Kanada (1983-1985), dan Dubes di Jerman (1990-1993) serta Dubes Keliling hingga masa pemerintahan Presiden BJ Habibie. Saya pernah jadi Duta Besar Keliling selama enam tahun pada zaman Presiden Soeharto dan Habibie.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama bertugas di luar negeri, Hasjim memanfaatkan sebagian waktunya untuk sekolah. Hanya enam bulan setelah jadi pegawai negeri, dia pergi ke Amerika untuk sekolah S-2 dan S-3 selama empat tahun di University of Virginia. Tahun 1961 dia sudah selesai S-3 dengan disertasi mengenai kelautan: The Limit and Territorial Sea in International Law.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak itu, Hasjim makin gigih memperjuangkan hukum laut. Sebuah fokus perjuangan diplomasi yang paling berkesan baginya. Dia tertarik masalah kelautan karena waktu mulai belajar di Amerika pada 1957, dia melihat Indonesia banyak sekali menghadapi persoalan yang merongrong kesatuan bangsa. Di Sumatera Barat, kampungnya sendiri, dan Sulawesi Utara ada pemberontakan PRRI/Permesta. Ada juga masalah Darul Islam yang waktu itu belum selesai, dan perjuangan Irian Barat belum selesai-selesai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indonesia pernah menganut sistem parlementer dan konstituante sesudah Pemilu 1955. Tapi tidak berjalan baik. Sistem partai politik yang dicoba waktu itu, kurang membawa kestabilan. Lantas, Hasjim berpikir, how do you create national unity? Apa penyebab semua ini?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasjim berpikir, barangkali bangsa kita tidak memahami fungsi laut sebagai pemersatu bangsa. Bukankah negara kita sebuah negeri kepulauan. Indonesia berbeda dengan India, Rusia, Cina, Jerman, atau Amerika, yang negerinya kontinental. Bagi mereka fungsi laut lebih pada fungsi ekonomis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara, bagi Indonesia, di samping fungsi ekonomis, berfungsi juga sebagai pemersatu bangsa. Tapi ironisnya, selama ratusan hingga ribuan tahun sejarah kepulauan Indonesia, laut malah menjadi berfungsi sebagai pemecah bangsa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebab itu, Hasjim ingin mengembangkan satu attitude bahwa laut itu jangan menjadi pemisah, tapi menjadi pemersatu antarpulau Indonesia. Dia memberi contoh, Selat Sunda jangan jadi pemisah antara Jawa dan Sumatera, tapi justru sebagai penghubung dan pemersatu antara Jawa dan Sumatera.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan sampai saat itu, fungsi ekonomi laut pun tidak ada artinya bagi Indonesia. Nelayan-nelayan tradisional di sepanjang pantai hanya bisa menangkapi ikan teri. Tapi laut lepas atau laut bebas, tidak dimanfaatkan. Kala itu, yang menangkapi ikan tuna di Laut Banda, orang Jepang. Alasannya, itu laut bebas. Kita tidak bisa melarang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu pada 13 Desember 1957, Perdana Menteri Ir Djoeanda mendeklarasikan bahwa laut antarpulau Indonesia adalah wilayah Indonesia. Deklarasi ini mendapat tantangan dari seluruh dunia, terutama Amerika, Jepang dan Australia. Tindakan Indonesia dianggap ''merampok'' laut. Tapi pemerintah bersikukuh bahwa itu merupakan hal yang sangat vital bagi kesatuan dan masa depan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari kasus itulah, Hasjim menulis disertasi tentang kelautan. Dialah orang Indonesia pertama menulis disertasi tentang kelautan. (Pada waktu Hasjim pulang meraih gelar S-3, Mochtar Kusumaatmadja, yang tengah mengajar di Universitas Padjadjaran Bandung, juga sedang mempersiapkan  disertasi tentang hukum laut. Sejak saat itu, Hasjim mempunyai hubungan cukup erat dengan Mochtar yang kemudian hari menjadi Menlu).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sehingga kala itu disertasi Hasjim mendapat perhatian dari kelompok-kelompok tertentu, terutama TNI Angkatan Laut. Maka sepulang dari Amerika, Kepala Staf TNI AL, Laksamana Martadinata langsung meminta disertasi Hasjim tersebut. Hasjim pun dilibatkan aktif menjadi sekretaris Panitia Hukum Dewan Maritim yang diketuai KSAL Laksamana Martadinata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak pihak yang memandang disertasi Hasjim agak aneh. Tetapi pihak University of Virginia sendiri yang menganut intelectual liberty, menganggapnya sebagai karya ilmiah yang sepatutnya dihargai. Sementara beberapa pihak menganggapnya aneh. Merasa aneh ada negara nusantara, negara kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara, pada 1948, sudah ada orang Norwegia, Jens Evensen, yang menulis bahwa gugus pulau itu bisa dianggap sebagai satu unit. Hal ini oleh Hasjim dan Mochtar dijadikan salah satu acuan disertasi. Jens Evensen merinci gugus pulau itu dalam ukuran kecil-kecil (seperti Pulau Seribu). Teori itu berkembang, lalu dalam konvensi tahun 1958 dikatakan bahwa gugus pulau sepanjang pantai juga bisa dianggap menyatu dengan pantai unitnya itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun teori Jens Evensen, tidak cocok bila digunakan untuk Indonesia yang pulaunya besar-besar. Gugusan pulau yang bertebaran seperti di Indonesia dengan jarak ribuan mil, susah bagi orang mencari teori bagaimana menyatukannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi Hasjim dan Mochtar mengembangkan teori bahwa satu negara yang terdiri atas kepulauan, dianggap satu, dan menyatukan seluruh perairan di dalamnya sebagai wilayah nasionalnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjuangan atas teori dan gagasan itu ditempuh melalui jalan panjang dan berliku. Hasjim dan Mochtar menghadiri berbagai konferensi internasional untuk mengetes sikap berdasarkan teori itu. Hasjim sendiri hadir dalam pertemuan di Kairo tahun 1964. Namun kala itu tak ada reaksi dan dipandang tidak ada urgensinya untuk dibahas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian setelah ada persiapan ke arah Konferensi ke-3 PBB, yang dimulai tahun 1967, dan Indonesia menjadi anggota PBB pada 1969, Hasjim ditugaskan pemerintah menjadi peninjau. Kala itu sudah ada yang mulai tergerak perihal pandangan negara kepulauan itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu pada pertemuan Badan Hukum Asia Afrika di Colombo,  1971, sudah tertarik untuk membahas. Dalam kesempatan ini, Hasjim mengemukakan teori itu dan mulai mendapat simpati, meskipun lebih karena solidaritas sesama Asia-Afrika.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan perjuangan diplomasi panjang bertahun-tahun dan manfaatkan solidaritas sesama negara Asia-Afrika, akhirnya Indonesia mendapat dukungan dunia internasional. Pada 1972 Indonesia pun rumuskan prinsip-prinsip pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Konferensi PBB 1973, Hasjim aktif menggalang negara-negara tetangga dan negara-negara yang kira-kira sama dengan Indonesia merupakan negara-negara kepulauan, seperti Filipina, Fiji, dan Mauritius. Juga organisasi dunia lainnya didekati. Konferensi Asia Afrika, tiap tahun didukung. Organisasi negara-negara Afrika, juga digarap. Hasjim beberapa kali menghadiri pertemuan di bidang kelautan di berbagai belahan dunia. Akhirnya mereka banyak mendukung teori (gagasan) negara kepulauan. Termasuk pada 1974, koferensi di Caracas yang berlangsung delapan tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara Amerika, Inggris, Jepang dan Australia, sebagai negara-negara maritim internasional, yang punya perkapalan, angkatan laut, dan punya apa-apa di seluruh dunia, berupaya keras menentang. Mereka antara lain kuatir bahwa wawasan nusantara itu akan merintangi dan menghalangi mobilitas angkatan laut mereka dari satu samudera ke samudera lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun karena keuletan para diplomat Indonesia, di antaranya Hasjim Djalal dan Mochtar Kusumaatmadja, gagasan wawasan nusantara itu akhirnya bisa diterima dunia. Hasjim sendiri sampai lupa berapa kali dia bernegosiasi dengan Amerika, Jepang, dan Rusia, saking seringnya. Dalam setiap pertemuan itu, Hasjim menjelaskan dan menegaskan sikap bahwa negara kepualauan itu mutlak bagi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Presiden Soeharto ke Tokyo (Jepang), Hasjim ditugaskan ke sana antara tahun 1974-1975. Salah satu tugas utamanya adalah bagaimana supaya ketika Pak Harto datang, Jepang mau mengeluarkan pernyataan mengakui wawasan nusantara Indonesia. "Bagi saya ini suatu tugas yang sangat vital bagi bangsa Indonesia," kenang Hasjim Djalal. Misi ini pun berhasil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah setiap persoalan terselesaikan dalam berbagai pertemuan seminar dan diplomatik, dirumuskanlah dalam Konvensi Hukum Laut Internasional pada tahun 1982. Seluruh negara pun mengakui bahwa Indonesia adalah negara kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, sampai saat ini (era reformasi), Hasjim merasa prihatin bahwa setelah itu dapat, bangsa Indonesia kurang mampu memanfaatkannya. Menurut Hasjim, posisi strategis Indonesia sudah sangat banyak diketahui bahwa kita sangat penting. Dalam arti letak perairannya berada di antara dua samudera dan dua benua. Susah mencari negara di dunia yang memiliki posisi seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, kata Hasjim, permasalahan yang dihadapi bangsa kita sejak dahulu, sudah berlangsung ratusan tahun, yang pandai memanfaatkan posisi itu justru orang luar. "Sampai hari ini kita tidak mampu mengambil keuntungan dari posisi yang sangat strategis itu. Yang pandai dan mampu adalah Singapura," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Singapura dalam posisi di tengah jalan mampu mengembangkan industrinya, perkapalannya dan segala macam. Kita kelihatannya belum mampu, padahal memiliki unsur-unsur yang sangat strategis. Tidak ada orang yang bisa lewat dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik tanpa melalui kita, atau dari Pasifik ke Hindia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu satu poin. Yang kedua, walau keadaan kita sangat strategis, besar, banyak, dan kaya, Singapura tidak mempunyai resources karena dia kecil, tetapi karena kita kurang pandai memanfaatkan alam maka banyak dicuri orang. Sejak jaman penjajahan sudah begitu, sampai sekarang masih seperti itu juga. Kekayaan alam kita banyak tetapi tidak mampu memakmurkan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang ketiga, karena kita besar, kekayaan alam banyak, akhir-akhir ini terasa kita lebih banyak merusak daripada memanfaatkannya. Seperti hutan yang hancur, laut kita juga sudah rusak. Sekarang kita menghadapi terumbu karang yang rusak. Karena tidak paham, kita menganiaya alam. Maksudnya mungkin tidak untuk menganiaya, tapi begitulah yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;Bersumber wawancara wartawan Tokoh Indonesia Haposan Tampubolon dan Saud Situmorang, 13 Dsember 2007 dan refrensi Harian Republika Minggu, 09 Nopember 2003)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/h/hasjim-djalal/biografi/index.shtml"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-6448327140817171112?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/6448327140817171112/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/pejuang-negara-kepulauan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/6448327140817171112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/6448327140817171112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/pejuang-negara-kepulauan.html' title='Pejuang Negara Kepulauan'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVoa4y5htOI/AAAAAAAAAb8/MgHCIX0CTgc/s72-c/hasjim_djalal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-9037496547170078785</id><published>2008-12-30T00:42:00.003+07:00</published><updated>2009-01-16T04:04:36.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Perikanan'/><title type='text'>Bongkar Jaringan Illegal Fishing</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejahatan serta pencurian ikan kembali terjadi dilaut Indonesia, hal ini masih terus didapati walaupun pemerintah telah mengeluarkan PERMEN No.17 Tahun 2006 dan telah diperbaharui melalui Permen N0.5 Tahun 2008, akan tetapi para pencuri ikan tersebut tidak jera-jera atau tidak menghormati hukum serta undang-undang di Indonesia. Enaknya diapain nich orang-orang yach....!!!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perilaku illegal fishing adalah kejahatan transnasional, karena faktanya kapal-kapal eks asing yang berbendera Indonesia yang seharusnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku harus terdaftar di Indoneisa dan baru boleh beroperasi diwilayah perairan Indonesia. Akan tetapi didapatkan kapal asing berbendera Indonesia yang kepemilikkannya masih milik orang asing dan mereka telah melakukan pemindah muatan antar kapal (transshipment) diperbatasan laut Indonesia dan Australia, belum lagi kapal-kapal pencuri ikan tesebut menggunakan pair trawl (dua kapal menarik satu trawl, yang mengakibatkan semua isi laut terangkat dan merusak biota laut serta jelas melanggar undang-undang yang berlaku). Gimana ga habis sumber daya laut kita kalo kaya gini,,,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang paling menyedihkan kita sebagai bangsa Indonesia adalah dari sisi penghargaan terhadap kedaulatan Indonesia, mereka telah menembus kedaulatan perairan Republik Indonesia dengan cara-cara yang ilegal dan tidak terpuji, sehingga kita tidak dihargai lagi sebagai negara yang berdaulat. Hal ini terbukti ketika aparat Kepolisian Daerah Maluku berhasil membongkar jaringan kapal eks asing yang tertangkap di laut aru, dimana kapal berbendera Indonesia yang berasal dari Thailand membuang dan menelantarkan ABK asal Indonesia di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ke laut, hal itu sangat membahayakan dan tidak memiliki rasa kemanusiaan. Ini mah ngajak perang euy....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kasus-kasus yang terjadi dilapangan :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;   ABK asal Indonesia yang bernama Agus Arifin, Khoirun Niam, M. Abdi Ulung Bin Aas, yang merupakan abk kapal KM Kartika 103 yang dipindahkan ke KM Kartika108 di laut aru dan diturunkan di pulau Eno, dengan alasan agar tidak melihat proses transshipment dengan kapal asing yang terjadi di perbatasan laut Indonesia dan Australia.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;ABK asal Indonesia  yang bernama Sukaryo, Samsidar, Abdul Gani, Saiti, dari KM Toba Indah 3 dan ABK asal Indonesia atas nama maulana, Slamet Fauji, Edison Yan LEba, Zenlani, Sukamto, yang merupakan ABK KM Antasena 103 yang kesemuanya diturunkan dipulau Eno. &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;ABK asal Indoneisa atas nama Asep Ahmad Showi, ABK KM Antasena 828 dan Asep Suhendrik ABK Antasena 313 yang diturunkan di Benjina dan pulau Eno (sebagian besar kapal-kapal itu terdaftar pada Pustaka Banjina Resource).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejahatan illegal fishing dan transshipment tersebut merupakan sebagian fakta yang bisa terungkap di sektor kelautan Indonesia. Masih banyak lagi kejahatan laut yang dilakukan oleh kapal-kapal asing yang ditenggarai melakukan kejahatan transnasional. Jenis kejahatan ini adalah merupakan kejahatan yang jarang sekali mendapat perhatian dari pemerintah dan elit kekuasaaan di Indonesia. Pemerintah dan elit kekuasaan seakan-akan tidak memiliki kepedulian terhadap kedaulatan Indonesia, karena laut adalah merupakan tapal batas negara yang memiliki kekuatan hukum nasional dan internasional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itu kami sebagai bagian dari masyarakat yang peduli akan kedaulatan wiayah maritim Indonesia menyatakan sikap sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;   Mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk membongkar siapa jaringan (backing) illegal fishing di Indonesia.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendukung sikap tegas Kepolisian Republik Indonesia, dalam hal ini Kepolisian Daerah Maluku yang telah berhasil menangkap jaringan illegal fishing di wilayah Indonesia Timur.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendesak negara Thailand cq. Kedutaan di Indonesia untuk tidak melindungi warganya yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia . Apabila tuntutan kami ini tidak dipenuhi , demi menjaga kedaulatan negara kami bersama-sama akan menggalan aksi yang besar untuk menduduki dan kedubes Thailand di Indonesia serta akan membawa masalah ini ke Internasinal Maritime Organization (IMO) yang berkedudukan di London, karena Thailand mendukung illegal fishing dan transshipment.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa sendiri di tanah air.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melindungi hak-hak tenaga kerja Indonesia baik yanhg didalam maupun luar negeri.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melindungi seluruh kekayaan Laut Indonesia dari segala bentuk pencurian, terutama dari pihak-pihak asing.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pertahankan ketahanan pangan, khususnya dari sektor perikanan nasional.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seret Pejabat Departermen Kelatuan dan Perikanan Republik Indonesia atau pemerintah yang terlibat dan diajukan sebagai pelaku tindak pidana korupsi.&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Mendesak KPK untuk turut melakukan penyidikan terhadap praktek-praktek illegal fishing pada perusahaan yang terkait, mengngat kerugian negara sudah mencapai 30 trilyun dalam setahun.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/newsmenus/296/bongkar-jaringan-illegal-fishing"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-9037496547170078785?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/9037496547170078785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/bongkar-jaringan-illegal-fishing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/9037496547170078785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/9037496547170078785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/bongkar-jaringan-illegal-fishing.html' title='Bongkar Jaringan Illegal Fishing'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-2685343063193596054</id><published>2008-12-30T00:32:00.002+07:00</published><updated>2009-01-16T04:04:36.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Perikanan'/><title type='text'>Proses Administrasi Izin Usaha Perikanan Tangkap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVkJxxlDl6I/AAAAAAAAAb0/I3XsbV6oddc/s1600-h/admini_tkp.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 301px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVkJxxlDl6I/AAAAAAAAAb0/I3XsbV6oddc/s400/admini_tkp.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285266388422989730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/newsmenus/157/proses-administrasi-perizinan-usaha-perikanan-tangkap-iup-baru"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-2685343063193596054?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/2685343063193596054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/proses-administrasi-izin-usaha.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2685343063193596054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2685343063193596054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/proses-administrasi-izin-usaha.html' title='Proses Administrasi Izin Usaha Perikanan Tangkap'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SVkJxxlDl6I/AAAAAAAAAb0/I3XsbV6oddc/s72-c/admini_tkp.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-1345821859288829754</id><published>2008-12-24T18:14:00.002+07:00</published><updated>2009-01-16T04:04:36.854+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Perikanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Perikanan'/><title type='text'>"Deklarasi Djuanda"  Perjalanan Panjang Menuju Negara Kepulauan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Desember adalah bulan bersejarah bagi Indonesia dan dunia. Dua peristiwa yang mengubah rezim kelautan nasional dan internasional terjadi di bulan ini. Pertama, Deklarasi Djuanda tanggal 13 Desember 1957, dan kedua, pengesahan Konvensi PBB tentang Hukum Laut pada 10 Desember 1982 di Montego Bay, Jamaika.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam deklarasi yang dibacakan Perdana Menteri Djuanda, pemerintah Indonesia mengklaim bahwa segala perairan di sekitar, di antara, dan yang menghubungkan pulau-pulau atau bagian pulau-pulau yang termasuk daratan negara Republik Indonesia, dengan tidak memandang luas dan lebarnya adalah bagian-bagian yang wajar wilayah daratan negara Republik Indonesia, dan dengan demikian merupakan bagian daripada perairan nasional yang berada di bawah kedaulatan mutlak negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Deklarasi tersebut juga menyebutkan bahwa lalu lintas yang damai melalui perairan-perairan pedalaman ini bagi kapal asing terjamin, selama tidak bertentangan dengan kedaulatan dan keselamatan negara Indonesia. Penentuan batas laut teritorial yang lebarnya 12 mil yang diukur dari garis-garis yang menghubungkan titik-titik yang terluar pada pulau-pulau negara Republik Indonesia akan ditentukan dengan undang-undang.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan deklarasi tersebut maka mulai saat itu, fungsi laut antara tidak lagi sebagai pemisah antarpulau-pulau Indonesia, tetapi berubah menjadi alat pemersatu bangsa dan sebagai wahana bagi pembangunan, keamanan, dan pertahanan nasional. Presiden Abrurrahman Wahid kemudian menetapkan tanggal 13 Desember sebagai hari Kesatuan Nusantara Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pengesahan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS) pada 10 Desember 1982 berlangsung di Montego Bay, Jamaika. Ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam konvensi itu memberikan pengakuan terhadap negara kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indonesia berjuang selama 25 tahun dan berhasil gemilang merebut pengakuan masyarakat internasional atas konsepsi negara kepulauan. Namun dalam perjalanannya, sampai sekarang ini, bangsa ini masih saja dihadapkan pada tidak adanya kesamaan visi dalam membangun negara kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Archipelagic Policy”&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan kedua peristiwa kelautan tersebut, negara kepulauan Indonesia memiliki posisi geografis yang sangat strategis yang melintang di antara dua samudera besar, yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, dan di antara dua benua, yaitu BAsia dan Benua Australia. Indonesia memiliki kekayaan alam yang beraneka ragam, baik di darat maupun di laut. Namun demikian, sampai saat ini berbagai keunggulan dan keunikan Indonesia tersebut belum termanfaatkan secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Catatan penulis dari beberapa kali forum diskusi yang membahas permasalahan negara kepulauan—termasuk diskusi di Sinar Harapan--terdapat beberapa permasalahan krusial yang dihadapi Indonesia sebagai negara kepulauan. Pertama, bangsa Indonesia sampai saat ini belum memiliki kebijakan nasional tentang pembangunan negara kepulauan (archipelagic policy) yang terpadu. Kebijakan yang ada selama ini hanya bersifat sektoral, padahal pembangunan di negara kepulauan memiliki keterkaitan antarsektor yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, lemahnya pemahaman dan kesadaran tentang arti dan makna Indonesia sebagai negara kepulauan dari segi geografi, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Apalagi, itu belum ditunjang dengan sumber daya manusia yang andal. Saat ini Indonesia hanya memiliki 0,8% sumber daya manusia (SDM) kelautan yang lulus S1, S2, dan S3.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, bangsa Indonesia sampai saat ini belum menetapkan batas-batas wilayah perairan dalam. Padahal, wilayah perairan dalam mutlak menjadi kedaulatan bangsa Indonesia. Artinya tidak boleh ada satu kapal asing pun yang boleh masuk ke perairan dalam Indonesia. Selain itu, bangsa Indonesia juga memiliki kedaulatan mutlak untuk mengelola sumber daya laut yang berada di wilayah perairan dalam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat, pertahanan dan ketahanan negara dari sisi matra laut yang mencakup: (1) belum optimalnya peran pertahanan dan ketahanan laut dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara; (2) ancaman kekuatan asing yang ingin memanfaatkan perairan ZEEI; (3) belum lengkapnya perangkat hukum dalam implementasi pertahanan dan ketahanan laut; (4) masih terbatasnya fasilitas untuk melakukan pengamanan laut; (5) makin meningkatnya kegiatan terorisme, perompakan, dan pencurian ikan di wilayah perairan laut Indonesia; dan (6) masih lemahnya penegakan hukum kepada pelanggar hukum.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Menuju “Archipelagic State”&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada lima tindakan yang mesti ditempuh untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara kepulauan. Pertama, meningkatkan pemahaman pentingnya laut dari aspek geopolitik dan geostrategis kepada seluruh komponen. Sebagai negara kepulauan, Indonesia selayaknya memiliki armada pengamanan laut yang andal dan kuat guna menjaga keutuhan NKRI dan sumber daya alamnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, mengubah orientasi pembangunan dari land based oriented menjadi archipelagic based oriented. Konsep archipelagic based oriented adalah mencakup darat, laut dan udara. Berdasarkan hal tersebut, strategi pembangunan 25 tahun ke depan harus berpatokan pada road map menjadi negara maritim yang besar, kuat, dan makmur, dan didukung oleh pertanian yang maju dan industri yang modern.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, menentukan batas-batas wilayah perairan pedalaman dan menetapkannya dalam bentuk peraturan pemerintah. Dengan adanya penetapan batas-batas perairan dalam tersebut, kapal-kapal negara lain tidak diperbolehkan melewati perairan tersebut tanpa kecuali. Selain itu, perlu juga dikaji tentang potensi yang terkandung dalam perairan pedalaman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat, mengembangkan sistem pendidikan berbasis kelautan pada sistem pendidikan nasional. Pemerintah daerah juga perlu didorong untuk mengalokasikan dana yang cukup bagi pengembangan pendidikan dan pelatihan kelautan di wilayahnya dan menerapkan teknologi kelautan tepat guna kepada masyarakat khususnya nelayan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelima, mempercepat penetapan garis batas antara Indonesia dengan negara-negara tetangganya di kawasan laut. Beberapa yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah perbatasan dengan Filipina, khususnya di sebelah Selatan Mindanao antara Pulau Merampit, Mianggas, dan Marore yang oleh Filipina dianggap berada di dalam perairan yang termasuk dalam persetujuan Amerika-Spanyol 1898. Walaupun arbitrase Max Huber 1928 telah mengakui bahwa Pulau Mianggas adalah Pulau Hindia Belanda yang kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, juga menetapkan garis batas yang menghubungkan antara batas batas laut wilayah antara Indonesia dan Malaysia di Selat Malaka dan antara Indonesia dengan Singapura di Selat Singapura, khususnya garis batasnya di sebelah barat Pulau Nipah sampai ke ujung Selat Malaka, dan di sebelah timur antara Batam dengan Changi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam memperingati Hari Nusantara ini hendaknya semua unsur masyarakat, politisi, pemerintah, aparat keamanan dan semua stakeholders kelautan lainnya dapat berperan aktif untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara kepulauan yang kuat. Orientasi pembangunan ekonomi nasional berbasis kepulauan sudah merupakan kebutuhan yang mendesak. Demi kesejahteraan masyarakat dan menjaga keutuhan wilayah NKRI.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dkp.go.id/index.php/ind/news/787/deklarasi-djuanda-13-desember-perjalanan-panjang-menuju-negara-kepulauan"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-1345821859288829754?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/1345821859288829754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/deklarasi-djuanda-perjalanan-panjang.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1345821859288829754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1345821859288829754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/deklarasi-djuanda-perjalanan-panjang.html' title='&quot;Deklarasi Djuanda&quot;  Perjalanan Panjang Menuju Negara Kepulauan'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-682039632459975922</id><published>2008-12-23T22:31:00.004+07:00</published><updated>2009-01-16T03:54:40.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Teknologi'/><title type='text'>Sejarah Susunan Keyboard QWERTY</title><content type='html'>Diantara kalian pasti pernah bertanya dong, kenapa sih susunan huruf/ angka/ tanda-tanda keyboard komputer yang dipakai secara umum sekarang ini (QWERTY) dibuat dengan sususan begitu acaknya? Mungkin juga ada yang berpikir mungkin susunan ini adalah susunan paling efisien yang bisa digunakan dalam mengetik?&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Well.. kalau kalian merasa itu jawabannya, maka kalian sudah salah. Sebaliknya, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Nah lho?? Nih.. Saya coba jelaskan sekarang..&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat. Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK. Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi “alternatif” di sekitar Tahun 1970.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY, dll.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau tidak percaya efisiensi dan efektifitas DVORAK dalam mengetik, anda bisa membandingkannya DISINI. Copy paste saja beberapa paragraf yang anda punya dan compare dengan system QWERTY pada situs tersebut untuk melihat data statistik antara dua system tersebut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1287941"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-682039632459975922?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/682039632459975922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/sejarah-susunan-keyboard-qwerty.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/682039632459975922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/682039632459975922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/sejarah-susunan-keyboard-qwerty.html' title='Sejarah Susunan Keyboard QWERTY'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3161820120836107220</id><published>2008-12-21T23:25:00.000+07:00</published><updated>2008-12-21T23:28:23.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Dunia Kiamat Tahun 2012</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2012 memang penuh dengan kontroversi. Dalam buku ‘Apocalypse 2012’ (Lawrence E.Joseph: 2007), penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico ini dipaparkan dengan sangat jelas dan juga ilmiah tentang kemungkinan terjadinya bencana alam di tahun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bencana itu antara lain: siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012 yang menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer kita sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga tengah berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tata surya kita tengah memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 20120 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fisikawan UC Berkeley menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam. Menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Supervulkan Yellowstone yang memiliki siklus letusan dahsyat setiap 600 hingga 700 ribu tahun tengah bersiap untuk meletus kembali. Beberapa perhitunmgan ilmiah lainnya turut mendukung pandangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menariknya, ramalan bangsa Maya (juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya) di dalam kalendernya dengan detil mengungkapkan jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa ativitas modern juga terkait dengan tahun 2012, yakni dateline modernisasi besar-besaran Pentagon paska ditubruk rudal dalam peristiwa 11 September 2001, batas akhir pelaksanaan Codex Alimentarius yang berupaya mengurangi populasi manusia di bumi dengan rekayasa genetika dan makanan transgenik, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang tokoh spiritual Yahudi dunia bernama Titzchak Qadduri jauh-jauh hari sudah menyerukan kaum Yahudi agar sesegera mungkin meninggalkan daratan Amerika Serikat karena menurut perhitungannya, sebuah komet atau asteroid raksasa tengah meluncur di alam semesta dan mengarah serta akan menumbuk menuju daratan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua itu merupakan ramalan-ramalan para pakar di bidangnya masing-masing.Menurut Islam, kiamat adalah hal yang tidak bias dihindarkan. Hanya saja, kita tidak akan pernah tahu kapan pastinya akan terjadi. Bisa dua jam lagi, bisa besok, atau entah kapan. Umat Islam adalah umat akhir zaman.     &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini kita tengah menghadapi bencana nyata yakni krisis global yang sebentar lagi akan tiba di Indonesia. PHK massal, ratusan ribu pekerja sangat mungkin terjadi, juga bangkrutnya sejumlah kegiatan usaha. Hal ini ditambah dengan keputus-asaan masyarakat kita yang kian hari kian hidup susah. Kekecewaan ini menumpuk tatkala melihat para tokoh dan pejabat negara hidup dalam kemewahan. Bisa jadi, dalam waktu dekat kita akan menghadapi bencana lain di negeri ini, apalagi Pemilu 2009 kian dekat dan elit politik kita masih saja bagaikan orang-orang autis yang tidak peka terhadap kesulitan hidup dan kemiskinan rakyat di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/kiamat-2012.htm"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3161820120836107220?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3161820120836107220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/dunia-kiamat-tahun-2012.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3161820120836107220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3161820120836107220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/dunia-kiamat-tahun-2012.html' title='Dunia Kiamat Tahun 2012'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-6958307790582728637</id><published>2008-12-18T20:35:00.000+07:00</published><updated>2009-01-18T20:37:24.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Membuat Masakan Ikan Pindang Kecap</title><content type='html'>Cara membuat Masakan Ikan Pindang Kecap&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;•1 ekor ikan tenggiri&lt;br /&gt;•6 sdm kecap Bumbu&lt;br /&gt;•7 siung bawang merah, diiris&lt;br /&gt;•4 siung bawang putih, diiris&lt;br /&gt;•7 buah lombok merah&lt;br /&gt;•7 buah lombok hijau yang mengkal&lt;br /&gt;•15 buah cabai rawit&lt;br /&gt;•2 btg serai, dimemarkan&lt;br /&gt;•1 ptg lengkuas , dimemarkan&lt;br /&gt;•1 ptg kunyit(dibakar)&lt;br /&gt;•jahe 1 ibu jari, dimemarkan&lt;br /&gt;•asam jawa 2 ibu jari(dibakar)&lt;br /&gt;•3 helai daun salam biasa&lt;br /&gt;•8 belimbing sayur&lt;br /&gt;•garam&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Membuatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;•Ikan setelah dibersihkan ditaruh dalam wadah lalu dilumuri kecap sehingga merata warna&lt;br /&gt;coklatnya.&lt;br /&gt;•Lombok merah dan lombok hijau dibelah pucuknya.&lt;br /&gt;•Asam jawa dibungus dengan daun pisang lalu dibakar. Kemudian dibuang dunnya, diremas&lt;br /&gt;dengan ½ cangkir air saring.&lt;br /&gt;•Belimbing sayur dibelah-belah.&lt;br /&gt;•Masak air 3 gelas.Masukkan lombok, bawang merah, bawang putih iris, lengkuas, serai daun&lt;br /&gt;salam, kunyit, jahe, dan garam sampai lunak lomboknya.&lt;br /&gt;•Masukkan ikan yang sudah dilumuri kecap. Tambahkan kecap, air asam jawa, dan terakhir&lt;br /&gt;cabai rawit dan belimbing sayur.&lt;br /&gt;•Catatan : asam jawa yang dibakar akan membawa aroma tersendiri bagi masakan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-6958307790582728637?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/6958307790582728637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-masakan-ikan-pindang-kecap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/6958307790582728637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/6958307790582728637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-masakan-ikan-pindang-kecap.html' title='Membuat Masakan Ikan Pindang Kecap'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3701207680666106007</id><published>2008-12-17T00:12:00.000+07:00</published><updated>2008-12-17T00:13:58.936+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Hikmah Kematian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kehidupan berlangsung tanpa disadari dari detik ke detik. Apakah anda tidak menyadari bahwa hari-hari yang anda lewati justru semakin mendekatkan anda kepada kematian sebagaimana juga yang berlaku bagi orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang tercantum dalam ayat “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57) tiap orang yang pernah hidup di muka bumi ini ditakdirkan untuk mati. Tanpa kecuali, mereka semua akan mati, tiap orang. Saat ini, kita tidak pernah menemukan jejak orang-orang yang telah meninggal dunia. Mereka yang saat ini masih hidup dan mereka yang akan hidup juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun demikian, masyarakat pada umumnya cenderung melihat kematian sebagai suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan seorang bayi yang baru saja membuka matanya di dunia ini dengan seseorang yang sedang mengalami sakaratul maut. Keduanya sama sekali tidak berkuasa terhadap kelahiran dan kematian mereka. Hanya Allah yang memiliki kuasa untuk memberikan nafas bagi kehidupan atau untuk mengambilnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua makhluk hidup akan hidup sampai suatu hari yang telah ditentukan dan kemudian mati; Allah menjelaskan dalam Quran tentang prilaku manusia pada umumnya terhadap kematian dalam ayat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang menghindari untuk berpikir tentang kematian. Dalam kehidupan modern ini, seseorang biasanya menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang sangat bertolak belakang [dengan kematian]; mereka berpikir tentang: di mana mereka akan kuliah, di perusahaan mana mereka akan bekerja, baju apa yang akan mereka gunakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam nanti, hal-hal ini merupakan persoalan-persoalan penting yang sering kita pikirkan. Kehidupan diartikan sebagai sebuah proses kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Pembicaraan tentang kematian sering dicela oleh mereka yang merasa tidak nyaman mendengarnya. Mereka menganggap bahwa kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia, seseorang tidak ingin memikirkan tentang kematian dirinya yang tidak menyenangkannya ini. Sekalipun begitu ingatlah selalu, tidak ada yang menjamin bahwa seseorang akan hidup dalam satu jam berikutnya. Tiap hari, orang-orang menyaksikan kematian orang lain di sekitarnya tetapi tidak memikirkan tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian dirinya. Ia tidak mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang anda dapat lakukan saat ini: anda dapat mengedipkan mata anda, menggerakkan badan anda, berbicara, tertawa; semua ini merupakan fungsi tubuh anda. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh anda setelah anda mati nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai saat anda menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya, anda tidak ada apa-apanya lagi selain “seonggok daging”. Tubuh anda yang diam dan terbujur kaku, akan dibawa ke kamar mayat. Di sana, ia akan dimandikan untuk yang terakhir kalinya. Dengan dibungkus kain kafan, jenazah anda akan di bawa ke kuburan dalam sebuah peti mati. Sesudah jenazah anda dimasukkan ke dalam liang lahat, maka tanah akan menutupi anda. Ini adalah kesudahan cerita anda. Mulai saat ini, anda hanyalah seseorang yang namanya terukir pada batu nisan di kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bulan-bulan atau tahun-tahun pertama, kuburan anda sering dikunjungi. Seiring dengan berlalunya waktu, hanya sedikit orang yang datang. Beberapa tahun kemudian, tidak seorang pun yang datang mengunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, keluarga dekat anda akan mengalami kehidupan yang berbeda yang disebabkan oleh kematian anda. Di rumah, ruang dan tempat tidur anda akan kosong. Setelah pemakaman, sebagian barang-barang milik anda akan disimpan di rumah: baju, sepatu, dan lain-lain yang dulu menjadi milik anda akan diberikan kepada mereka yang memerlukannya. Berkas-berkas anda di kantor akan dibuang atau diarsipkan. Selama tahun-tahun pertama, beberapa orang masih berkabung akan kepergian anda. Namun, waktu akan mempengaruhi ingatan-ingatan mereka terhadap masa lalu. Empat atau lima dasawarsa kemudian, hanya sedikit orang saja yang masih mengenang anda. Tak lama lagi, generasi baru muncul dan tidak seorang pun dari generasi anda yang masih hidup di muka bumi ini. Apakah anda diingat orang atau tidak, hal tersebut tidak ada gunanya bagi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara semua hal ini terjadi di dunia, jenazah yang ditimbun tanah akan mengalami proses pembusukan yang cepat. Segera setelah anda dimakamkan, maka bakteri-bakteri dan serangga-serangga berkembang biak pada mayat tersebut; hal tersebut terjadi dikarenakan ketiadaan oksigen. Gas yang dilepaskan oleh jasad renik ini mengakibatkan tubuh jenazah menggembung, mulai dari daerah perut, yang mengubah bentuk dan rupanya. Buih-buih darah akan meletup dari mulut dan hidung dikarenakan tekanan gas yang terjadi di sekitar diafragma. Selagi proses ini berlangsung, rambut, kuku, tapak kaki, dan tangan akan terlepas. Seiring dengan terjadinya perubahan di luar tubuh, organ tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung dan hati juga membusuk. Sementara itu, pemandangan yang paling mengerikan terjadi di sekitar perut, ketika kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas dan tiba-tiba pecah, menyebarkan bau menjijikkan yang tak tertahankan. Mulai dari tengkorak, otot-otot akan terlepas dari tempatnya. Kulit dan jaringan lembut lainnya akan tercerai berai. Otak juga akan membusuk dan tampak seperti tanah liat. Semua proses ini berlangsung sehingga seluruh tubuh menjadi kerangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kesempatan untuk kembali kepada kehidupan yang sebelumnya. Berkumpul bersama keluarga di meja makan, bersosialisasi atau memiliki pekerjaan yang terhormat; semuanya tidak akan mungkin terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, “onggokkan daging dan tulang” yang tadinya dapat dikenali; mengalami akhir yang menjijikkan. Di lain pihak, anda – atau lebih tepatnya, jiwa anda – akan meninggalkan tubuh ini segera setelah nafas anda berakhir. Sedangkan sisa dari anda – tubuh anda – akan menjadi bagian dari tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, tetapi apa alasan semua hal ini terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Allah ingin, tubuh ini dapat saja tidak membusuk seperti kejadian di atas. Tetapi hal ini justru menyimpan suatu pesan tersembunyi yang sangat penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kehidupan yang sangat dahsyat yang menunggu manusia; seharusnya menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah hanya tubuh semata, melainkan jiwa yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan lain perkataan, manusia harus menyadari bahwa ia memiliki suatu eksistensi di luar tubuhnya. Selain itu, manusia harus paham akan kematian tubuhnya - yang ia coba untuk miliki seakan-akan ia akan hidup selamanya di dunia yang sementara ini -. Tubuh yang dianggapnya sangat penting ini, akan membusuk serta menjadi makanan cacing suatu hari nanti dan berakhir menjadi kerangka. Mungkin saja hal tersebut segera terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun setelah melihat kenyataan-kenyataan ini, ternyata mental manusia cenderung untuk tidak peduli terhadap hal-hal yang tidak disukai atau diingininya. Bahkan ia cenderung untuk menafikan eksistensi sesuatu yang ia hindari pertemuannya. Kecenderungan seperti ini tampak terlihat jelas sekali ketika membicarakan kematian. Hanya pemakaman atau kematian tiba-tiba keluarga dekat sajalah yang dapat mengingatkannya [akan kematian]. Kebanyakan orang melihat kematian itu jauh dari diri mereka. Asumsi yang menyatakan bahwa mereka yang mati pada saat sedang tidur atau karena kecelakaan merupakan orang lain; dan apa yang mereka [yang mati] alami tidak akan menimpa diri mereka! Semua orang berpikiran, belum saatnya mati dan mereka selalu berpikir selalu masih ada hari esok untuk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan mungkin saja, orang yang meninggal dalam perjalanannya ke sekolah atau terburu-buru untuk menghadiri rapat di kantornya juga berpikiran serupa. Tidak pernah terpikirkan oleh mereka bahwa koran esok hari akan memberitakan kematian mereka. Sangat mungkin, selagi anda membaca artikel ini, anda berharap untuk tidak meninggal setelah anda menyelesaikan membacanya atau bahkan menghibur kemungkinan tersebut terjadi. Mungkin anda merasa bahwa saat ini belum waktunya mati karena masih banyak hal-hal yang harus diselesaikan. Namun demikian, hal ini hanyalah alasan untuk menghindari kematian dan usaha-usaha seperti ini hanyalah hal yang sia-sia untuk menghindarinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah: “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja.” (QS. 33:16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang diciptakan seorang diri haruslah waspada bahwa ia juga akan mati seorang diri. Namun selama hidupnya, ia hampir selalu hidup untuk memenuhi segala keinginannya. Tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Namun, tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kuburan. Jenazah dikuburkan hanya dengan dibungkus kain kafan yang dibuat dari bahan yang murah. Tubuh datang ke dunia ini seorang diri dan pergi darinya pun dengan cara yang sama. Modal yang dapat di bawa seseorang ketika mati hanyalah amal-amalnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/042.htm"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3701207680666106007?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3701207680666106007/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/hikmah-kematian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3701207680666106007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3701207680666106007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/hikmah-kematian.html' title='Hikmah Kematian'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-447828087667731673</id><published>2008-12-17T00:07:00.001+07:00</published><updated>2008-12-17T00:10:42.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aneh Tapi Nyata'/><title type='text'>Risleting Saja Diperhatikan Jepang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:WR86Ewr3DrlmQM:http://3.bp.blogspot.com/_2i54cVMyEoo/R-ciRaTYKNI/AAAAAAAAAkE/EXR6tqu9F7M/s400/IMG_0037.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 124px; height: 93px;" src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:WR86Ewr3DrlmQM:http://3.bp.blogspot.com/_2i54cVMyEoo/R-ciRaTYKNI/AAAAAAAAAkE/EXR6tqu9F7M/s400/IMG_0037.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meski terdengar sederhana, sebuah risleting pun menjadi sasaran inovasi perusahaan asal Jepang. Artinya, negara yang beken sebagai negara industri terkemuka di dunia itu tidak hanya maju dalam bidang elektronika, robot, dan sainstifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritsleting yang biasa dipakai untuk pakaian, pakaian sekolah di Indonesia misalnya, adalah ritsleting nomor 4,5 atau 5. Artinya, lebar gigi risleting berukuran 4,5 atau 5 milimeter. Namun, ritsleting terkecil yang dibuat perusahaan Jepang YKK hanya berukuran 2 milimeter dan sangat halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biasanya ini dibuat untuk gaun boneka atau di sepatu boot boneka Jepang Jenny dan Licca," ujar Fastening Experience Workshop Leader YKK Zipper Indonesia, Kumala Dwiputri. Risleting dengan gigi terkecil ini dinamakan Minifa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbuat dari bahan dasar plastik. Bentuknya sangat ramping, tipis, dan ringan. Di Indonesia, YKK baru pada tahap pemasaran dan perkenalan kepada publik Indonesia, termasuk ketika dipamerkan di stand YKK dalam Indonesia-Japan Expo 2008 di JIExpo Kemayoran Jakarta, 1-9 November 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Teknologinya sudah mulai dari 10 tahun lalu di Jepang. Namun, karena permintaan dalam negeri belum banyak, kami belum produksi lokal," ujar Kumala. YKK akan membuatnya di pabriknya di Cimanggis. Di Jepang, Minifa dijual dengan harga 10 dollar AS per 4 inci atau sekitar 10 sentimeter. Harganya cukup mahal karena detil pembuatannya yang berbeda dengan ritsleting berukuran biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ritsleting terkecil, stan YKK juga menampilkan ritsleting kedap air. Ritsleting ini tidak akan tertembus oleh air, bahkan menghangatkan tubuh yang terbalut pakaian dengan ritsleting ini. Biasanya dipergunakan untuk baju selam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak kalah menarik, YKK mencoba mencetak peta dunia di atas sejumlah ritsleting yang digabungkan dan berukuran 3 x 2 meter. Nah lho, risleting saja diperhatikan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/06/16012450/risleting.saja.diperhatikan.jepang"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-447828087667731673?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/447828087667731673/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/risleting-saja-diperhatikan-jepang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/447828087667731673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/447828087667731673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/risleting-saja-diperhatikan-jepang.html' title='Risleting Saja Diperhatikan Jepang'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-3903795899843055033</id><published>2008-12-17T00:01:00.000+07:00</published><updated>2008-12-30T01:03:03.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Perikanan'/><title type='text'>Sektor Perikanan Berpotensi Sumbang Rp 750 Triliun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) mengungkapkan, sektor kelautan dan perikanan berpotensi memberikan sumbangan terhadap anggaran negara sebesar Rp 750 triliun dari rencana APBN 2009 lebih dari Rp 1.000 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum HNSI, Yusuf Sholichien di Jakarta, Sabtu (30/8) mengatakan, sumbangan sektor kelautan dan perikanan terhadap anggaran negara sebesar itu bisa direalisasikan jika pengolaannya dilakukan secara maksimal serta mendapatkan perhatian dari pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hingga saat ini perhatian pemerintah terhadap sektor kelautan dan perikanan masih sangat minim sehingga kontribusi terhadap pendapatan negara juga rendah. Dari anggaran 100 miliar dollar AS dari kelautan bisa 75 miliar dollar," katanya di sela Wisuda Program Diploma 4 Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta, Angkatan 40.&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, saat ini kontribusi sektor kelautan dan perikanan baru sekitar 10 persen dari total anggaran belanja negara.  Menurut dia, potensi ekonomi sektor kelautan dan perikanan di Indonesia sebenarnya sangat besar tidak hanya berasal dari hasil tangkapan ikan namun juga sumber daya mineral ataupun kekayaan alam lainnya di laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tambahnya, karena minimnya perhatian pemerintah terhadap sektor ini maka potensi yang besar itu banyak yang hilang dan tidak bisa dimanfaatkan oleh negara maupun masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mencontohkan, setiap tahun Indonesia kehilangan hasil senilai Rp 30-RP 40 triliun akibat penangkapan ikan secara ilegal baik dilakukan oleh nelayan asing maupun dari dalam negeri. "Indonesia merupakan negara bahari dengan luas lautan mencapai dua per tiga luas tanah air, seharusnya sektor kelautan dan perikanan mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah," katanya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf mengungkapkan, pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di depan sidang Paripurna DPR pada 15 Agustus 2008 lalu memperlihatkan  rendahnya  perhatian pemerintah pada sektor kelautan dan perikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidato pengantar nota keuangan dan RAPBN 2009 itu, menurut dia, sama sekali tidak menyinggung pembangunan sektor kelautan dan perikanan ataupun kehidupan nelayan sementara sektor lain seperti pertanian, kesehatan dan pendidikan mendapat perhatian yang tinggi. "Bahkan anggaran pembangunan untuk sektor kelautan dan perikanan juga sangat kecil dibanding sektor pertanian. Ini diskriminasi," kata Purnawirawan angkatan laut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddy Numberi dalam pidatonya di hadapan 334 wisudawan mengatakan, saat ini produk perikanan menjadi salah satu andalan bagi devisa negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, pertumbuhan ekspor produk perikanan Indonesia selama lima tahun terakhir (2003-2007) mengalami kenaikan rata-rata 8,23 persen. Posisi nilai ekspor produk perikanan Indonesia di pasar dunia pada tahun 2006 menduduki peringkat 10 dengan pasar utama Amerika, Jepang dan Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan catatan Departemen kelautan dan perikanan (DKP) selama tiga tahun terakhir volume ekspor produk perikanan Indonesia yakni 857.992 ton dengan nilai 1,91 miliar dollar AS pada 2005. Kemudian naik menjadi 926.478 ton pada 2006 senilai 2,10 miliar dollar AS dan pada 2007 mencapai 2,30 miliar dollar AS meskipun dari volume turun menjadi 837.783 ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/31/06201127/kelautan.dan.perikanan.berpotensi.sumbang.rp.750.triliun"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;                    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-3903795899843055033?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/3903795899843055033/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/sektor-perikanan-berpotensi-sumbang-rp.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3903795899843055033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/3903795899843055033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/sektor-perikanan-berpotensi-sumbang-rp.html' title='Sektor Perikanan Berpotensi Sumbang Rp 750 Triliun'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-1780720573484563296</id><published>2008-12-14T02:55:00.003+07:00</published><updated>2008-12-14T03:06:35.881+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Sosok Presiden Ahmadinejad</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://qitori.files.wordpress.com/2008/02/iran-president-5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 332px; height: 480px;" src="http://qitori.files.wordpress.com/2008/02/iran-president-5.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Televisi Fox Amerika pernah bertanya pada Presiden Iran Ahmadinejad : ”Saat anda bercermin di pagi hari, apa yang anda katakan pada diri anda?” Ahmadinejad menjawab, ”Saya melihat seseorang di cermin dan berkata padanya , ”Ingatlah, anda tidak lebih dari seorang pelayan kecil. Di depanmu hari ini ada tanggungjawab besar dan itu adalah melayani bangsa Iran”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kalimat pembuka penyiar TV memperkenalkan seorang Ahmadinejad. Ahmadinejad, Presiden Iran yang mencengangkan banyak orang ketika menyumbangkan karpet Istana Presiden (berkualitas tinggi tentunya) ke sebuah masjid di Teheran. Ia lalu mengganti karpet istana dengan karpet murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan walikota Teheran itu menutup ruangan kedatangan tamu VIP karena dinilai terlalu besar. Ia lalu meminta sekretariat istana mengganti dengan ruangan sederhana dan mengisi dengan kursi kayu. Sekali lagi fakta yang mengesankan…!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kesempatan Presiden juga bergabung dengan petugas kebersihan kota untuk membersihkan jalan di sekitar rumah dan istana Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah kepemimpinan Ahmadinejad, setiap menteri yang diangkat selalu menandatangani perjanjian dengan banyak ketentuan, terutama yang ditekankan adalah agar setiap menteri tetap hidup sederhana . Seluruh rekening pribadi dan keluarganya akan diawasi dan kelak jika masa tugasa berakhir sang menteri harus menyerahkan jabatannya dengan kewibawaan . Caranya adalah agar dirinya dan keluarganya tidak memanfaatkan keuntungan sepeser pun dari jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadijed juga mengumumkan bahwa kemewahan terbesar dirinya adalah mobil Peogeot 504 buatan tahun 1977dan sebuah rumah kecil warisan ayahnya 40 tahun lalu yang terletak di salah satu daerah miskin di Teheran. Rekening tabungannya nol dan penghasilan yang diterima hanyalah gaji sebagai dosen sebesar kurang dari Rp 2.500.000,-. (U$ 250)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal tahu saja Presiden tetap tinggal di rumahnya. Satu-satunya rumah miliknya, salah satu presiden Negara terpenting di dunia secara strategi, ekonomi, politik dan tentunya minyak dan pertahanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad bahkan tidak mengambil gajinya sebagai presiden (yang merupakan haknya). Alasannya seluruh kekayaan adalah milik Negara dan ia hanya bertugas menjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hal lain yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yang selalu dibawa setiap hari. Isinya adalah bekal sarapan, beberapa potong roti sandwinch dengan minyak zaitun dan keju . Ahmadinejad menyantap dengan nikmat makanan buatan isteri tersebut Di sisi lain ia menghentikan semua makanan istimewa yang biasa disediakan untuk presiden.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad juga mengalihkan pesawat kepresidenan menjadi pesawat angkutan barang (cargo) dengan alasan untuk menghemat pengeluaran Negara. Presien juga memilih terbang dengan pesawat biasa di kelas ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ahmadinejad selalu melakukan rapat dengan para menteri kabinetnya untuk memantau semua aktivitas. Semua menteri bisa masuk ke ruangannya tanpa harus izin.Ia juga menghapus semua acara seremonial seperti red carpet, foto-foto dan iklan pribadi ketika jika mengunjungi Negara lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Jikalau harus menginap di hotel ia selalu memastikan untuk tidak tidur dengan ruangan dan tempat tidur mewah. Alasannya ia tidak tidur di tempat tidur tetapi tidur di lantai beralaskan matras sederhana dan sepotong selimut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah semua tindakan dan kelakuan presiden menimbulkan rasa tidak hormat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://qitori.files.wordpress.com/2008/02/iran-presiden.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 420px; height: 315px;" src="http://qitori.files.wordpress.com/2008/02/iran-presiden.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Coba bandingkan dengan foto-foto berikut. Ahmadinejad tidur di ruang tamu selepas dijaga pengawal kepresidenan seharian kemanapun ia pergi. Foto ini dibuat oleh adiknya dan diterbitkan harian Wifaq yang sehari kemudian menyebar di majalah dan Koran seluruh dunia terutama Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://qitori.files.wordpress.com/2008/02/iran-president-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 389px; height: 578px;" src="http://qitori.files.wordpress.com/2008/02/iran-president-2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saat shalat berjamaah di masjid Presiden tidak duduk di shaf pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://qitori.files.wordpress.com/2008/02/iran-president-7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 450px; height: 672px;" src="http://qitori.files.wordpress.com/2008/02/iran-president-7.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Foto terakhir adalah presiden sedang menikmati makan di ruang makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana dengan Presiden dan pejabat-pejabat serta anggota MPR/DPR kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;a href="http://qitori.wordpress.com/2007/07/26/ahmadinejad-di-cermin-ingatlah-anda-tidak-lebih-dari-pelayan-kecil/"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-1780720573484563296?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/1780720573484563296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/sosok-presiden-ahmadinejad.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1780720573484563296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/1780720573484563296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/sosok-presiden-ahmadinejad.html' title='Sosok Presiden Ahmadinejad'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4588572142023044284</id><published>2008-12-13T22:45:00.001+07:00</published><updated>2008-12-13T22:47:32.298+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Politik'/><title type='text'>Kepemimpinan Indonesia dalam Perubahan Dunia</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mampukah pemilu tahun depan melahirkan sosok kepemimpinan yang kuat, yang dapat membawa bangsa ini pada kedaulatan penuh dan bangkit dari krisis? Akankah Indonesia menjadi negara kuat dalam beberapa tahun ke depan? Dua pertanyaan ini bernada skeptis dan satire. Ketidakberdayaan seolah cerminan dari buruknya krisis ekonomi dunia dan miskinnya sosok alternatif pemimpin Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Indonesia selain dihadapkan pada kenyataan desain konsep ekonomi baru internasional yang mungkin tumbuh dan berubah seiring dengan krisis dunia, juga problem internal yang pelik. Krisis finansial, energi, dan pangan bertaut dengan proses demokrasi yang rentan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jumlah penduduk yang diproyeksikan lebih dari 228 juta jiwa tahun 2008, kebutuhan energi dan pangan dalam kenyataannya tak mudah ditopang oleh kontribusi sektor pertambangan dan pertanian dalam negeri yang justru makin kecil dalam beberapa dekade belakangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam desakan pasar bebas yang dicanangkan, potensi penduduk lebih sebagai pasar konsumsi daripada produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua perdebatan tentang krisis ekonomi saat ini, yang terpenting adalah wacana yang menggiring agar negara makin aktif berperan dalam mengatur kebijakan ekonomi, dan kalau perlu, kembali menjadi aparatus ekonomi. Sejak terpaan gelombang macetnya kredit perumahan dan runtuhnya harga saham di bursa Wall Street Amerika Serikat, imbasnya menenggelamkan harapan akan kemampuan pasar bebas untuk mengatur dengan tangannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pasar bebas membutuhkan prasyarat demokrasi, pemusatan kekuatan negara membutuhkan prasyarat kepemimpinan ideal. Pemimpin ideal yang tahu arus pergerakan dunia sadar akan aliran kekuatan yang sedang membentuk keseimbangan dunia baru. Pemimpin yang meletakkan dasar ideologi negaranya dalam fungsi yang tepat mengagregasikan kedaulatan politik negaranya dalam tata ideal sebuah bangsa yang diperhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis ekonomi dunia menjadi musibah jika negara ini tergulung dalam arus krisis global, sekadar menjadi fondasi bagi terbentuknya kekuatan baru negara lain. Namun, tentu, krisis bisa menjadi berkah manakala aliran kekuatan yang sedang berjalan asimetris mampu ditangkap untuk menggerakkan turbin nasionalisme-ideologi negara bangsa yang menarik kumparan krisis ekonomi-politik dunia ke dalam susun bangun kekuatan baru. Apa yang dilakukan Presiden AS Franklin D Roosevelt menghadapi krisis dunia 1930 menjadi contoh yang baik dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depresi besar (Great Depression) yang mulai dari jatuhnya Wall Street Amerika Serikat pada Oktober 1929 dan mencapai puncaknya pada 1932 ditangkap sebagai tantangan baru. Dengan konsep New Deal, Presiden Franklin D Roosevelt membawa AS sebagai kekuatan yang makin dominan, baik dalam percaturan politik maupun ekonomi dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Visi kepemimpinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia dihadapkan pada tatanan dunia baru yang tampaknya sedang berubah, ditandai munculnya kekuatan baru dan krisis dunia. Tarik-menarik antara demokrasi sebagai prasyarat pasar bebas berhadapan dengan arus pemusatan kekuatan negara. Padahal, dalam demokrasi pun Indonesia masih tertinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Indonesia tercatat sebagai negara yang paling berani melaksanakan pemilu langsung, baik di level nasional maupun lokal, sejumlah kelemahan membuat demokrasi Indonesia tetap digolongkan ke dalam negara-negara demokrasi cacat (flawed democracies). Hasil kajian The Economist Intelligence Unit menunjukkan, walaupun pemilu demokratis sudah dilaksanakan sejak 1999, pada 2008 indeks demokrasi Indonesia masih berada dalam urutan ke-69 dari 167 negara yang disurvei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keraguan akan transparansi partai dalam penentuan kandidat anggota legislatif, politik uang, dan ketertutupan sumber keuangan partai menjadi sisi yang menyebabkan proses politik dinilai rendah. Lemahnya kemampuan negara dalam menjaga kedaulatannya dari kekuatan negara asing dan dari kepentingan ekonomi serta kelompok agama dan kekuatan domestik lainnya serta problem korupsi yang masif menjadikan indeks fungsi pemerintah juga rendah. Rendahnya keterwakilan perempuan dalam parlemen, serta belum berubahnya kultur politik antidemokrasi, menjadikan pesta demokrasi lebih bermakna seremonial dengan biaya besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menempatkan konteks Pemilu 2009 dalam tatanan dunia yang berubah adalah sisi krusial yang akan menentukan masa depan Indonesia dalam percaturan internasional. Problem utamanya adalah bagaimana mencari pemimpin yang bisa menempatkan posisi Indonesia secara strategis, di antara kekuatan ideologis dan ekonomi baru dunia. Menguatnya posisi negara Afrika dalam percaturan ekonomi, konsolidasi sosialisme baru di Amerika Latin, kembalinya rezim pemusatan kekuatan negara Rusia, menguatnya ideologi kedaulatan negara bangsa seperti di Iran, dominasi Uni Eropa atas mata uang dunia, dan tumbuhnya raksasa ekonomi baru di kawasan Asia yang diwakili oleh China dan India menjadikan visi kepemimpinan Indonesia 2009 demikian penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/13/01224472/kepemimpinan.indonesia.dalam.perubahan.dunia"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4588572142023044284?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4588572142023044284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/kepemimpinan-indonesia-dalam-perubahan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4588572142023044284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4588572142023044284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/kepemimpinan-indonesia-dalam-perubahan.html' title='Kepemimpinan Indonesia dalam Perubahan Dunia'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-5972144736551050017</id><published>2008-12-13T22:37:00.003+07:00</published><updated>2008-12-17T10:20:55.872+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Politik'/><title type='text'>Istana Ganti Karpet Merah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SUhv_Ip7iYI/AAAAAAAAAbc/9fZMngOHwGk/s1600-h/MusiM_Istana9.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 308px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SUhv_Ip7iYI/AAAAAAAAAbc/9fZMngOHwGk/s400/MusiM_Istana9.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280593693537700226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di jajaran birokrasi pemerintahan, sudah lama ada kebiasaan di akhir tahun anggaran membuat proyek ”baru” dan sifatnya dadakan. Proyek ”baru” tersebut sering dituding sebagai cara ramai-ramai birokrasi ”menghabisi” sisa anggaran departemen supaya seluruh anggarannya bisa terserap dan tahun depan bisa mengajukan yang lebih besar lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Di Istana Negara dan Istana Merdeka, penggantian karpet merahnya oleh pengelola Rumah Tangga Istana baru-baru ini sempat dituduh melakukan kebiasaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Istana Wakil Presiden juga ada tuduhan sejenis. Pasalnya, tiba-tiba semua pohon dan tanaman besar di halaman Istana Wapres ditempeli papan nama yang bertuliskan nama jenis pohon. Padahal, sebelumnya pohon dan tanaman itu tak bernama. Seorang staf di Istana Wapres sempat berkomentar, ”proyek” kecil-kecilan itu untuk menghabiskan anggaran Sekretariat Wapres yang masih tersisa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membantah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Rumah Tangga Kepresidenan Achmad Rusdi membantah. ”Penggantian karpet itu sudah kami rencanakan setahun lalu, bukan untuk menghabiskan anggaran akhir tahun,” ujarnya, seraya menyebut karpet merah itu belum diganti sejak Presiden Megawati Soekarnoputri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deputi Seswapres Bidang Administrasi Henry Sulistyo mengatakan, ”Pembuatan papan nama pohon itu sudah direncanakan lama, namun realisasinya baru sekarang. Tidak benar sekadar menghabiskan anggaran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Henry, pembuatan sekitar 100 papan nama itu nilainya di bawah Rp 50 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di mata Inspektur Jenderal Departemen Keuangan Hekinus Manao, kecenderungan sejumlah birokrasi pemerintah menghabiskan dana di akhir tahun anggaran sudah lama menjadi keprihatinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/13/01255596/istana.ganti.karpet.dan.pohon-pohon.diberi.nama"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-5972144736551050017?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/5972144736551050017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/istana-ganti-karpet-merah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5972144736551050017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5972144736551050017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/istana-ganti-karpet-merah.html' title='Istana Ganti Karpet Merah'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/SUhv_Ip7iYI/AAAAAAAAAbc/9fZMngOHwGk/s72-c/MusiM_Istana9.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-396073695325218404</id><published>2008-12-13T20:27:00.002+07:00</published><updated>2008-12-13T21:34:11.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Politik'/><title type='text'>Israel Sudah Di Ujung dan Segera Lenyap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kompas.com/data/photo/2008/03/02/153249p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/03/02/153249p.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pada hari Jumat kembali melontarkan kata-kata serangan terhadap Israel dengan menyebut negara Yahudi itu akan segera"lenyap dari bumi".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;"Kejahatan yang dilakukan rejim Zionis (Israel) terjadi karena mereka sadar sudah sampai di akhir dan segera lenyap dari muka bumi," kata Ahmadinejad dalam pawai anti-Israel yang berlangsung di Teheran, seperti dilaporkan kantor berita Mehr dan dikutip DPA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dia mengatakan Israel sudah kehilangan arah dan kian sadar bahwa kelompok negara-negara kuat  makin ragu untuk menunjukkan dukungan untuk negara Yahudi itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad juga mengatakan bahwa kejahatan Israel di Gaza bertujuan mengganti pemimpin politik di wilayah itu agar sesuai dengan kepentingan politik Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel memberlakukan pemblokiran di Gaza sejak kelompok Hamas merebut kekuasaan di wilayah itu pada Juni 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad dalam tiga tahun terakhir mengeluarkan kata-kata serangan terhadap Israel dan menyatakan keraguan atas  Holocaust Perang Dunia II. Iran tidak mengakui Israel dan mendukung gerakan Hamas di Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/13/08082346/ahmadinejad.israel.sudah.di.ujung.dan.segera.lenyap"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-396073695325218404?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/396073695325218404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/israel-sudah-di-ujung-dan-segera-lenyap.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/396073695325218404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/396073695325218404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/israel-sudah-di-ujung-dan-segera-lenyap.html' title='Israel Sudah Di Ujung dan Segera Lenyap'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-233835177320259803</id><published>2008-12-13T01:00:00.003+07:00</published><updated>2009-01-16T03:49:55.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Membuat Kerupuk Udang</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kerupuk memang bagian yang tidak dapat dilepaskan dari tradisi masyarakat Indonesia. Dan hampir setiap orang menyukai kerupuk, selain rasanya yang enak harganya juga relatif terjangkau. Secara umum kerupuk adalah bahan kering yang berupa lempengan tipis yang terbuat dari bahan baku seperti ikan, kulit dan dapat juga berasal dari udang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi saat ini begitu banyak kerupuk yang menggunakan bahan-bahan pangawet yang tidak diizinkan atau membahayakan konsumen, seperti penggunaan boraks. Padahal untuk pembuatan semua jenis kerupuk sama sekali tidak memerlukan bahan pengawet dalam pembuatannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat Pembuat Kerupuk Udang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat adonan kerupuk udang tidaklah terlalu sulit dan alat-alat yang dibutuhkan juga tidak terlalu rumit. Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah udang sebagai bahan utama dan bahan-bahan tambahannya seperti tepung tapioka, tepung terigu, bawang putih garam dan juga bleng (sejenis garam yang berfungsi sebagai media pengawet tetapi lebih aman dibandingkan dengan boraks).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat-alat yang dibutuhkan untuk pembuatan dalam jumlah kecil tidak terlalu banyak dan dapat menggunakan alat dapur sederhana seperti baskom, tampah, cobek dan juga loyang. Semua alat tersebut dapat kita beli di pasar atau toko terdekat. Sedangkan untuk produksi dalam skala besar biasa menggunakan alat penghancur udang/ikan, alat pelembut bahan-bahan, pencetak, alat pengukus ukuran besar, mesin pemotong dan juga oven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda ingin mencoba membuat kerupuk udang, langkah-langkah sederhananya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Udang segar sebanyak 3/4 kg.&lt;br /&gt; 2. Tepung terigu 3 kg.&lt;br /&gt; 3. Tepung tapioka 11/4 kg.&lt;br /&gt; 4. Bawang putih 60 gram ( 12 siung).&lt;br /&gt; 5. Garam dapur 3 sendok.&lt;br /&gt; 6. Bleng 3 sendok makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat Kerupuk Udang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Kupas udang kemudian buang kepala dan kulitnya. Selanjutnya cuci bersih dengan air dan tumbuk hingga halus.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Haluskan bawang putih dan garam kemudian campurkan udang yang telah haluskan tadi, kemudian aduk dan remas hingga adonan bercampur.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Larutkan bleng dalam air panas, kemudian larutkan dalam adonan tadi.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Setelah tercampur rata, tambahkan tepung terigu, tepung tapioka dan air kemudian aduk adonan hingga mengental.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Tuangkan adonan kedalam loyang, kemudian masak sampai matang.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Iris-iris adonan dengan tebal kurang lebih 1-2 mm atau sesuai keinginan, kemudian jemur sampai kering.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;TIPS MENINGKATKAN NILAI TAMBAH KERUPUK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memberi nilai tambah, kerupuk udang tidak hanya di jual dalam keadaan setengah pakai saja, tetapi juga dalam keadaan siap makan atau sudah digoreng. Karena bila di jual dalam keadaan matang dirasa bisa jauh lebih menguntungkan.Tetapi yang harus diperhatikan bila menjual kerupuk udang dalam keadaan siap makan adalah penggunaan minyak goreng yang dipakai, karena bila minyak goreng telah digunakan lebih dari tiga kali justru akan memberi kerupuk udang yang dihasilkan mudah cepat tengik. Hal ini dikarenakan minyak goreng yang dipakai sudah rusak, sehingga pengulangan penggunaan minyak goreng sebaiknya dibatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dalam hal kemasan, untuk meningkatkan nilai jual sebaiknya dibuatkan kemasan yang unik dan transparant. Pilih gambar dan warna yang pas serta design yang mampu mengundang selera konsumen untuk membelinya. Sumber &lt;a href="http://bisnisukm.com/membuat-kerupuk-udang-enak-dan-sehat.html"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-233835177320259803?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/233835177320259803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-kerupuk-udang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/233835177320259803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/233835177320259803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-kerupuk-udang.html' title='Membuat Kerupuk Udang'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-5666521651124048944</id><published>2008-12-13T00:46:00.002+07:00</published><updated>2009-01-16T03:49:55.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Membuat Olahan Rumput Laut</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Produk olahan sederhana rumput laut terdiri dari tiga produk yaitu cendol, manisan dan puding. Salah satu keistimewaan hasil olahan tersebut terletak pada bentuk rumput laut yang masih seperti aslinya. Ketiga produk ini tidak hanya dikomsumsi sendiri, tetapi dapat juga menjadi salah satu sumber penghasilan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Bahan yang dipakai pembuatan ini adalah Euchemuma cotonii yang telah dikeringkan. Pengeringan bahan tersebut telah dikerjakan oleh petani rumput laut. Caranya, rumput laut yang baru saja dipetik dicuci dengan air tawar sambil dibersihkan dari segala kotoran, baik pasir, kerang, karang ataupun jenis rumput yang lain. Setelah itu baru dikeringkan sampai benar-benar kering. Rumput laut ynag telah dikeringkan dapat disimpan sampai berbulan-bulan bahkan sampai satu tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Pengolahan rumput laut menjadi cendol, manisan dan puding mempunyai langkah dasar yang sama. Langkah-langkah itu adalah sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rumput laut kering direndam dalam air tawar selama 2 – 3 hari. Lamanya perendaman tergantung dari umur rumput laut. Rumput laut yang tua direndam lebih lama dibandingkan yang muda. Namun, rumput laut yang tua hasil akhirnya lebih baik karena tidak terlalu lembek atau terlalu halus.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Air diganti tiap pagi dan sore hari. Pada waktu mengganti air, rumput laut sejakigus dicuci dari kotoran-kotoran yang mungkin masih ada. Perendaman di hentikan bila rumput laut telah dapat diputus dengan kuku jari.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rumput laut ditiriskan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Setelah itu dipotong-potong sekitar 2 cm.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya tergantung dari produk yang akan dihasilkan, apakah akan dibuat cendol, manisan atau puding.&lt;br /&gt;A. Pembuatan Cendol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Rumput laut yang telah dipotong, disiram dengan air hangat + 15 menit. Penyiraman tidak harus memakai air hangat yang baru, air hangat bekas pun dapat dipakai kembali asal masih hangat.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Rumput laut ditiriskan.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Apabila menghendaki rumput laut warna hijau atau merah dapat dicampur dengan pasta pandan. Akan tetapi bila menginginkan warna putih tidak perlu diberikan campuran seperti itu. Setelah tiris dapat segar dicampur dengan santan dan air gula merah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;B. Pembuatan Manisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Setelah dipotong, rumput laut dimasukkan ke dalam larutan gula. Perbandingan jumlah gula dan rumput laut basah adalah 1 : 1.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Perendaman di dalam larutan gula kira-kira 5 – 10 menit. Setelah itu ditiriskan.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Seperti pembuatan cendol, bila ingin warna selain putih dapat diberi pasta pandan. Pemberian dapat juga dilakukan sebelum direndam dalam larutan gula. Namun, larutan gula akan menjadi berwarna sehingga hanya dapat dipakai untuk rumpu t laut yang sewarna. Pemberian warna harus merata agar menarik konsumen bila hendak diperdagangkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;C. Pembuatan Puding&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Rumput laut yang telah dipotong, direbus dengan air dan susu cair. Banyaknya susu kira-kira satu kaleng untuk 1 kg rumput laut basah atau sesuai dengan selera&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Agar rasa puding lebih nikmat dapat juga ditambahkan sedikit gula, vanili, dan garam. Pasta pandan diberikan bila ingin warna selain putih.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;   Setelah mendidih, segera diangkat dan dituang dalam cetakan-cetakan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;D. Pengepakan&lt;br /&gt;Pengolahan di atas masih kurang lengkap jika akan dipasarkan. Harus disediakan tempat atau wadah untuk menyajikannya. Wadah yang dipakai sebaiknya yang terbuat dari plastik, karena para konsumen dapat melihat langsung isi di dalamnya. Perlu ingat, bahwa daya tarik olahan ini terletak pada bentuk rumput laut yang seperti aslinya. Ukuran wadah dapat bermacam-macam sesuai dengan harga yang diberikan. Setelah manisan dan pudding dimasukkan dalam wadah plastic, segera ditutup dan diplester sehingga benar-benar rapat. Dalam kemasan seperti itu serta disumpan dalam lemari pendingin, manisan dapat bertahan sekitar satu bulan. Dengan perlakuan yang sama, pudding dapat bertahan sekitar satu minggu. Cendol juga dimasukkan dalam wadah plastik, tetapi disertai dengan santan dan air gula jawa sebagai pelengkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;a href="http://bisnisukm.com/produk-olahan-sederhana-rumput-laut.html"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-5666521651124048944?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/5666521651124048944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-olahan-rumput-laut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5666521651124048944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5666521651124048944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-olahan-rumput-laut.html' title='Membuat Olahan Rumput Laut'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-7361673871856613670</id><published>2008-12-13T00:28:00.004+07:00</published><updated>2009-01-16T03:49:55.404+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Membuat Abon Ikan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A. Prinsip Pembuatan Abon Ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya abon ikan merupakan suatu metode pengawetan dengan kombinasi antara perebusan / pengukusan dan penggorengan serta penambahan bumbu-bumbu tertentu. Produk yang dihasilkan mempunyai tekstur yang lembut, rasa dan aroma yang khas. Abon ikan bisa digunakan untuk makan nasi, teman makan roti, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Bahan Baku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya abon dibuat dari daging sapi atau daging kerbau,akan tetapi di beberapa daerah Sulawesi, banyak dijumpai abon ikan. Pada umumnya abon ikan dapat dibuat dari daging ikan cakalang/ikan tongkol, ikan tuna dan ikan cucut. Bila menggunakan ikan cucut,setelah ikan disiangi kemudian dipotong-potong, sebaiknya direndam dalam air bersih (kalau bisa air yang mengalir) untuk menghilangkan bau amoniak (NH3)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Membuat Abon Ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Bahan dan Bumbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- daging ikan yang sudah disuwiri 500 gram&lt;br /&gt;- garam 3% 15 gram&lt;br /&gt;- gula merah 150 gram&lt;br /&gt;- ketumbar 10 gram&lt;br /&gt;- bawang merah 75 gram&lt;br /&gt;- laos 5 gram&lt;br /&gt;- jahe 10 gram&lt;br /&gt;- sereh 3 tangkai&lt;br /&gt;- bawang putih 10 gram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cara membuat abon ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Penyiangan&lt;br /&gt;Ikan disiangi yaitu isi perut dan kepala,kalau perlu dipotong-potong untuk memudahkan pengukusan kemudian dicuci sampai bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Pengukusan&lt;br /&gt;Ikan dikukus sampai matang untuk memudahkan pengambilan daging dan memisahkan dari tulang dan duri,kemudian ditumbuk / dimemarkan hingga menjadi suwiran-suwiran / serpihan daging ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pemberian Bumbu&lt;br /&gt;Bumbu-bumbu yang dihaluskan, kemudian dicampurkan dengan yang telah disuwir-suwir hingga merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Penggorengan&lt;br /&gt;Daging ikan yang telah dicampur dengan bumbu kemudian digoreng dengan minyak, boleh juga menggunakan santan kelapa yang kental.Aduk-aduklah sampai kering (terasa ringan bila daging diaduk-aduk) dan berwarna kuning kecokelatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pengepresan&lt;br /&gt;Abon yang sudah matang dimasukkan kealat pengepres abon sampai minyaknya tuntas, kemudian diambil dengan menggunakan garpu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &lt;a href="http://bisnisukm.com/pembuatan-abon-ikan.html"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-7361673871856613670?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/7361673871856613670/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-abon-ikan_13.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7361673871856613670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7361673871856613670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-abon-ikan_13.html' title='Membuat Abon Ikan'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-2282485890009505412</id><published>2008-12-13T00:14:00.003+07:00</published><updated>2009-01-16T03:49:55.404+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengolah Seafood'/><title type='text'>Membuat Ikan Asap</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;A. Prinsip Pengasapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Proses pengasapan ikan merupakan gabungan aktifitas penggaraman, penggeringan dan pengasapan. Adapun tujuan utama proses penggaraman dan penggeringan adalah membunuh bakteri dan membantu mempermudah melekatnya partikel-partikel asap waktu proses pengasapan berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam proses pengasapan,unsur yang paling berperan adalah asap yang dihasilkan dari pembakaran kayu. Pada pengasapan menghasilkan efek pengawetan yang berasal dari beberapa senyawa kimia yang terkandung di dalamnya, khususnya senyawa-senyawa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;-Alcohol (methyl alcohol dan ethyl alcohol),&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;-Aldehide ( formaldehide dan acetaldehyde), dan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;-Asam-asam organic (asam semut dan asam cuka)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;" class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Bahan Baku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan yang akan diolah harus dalam keadaan segar dan tidak mengalami cacat fisik. Berbagai jenis ikan diolah menjadi produk asap misalnya tongkol, cucut, tenggiri, belanak, bandeng, cumi-cumi, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Bahan Bakar / Kayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan ikan asap yang bermutu tinggi sebaiknya digunakan jenis kayu yang mampu menghasilkan asap dengan kandungan unsure phenol dan asam organik tinggi, karena kedua unsur lebih banyak melekat pada tubuh ikan dan dapat menghasilkan rasa, aroma maupun warna daging ikan asap yang khas. Sebaiknya digunakan jenis kayu yang keras atau tempurung kelapa sebagai bahan bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Metode Pengasapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengasapan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pengasapan dingin dan pengasapan panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pengasapan dingin (cold smoking) adalah proses pengasapan dengan cara meletakkan ikan yang akan diasap agak jauh dari sumber asap (tempat pembakaran kayu), dengan suhu sekitar 40 – 500C dengan lama proses pengasapan beberapa hari sampai dua minggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pengasapan panas ( hot smoking )&lt;br /&gt;Pengasapan panas (hot smoking) adalah proses pengasapan ikan dimana akan diasapi diletakkan cukup dekat dengan sumber asap.Suhu sekitar 70 – 1000C, lamanya pengasapan 2 – 4 jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Cara Membuat Ikan Asap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Buang insang dan isi perut melalui tutup insang / rongga mulut dengan menggunakan pinset atau kawat lengkung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cuci bersih dan tiriskan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Buat larutan garam 20 – 25% ( untuk 8 kg ikan siapkan 5 liter air dan tambahkan 1 – 1 ¼ kg gram )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rendam ikan dalam larutan garam tersebut selama 30 – 60 menit dan beri pemberat di atasnya agar ikan tidak terapung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cuci ikan , kemudian tiriskan sambil diangin-anginkan sampai permukaan ikan kelihatan kering. Penirisan ikan dengan cara mengantung ikan pada kawat (mengait bagian anus dengan posisi mulut di bawah)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nyalakan kayu bakar dalam rumah asap, sampai didapat asap dengan temperature ruang 60 – 700C&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Atur ikan di atas rak pengasapan kemudian lakukan proses pengasapan sampai ikan matang dan berwarna kuning kecoklatan mengkilap&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Keluarkan rak ikan dari rumah asap dan biarkan hingga dingin&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber &lt;a href="http://bisnisukm.com/pembuatan-ikan-asap.html"&gt;Disini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-2282485890009505412?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/2282485890009505412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-ikan-asap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2282485890009505412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2282485890009505412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/membuat-ikan-asap.html' title='Membuat Ikan Asap'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-7539367305918338753</id><published>2008-12-09T16:28:00.004+07:00</published><updated>2009-04-25T23:53:47.332+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulang Tahun'/><title type='text'>Database Alumni DIII Agribisnis Perikanan 02</title><content type='html'>Nama : Amin Basuki&lt;br /&gt;TTL : Lampung Selatan, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;28 Desember 1984&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi : Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Kustomo&lt;br /&gt;TTL: Tegal, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Mei 1983&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Tegal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Siti Fauziah&lt;br /&gt;TTL: Jombang, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18 Desember 1984&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Jombang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Erwan Triyanto&lt;br /&gt;TTL : Jakarta, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;14 Oktober 1984&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi : Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Dwi Mugi Rahayu&lt;br /&gt;TTL: Kediri,&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 7 Oktober 1983&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Kediri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Hermawan Erlis&lt;br /&gt;TTL: Blitar, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18 Oktober 1983&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Viti Fatimah&lt;br /&gt;TTL: -----------, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;27 November 1982&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Belum diketahui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Handri Mukti S&lt;br /&gt;TTL: Madiun, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17 November 1983&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Yoyok Maryono&lt;br /&gt;TTL: Sidoarjo, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13 April 1983&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Sidoarjo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : S Rakhma Kusuma Dewi&lt;br /&gt;TTL: Surabaya, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11 Maret 1982&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Depok City&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Didik Dwi Setiabudi&lt;br /&gt;TTL: Nganjuk, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15 Desember 1982&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Kediri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Dwi Aprilia Rahayu&lt;br /&gt;TTL: Malang, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;25 April 1984&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;posisi: Malang - Gresik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama :&lt;br /&gt;TTL:&lt;br /&gt;posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-7539367305918338753?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/7539367305918338753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/database-alumni-diii-agribisnis.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7539367305918338753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/7539367305918338753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2009/03/database-alumni-diii-agribisnis.html' title='Database Alumni DIII Agribisnis Perikanan 02'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-4343467842613650185</id><published>2008-12-08T13:25:00.007+07:00</published><updated>2008-12-09T00:01:29.419+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi Alumni'/><title type='text'>Akhirnya  Aku Chatting Lagi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiga hari libur ternyata malah membuat diri bosen. Ga kemana-mana, cuma nongkrongin laptop sambil sesekali bikin kopi kalo dah mata pegel. Aroma kamarku juga dah berubah jadi aroma kambing, karna pas disamping kamar tempat nyembelih kambing. Pyuhhh... tambah eneg perutku. Bukan karna ga pernah mencium bau kambing, tapi lama-lama sumpah ga kuat aku dikamar ini. Ada sepuluh kambing yang diparkir dibawah jendela kamarku, gimana ga kaya kandang baunya. Tapi ga apa2lah, ada hikmah dari semuanya. Siapa tau dapet bagian daging kurban.. huh.. ngarep banget...Bangun pagi niat untuk sholat Ied ternyata gagal. Gimana ga gagal, hujan deres banget.. jadi tambah bau banget kamarku..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali ngeblog sambil nyari kecengan di internet siapa tau dapet he..he.. kebiasaan semasa kuliah kaya'nya perlu diulangi, ga da salahnya nambah temen tul ga..dah lama juga ga chatting. Dulu waktu masih menjadi mahasiswa, aktifitas chatting mengalahkan mata kuliah ichtiologi, atau mata kuliah fisika yang sangat membosankan. Pernah suatu kali aku chatting dengan anak SMA lampung yang sedang bingung mau kuliah dimana. Sekarang dia mutusin untuk kuliah di Yogja. Panggilannya Ayu, anaknya enerjik dan dari cara dia ngomong, bahasan saat ngbrol, dia adalah anak yang jenius.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya terkadang aktifitas chatting ada baiknya juga, dari situ jadi banyak kenalan. Eh.. satu lagi cerita tentang chatting. Pernah suatu kali aku chatting di YM, dia cewek Batak tinggal di Medan, karna dia kerja di Medan. Kita chatting baru sekali, besokannya tau-tau dia udah di Jakarta dan ngajak kopi darat... mmmm.. kaya gimana ya anaknya, karna menurut ceritanya, usia dia ni dah 26 N kerja sebagai accounting di sebuah perusahaan swasta. Wah.. udah mba"2 ni pikirku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita ketemuan di Mall Ambassador. Ternyata, busyeetttt... lumayan cantik tapi..lebih tinggi dari aku, itu yang buat aku minder jalan ma ni cwek, akhirnya sampai saat ini kita masih tetep contact lewat Hp dan sesekali juga leway YM.. dri chatting itu aku banyak tau tetang orang Batak, Medan dan Accounting. Nambah ilmu juga khan,, tapi kadang-kadang kita milih2 seh untuk menentukan sama siapa kita akan chat. Sepengetahuanku seh kebanyakan nyari lawan jenis ketimbang cari kenalan baru yang sejenis.. normal lah....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-4343467842613650185?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/4343467842613650185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/akhirnya-chatting-aku-chatting-lagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4343467842613650185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/4343467842613650185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/akhirnya-chatting-aku-chatting-lagi.html' title='Akhirnya  Aku Chatting Lagi'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-5274346014817265878</id><published>2008-12-08T08:11:00.006+07:00</published><updated>2008-12-08T08:29:24.374+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Global'/><title type='text'>Mengenang Tragedi Chernobyl</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx1JP0bgJI/AAAAAAAAAa8/R9wDF2jwgRc/s1600-h/chernobyl-red-forest-tit-box-locati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 229px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx1JP0bgJI/AAAAAAAAAa8/R9wDF2jwgRc/s400/chernobyl-red-forest-tit-box-locati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277221665097089170" border="0" /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 0, 51); font-family: arial;"&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;Pada 26 April 1986, penduduk Kiev, Ukraina dikejutkan oleh sebuah ledakan besar. Ledakan ini memuntahkan potongan inti reaktor sampai 1500 meter ke langit dan menebarkan awan beracun ke 70 persen daratan eropa. Radioaktivitas total ledakan Chernobyl, menurut WHO, ditaksir 200 kali radiasi bom atom Hiroshima dan Nagasaki.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kelompok pecinta lingkungan Greenpeace bahkan menaksir, 160 ribu kilometer persegi tanah terkontaminasi bahan radioaktif. Sementara Mantan Sekretaris Jenderal PBB Boutros Boutros Ghali mengatakan, "Kecelakaan Chernobyl tidak dapat dianggap sebagai masalah beberapa abad saja, tapi juga masalah kekinian karena banyak program sosial, ekonomi, dan lingkungan yang harus didefinisikan kembali." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx1JICP5uI/AAAAAAAAAa0/1LcD2BkMCQc/s1600-h/chernobylplanbt.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 372px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx1JICP5uI/AAAAAAAAAa0/1LcD2BkMCQc/s400/chernobylplanbt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277221663007565538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0qGn9KXI/AAAAAAAAAas/DtM1GuJ3__s/s1600-h/o8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0qGn9KXI/AAAAAAAAAas/DtM1GuJ3__s/s400/o8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277221130052905330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0p2WC_3I/AAAAAAAAAak/a6xuZKQalOA/s1600-h/chernobyl-cancerous-999805-lw.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0p2WC_3I/AAAAAAAAAak/a6xuZKQalOA/s400/chernobyl-cancerous-999805-lw.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277221125682823026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0p9N_b6I/AAAAAAAAAaU/Lj8FmR7Jdk4/s1600-h/12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 265px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0p9N_b6I/AAAAAAAAAaU/Lj8FmR7Jdk4/s400/12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277221127528083362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0pk8EDSI/AAAAAAAAAaM/GdxGInCEujc/s1600-h/08.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 276px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0pk8EDSI/AAAAAAAAAaM/GdxGInCEujc/s400/08.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277221121010437410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0p7hivRI/AAAAAAAAAac/ZhBbooZKqrA/s1600-h/Chernobyl2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 276px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx0p7hivRI/AAAAAAAAAac/ZhBbooZKqrA/s400/Chernobyl2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277221127073217810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kalau kaya gini bener-bener tau betapa bahayanya nuklir. Ngeri banget gan....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-5274346014817265878?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/5274346014817265878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/mengenang-tragedi-chernobyl.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5274346014817265878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/5274346014817265878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/mengenang-tragedi-chernobyl.html' title='Mengenang Tragedi Chernobyl'/><author><name>TEMPAT CANGKRUK AREK AGRIBISNIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='15' src='http://1.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STUOncZ8mgI/AAAAAAAAAVs/_J8N5sJUwa0/S220/Banner+Blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BKstnJh8z6E/STx1JP0bgJI/AAAAAAAAAa8/R9wDF2jwgRc/s72-c/chernobyl-red-forest-tit-box-locati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7490108495194034132.post-2717412395289891331</id><published>2008-12-07T15:40:00.002+07:00</published><updated>2008-12-08T08:25:48.188+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi Alumni'/><title type='text'>4  Mahasiswa Perikanan UB Hilang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebanyak tiga dari 4 orang &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mahasiwa Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(Unibraw) yang melakukan camping di Gunung Semeru sejak Selasa (11/03/2008) lalu dinyatakan hilang di Gunung Semeru. Ketiga mahasiswa yang hilang ini antara lain Wawan asal Kota Batu, &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sugeng yang berasal dari Lumajang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan Iwan Sugiono asal Kabupaten Madiun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya ketiga orang yang hilang itu naik Gunung Semeru bersama seorang temannya yaitu Rahmatullah Indra Perwira mahasiswa Fakultas Perikanan Unibraw angkatan tahun 2002 untuk camping di kawasan Oro-Oro Ombo Gunung Semeru. Karena lokasi rencana pendirian tenda tidak bagus, Sugeng dan Rahmatullah berangkat sendirian mencari lokasi baru sementara Wawan dan Iwan menunggu di Oro-Oro Ombo.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat mencari lokasi yang baru itu Rahmatullah dan Sugeng berpencar lagi dan kemudian terpisah sampai Rahmatulloh ditemukan warga sekitar pada hari Jum’at (14/03/2008) lalu, dan langsung dibawa ke Markas Koramil Pronojiwo Lumajang, yang membuat petugas Koramil segera menghubungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan Tim SAR Lumajang dan Malang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menanggapi temuan tersebut, Kepala Bidang Pengelola Taman Nasional (BPTN) Lumajang Jusman menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya masih berusaha melakukan pencarian korban.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Para korban sebenarnya bukan pendaki karena untuk aktifitas pendakian di gunung Semeru sampai saat ini masih kami tutup," jelas Jusman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rek, coba cari kabar... jangan-jangan iki Sugeng Kakak kelas kita... ada yang punya nomor hp nya?... tolong kasih kabar yo....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7490108495194034132-2717412395289891331?l=de3perikanan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de3perikanan.blogspot.com/feeds/2717412395289891331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de3perikanan.blogspot.com/2008/12/4-mahasiswa-perikanan-hilang.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7490108495194034132/posts/default/2717412395289891331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/74901084
